Bagaimana cara dan syarat dalam membuat surat izin praktik pribadi setelah pindah keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia ke Depok - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo, sejawat semua!Mohon bantuan sharing dong syarat dan cara membuat surat izin praktik (SIP) untuk di rumah. Kebetulan saya akan pindah domisili ke Depok,...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Bagaimana cara dan syarat dalam membuat surat izin praktik pribadi setelah pindah keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia ke Depok

    15 Juni 2020, 10:44

    Alo, sejawat semua!


    Mohon bantuan sharing dong syarat dan cara membuat surat izin praktik (SIP) untuk di rumah. Kebetulan saya akan pindah domisili ke Depok, jadi juga berencana memindahkan keanggotaan IDI ke Kota Depok. Adakah sejawat di sini yang anggota IDI Depok? Syarat mutasi keanggotaan IDI apa saja ya? Apakah pengurusannya lama? Apakah selama pandemi semua itu bisa diurus secara online?


    Thanks in advance!

15 Juni 2020, 10:53
Kalau pengalaman saya Dok, lapor dulu ke IDI saat ini bahwa akan pindah praktek. Setau saya keanggotaan bisa pindah atau tetap Dok. Kalau tidak pindah minta surat seperti rekomendasi kalau ga salah. Tapi kalau pindah minta surat pindah. Nanti di kota berikutnya datang ke kantor IDI, lengkapi persyaratan seperti buat pertama kali
15 Juni 2020, 10:57
Terima kasih infonya dok. Saya sebelumnya di IDI Sleman dok, KTP juga sebenernya masih KTP Sleman nih. Kalo tidak pindah keanggotaan ada kerugiannya ngga doj? (Misal biaya kepengurusan jadi lebih mahal haha)
15 Juni 2020, 15:17

Alo Dok,

Saya bukan anggota IDI Depok sih dok, namun saya coba share pengalaman ya dok. Nanti bisa minta surat mutasi ke IDI sebelumnya dok jika memang ingin pindah. Namun jika masih ingin menjadi anggota IDI di tempat lama, boleh juga nanti bila minta rekomendasi SIP masuk kategori tamu (biasanya ada biayanya dok). Sementara, bagi anggota IDI tuan rumah surat rekomendasi SIP gratis dok.

15 Juni 2020, 17:01
Thx infonya dok. Kalo untuk pengurusan SIP nya ada pengalaman ngga dok??
15 Juni 2020, 15:21
15 Juni 2020, 10:57
Terima kasih infonya dok. Saya sebelumnya di IDI Sleman dok, KTP juga sebenernya masih KTP Sleman nih. Kalo tidak pindah keanggotaan ada kerugiannya ngga doj? (Misal biaya kepengurusan jadi lebih mahal haha)
Kalau sampai situnya saya kurang paham Dok. Hehe waktu itu sih saya pindah IDI dan waktu pindah bayar iuran lagi dari awal
15 Juni 2020, 17:02
Sip sip, thanks dok. Kalo untuk pengurusan SIPnya ada pengalaman ngga dok?? Saya baru pertama nih mau praktik di rumah. Selama ini praktik di klinik atau RS
15 Juni 2020, 17:36
15 Juni 2020, 17:01
Thx infonya dok. Kalo untuk pengurusan SIP nya ada pengalaman ngga dok??

Tetap pakai rekomendasi IDI dok, kalau pembuatan SIP nanti melalui DPMPTP dok, dan free kok dok.

15 Juni 2020, 18:24
Saya sempet baca syarat2 pengurusan SIP dok. Sepertinya ada survey-survey tempat praktik begitu ya dok? Apa memang semua sarana prasarana yang ada di list itu harus terpenuhi semua (karena ada ruang tunggu, sterilisator, oksigen, depo obat, dst)
15 Juni 2020, 17:54
Ini sekedar berbagi pengalaman saja. Saya dulu pertama kali terdaftar keanggotaan IDI di Yogyakarta. Kemudian karena saya pindah ke Bekasi, dari IDI cabang Yogya saya diberi pengantar untuk pindah cabang keanggotaan ke IDI Bekasi. Pada dasarnya berkas yang harus disiapkan sama, ada KTA IDI, pembayaran iuran IDI, pas foto, KTP. Memang pindah tidaknya keanggotaan IDI di cabang manapun tdk masalah, hanya saja, bila kita menjadi anggota IDI setempat dimana kita akan praktek, pengurusan SIP menjadi lebih simpel & biaya juga lebih hemat karena hanya cukup 1 rekomendasi & yang pasti menghemat waktu juga karena kita tidak harus meminta rekomendasi di cabang IDI kita & cabang IDI tempat praktek. Bila masih ada yang belum jelas monggo bisa dilanjutkan diskusinya. 
15 Juni 2020, 18:22
Setelah pindah keanggotaan, untuk mengurus izin praktiknya ke mana dok dinkes Kota ybs ya??
15 Juni 2020, 18:31
Mengurus SIP dulu di dinkes setempat, tp pengalaman saya sekarang mengurus SIP di DKI Jakarta melalui PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), sistem online. Kalau di daerah lain apakah seperti itu saya kurang paham, namun kecenderungannya di beberapa daerah lain seperti itu. 
15 Juni 2020, 19:59
Apa memang benar ada survey ke tempat praktik kita ya dok? Karena saya sempat membaca di website dinkes depok ada survey kelayakan, kemudian alat dan fasilitas yang harus ada di tempat praktik kita jg lumayan banyak (termasuk rg tunggu, sterilisator, pengolahan limbah medis, oksigen, dst)
15 Juni 2020, 20:36
Sebagai perbandingan, di DKI kami di survey oleh tim dari PTSP & dinkes. Mengenai kelengkapan persyaratan, karena kami mengurus SIP di klinik/fasyankes, persyaratan mengikuti klinik baik kelengkapan administratif maupun non administratif. Diantara yang wajib ada adalah pengolahan limbah, kit emergency, SOP syok anafilaktik, ruangan yang memadai, hand sanitizer, sertifikat kalibrasi alat medis. Lengkapnya bisa didownload melalui link di PTSP. 
15 Juni 2020, 20:42
Oke, makasi infonya yaa dok
15 Juni 2020, 20:56
Dok silahkan kontak saya nanti saya info pic nya. Trm ksh.
15 Juni 2020, 20:57
Saya kontaknya kemana ya dok? Soalnya kayaknya alomedika belum ada fasilitas DM
15 Juni 2020, 21:45
Dok silahkan email ke saya di dr.nurbahri@gmail.com
15 Juni 2020, 21:17
15 Juni 2020, 20:42
Oke, makasi infonya yaa dok
Sama-sama dok, semoga bermanfaat & lancar. 
15 Juni 2020, 21:18
Aamiin ya Allah. Mohon doa dok, karena ini pertama kali saya coba praktik di rumah. Selama ini di klinik atau RS. Semoga Allah mudahkan urusan. 😊
15 Juni 2020, 21:23
Aamiin, semangat, selama alurnya diikuti dengan baik, insha Allah dimudahkan.