Jadwal pemberian susu formula saat jam tidur malam bayi - Diskusi Dokter

general_alomedika

selamat pagi dok , mohon bertanya .. apakah bayi yang masih berusia 2 bulan dan sudah mengkonsumsi susu formula tanpa asi perlu dibangunkan juga tiap 1.5-2.5...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Jadwal pemberian susu formula saat jam tidur malam bayi

    03 Juli 2018, 06:59

    selamat pagi dok , mohon bertanya .. apakah bayi yang masih berusia 2 bulan dan sudah mengkonsumsi susu formula tanpa asi perlu dibangunkan juga tiap 1.5-2.5 jam setiap malam saat tidur untuk menyusu seperti pada bayi yang mengkonsumsi ASI eksklusif ? terimakasih dokter..

03 Juli 2018, 10:20
dr. Andre
dr. Andre
Dokter Umum

Selamat pagi juga dok. Mau coba bantu menjawab.

Kalau menurut literatur AAP, bayi yang mengonsumsi susu formula memang memiliki frekuensi minum yang lebih jarang, sekitar 60 cc setiap 3-4 jam dibandingkan dengan bayi yang mengonsumsi ASI yang minum on demand setiap 2-3 jam. Jadi tidak perlu sesering bayi yang mengonsumsi ASI.

CMIIW

03 Juli 2018, 10:25
dr. Andre
dr. Andre
Dokter Umum

Terlewat poin paling pentingnya.. Menurut literatur AAP di atas, akhirnya yang terbaik sih bukannya mengacu pada jadwal pemberian yang kaku dan strict harus jam-jam tertentu tapi perhatikan feeding cues (misalnya menangis) dan status hidrasi bayinya juga.. Jadi misalnya di bawah 3 jam sudah menangis minta ASI ya bisa diberikan oleh ibunya, tidak perlu menunggu karena belum 3 jam.

03 Juli 2018, 10:36

Alo dr. Olivia,

Pada bayi yang meminum full susu formula biasanya memang waktu jam tidurnya lebih lama dibandingkan bayi yang full minum ASI. Hal ini dikarenakan bayi yang meminum susu formula biasanya kenyang lebih lama dibanding ASI yang lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi. Jadi si bayi biasanya memang jarang terbangun di malam hari.

Benar yang dikatakan dr. Andre, tetap perhatikan feeding cues.  Untuk memastikan status hidrasi cukup perhatikan frekuensi buang air kecilnya dalam sehari, bisa dilihat dari total mengganti popok dalam sehari. 

Semoga dapat membantu.

03 Juli 2018, 14:07

dr. Andre
Jul 03, 2018 at 10:20 AM

Selamat pagi juga dok. Mau coba bantu menjawab.


Kalau menurut literatur AAP, bayi yang mengonsumsi susu formula memang memiliki frekuensi minum yang lebih jarang, sekitar 60 cc setiap 3-4 jam dibandingkan dengan bayi yang mengonsumsi ASI yang minum on demand setiap 2-3 jam. Jadi tidak perlu sesering bayi yang mengonsumsi ASI.


CMIIW

baik dok terimakasih banyak ☺️

03 Juli 2018, 14:07

dr. Tri Permatadewi
Jul 03, 2018 at 10:36 AM

Alo dr. Olivia,


Pada bayi yang meminum full susu formula biasanya memang waktu jam tidurnya lebih lama dibandingkan bayi yang full minum ASI. Hal ini dikarenakan bayi yang meminum susu formula biasanya kenyang lebih lama dibanding ASI yang lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi. Jadi si bayi biasanya memang jarang terbangun di malam hari.


Benar yang dikatakan dr. Andre, tetap perhatikan feeding cues.  Untuk memastikan status hidrasi cukup perhatikan frekuensi buang air kecilnya dalam sehari, bisa dilihat dari total mengganti popok dalam sehari. 


Semoga dapat membantu.

baik dok , terimakasih banyak ☺️

03 Juli 2018, 19:32
dr. Yoke KP, M.Sc, Sp.A
dr. Yoke KP, M.Sc, Sp.A
Dokter Spesialis Anak

dr. Olivia Josephine
Jul 03, 2018 at 06:59 am

selamat pagi dok , mohon bertanya .. apakah bayi yang masih berusia 2 bulan dan sudah mengkonsumsi susu formula tanpa asi perlu dibangunkan juga tiap 1.5-2.5 jam setiap malam saat tidur untuk menyusu seperti pada bayi yang mengkonsumsi ASI eksklusif ? terimakasih dokter..

halo dok,
sbg tambahan info sbnrnya bayi sehat yg asupannya asi maupun sufor yg sudah berusia 2 bln akan punya pola sendiri dlm tidur dan bangun nya, termasuk kebutuhan menyusunya. Jd tdk perlu dibangunkan tiap sekian jam lagi (kecuali bayi sakit atau kondisi khusus lain)
Growth hormon akan dikeluarkan saat fase tidur nyenyak bayi pd malam hari, jd membangunkan bayi yg tidur nyenyak di malam hari malah akan menghambat tumbuh kembangnya.
Ajari ibu utk perhatikan tanda lapar, mengenali kecukupan asi/cairan bayi, dan tanda bahaya.
Semoga membantu.