Apakah boleh diberikan loading cairan koloid pada pasien syok dengan kondisi hipoalbumin berat? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat malam dok, apakah boleh diberikan loading cairan koloid pada pasien syok dgn kondisi hipoalbumin berat akibat sirosis serta AKI? Apakah lbh baik...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Apakah boleh diberikan loading cairan koloid pada pasien syok dengan kondisi hipoalbumin berat?

    19 Januari 2023, 00:30
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Selamat malam dok, apakah boleh diberikan loading cairan koloid pada pasien syok dgn kondisi hipoalbumin berat akibat sirosis serta AKI? Apakah lbh baik diberikan loading cairan kristaloid? Terimakasih

19 Januari 2023, 08:11

ALO Dokter

Izin ikut berdiskusi ya. Menurut referensi yang saya baca, kalau untuk pasien AKI pada umumnya, cairan kristaloid isotonik lebih dianjurkan, terutama Ringer laktat. Namun, karena pasien ini juga mengalami hipoalbuminemia akibat sirosis, cairan koloid albumin dapat dipertimbangkan. Sebelumnya, ada studi yang melaporkan bahwa koloid berisiko menyebabkan gangguan ginjal. Namun, studi yang lebih baru tidak membuktikan hal ini. Koloid yang mungkin meningkatkan risiko gangguan ginjal adalah hydroxyethyl starches (HES). Berikut referensi yang bisa dibaca lebih lanjut ya Dok. Ada artikel Alomedika yang khusus membahas kristaloid vs koloid:

https://www.alomedika.com/kristaloid-vs-koloid-untuk-resusitasi-cairan

https://www.alomedika.com/penyakit/nefrologi/gagal-ginjal-akut/penatalaksanaan

https://www.alomedika.com/penyakit/gastroentero-hepatologi/sirosis-hepatis/penatalaksanaan

19 Januari 2023, 10:47
Alo dokter, dok perlu diketahui memang penggunaan koloid saat ini sudah sangat sedikit ya, akan tetapi masih ada 2 indikasi yang masih dapat diterima dan dibenarkan di dalam textbook anestesi. Yang pertama adalah pada kasus hipovolemik intravaskular yang parah dan masih menunggu datangnya darah. Yang kedua yaitu pada kondisi dibutuhkannya resusitasi cairan pada pasien hipoalbumin atau pada pasien dengan protein loss yang tinggi(seperti pada kasus kebakaran) . Yang perlu diingat adalah pilihan koloid nya dok. Umumnya kita mengenal koloid adalah albumin, dextran, hydroxyethyl starch, gelatin based. Pada pasien sirosis seperti yang dokter sebutkan di atas, mungkin kurang tepat rasanya bila kita memberikan koloid berupa starch atau dextran. Mengapa demikian? Perlu diingat bahwa beberapa faktor koagulasi (II, VII, IX, X) itu diproduksi di liver dengan bantuan vitamin K, sedangkan kita ketahui bahwa dextran dan starch sendiri memiliki salah satu efek samping yaitu mengganggu proses koagulasi. Pada kasus ini saya rasa pilihan yang paling tepat memang adalah albumin. Namun biasanya pemilihan albumin ini terkendala oleh biaya, jadi alternatifnya bisa diberikan koloid yang gelatin based. Pada koloid yang gelatin based ini perlu diperhatikan apakah ada reaksi alergi atau tidak ya dok, karena beberapa laporan menyebutkan bisa terjadi hal tersebut. Terima kasih