Pasien laki-laki usia 35 tahun dengan Stroke-Like setelah Vaksin Sinovac - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodok, Pasien Laki-laki usia 35 tahun, setelah mendapat Vaksinasi Sinovac mengeluhkan kondisi seperti lumpuh (tangan dan kaki tidak bisa digerakkan)Ybs...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien laki-laki usia 35 tahun dengan Stroke-Like setelah Vaksin Sinovac

    27 Juni 2021, 06:43

    Alodok, Pasien Laki-laki usia 35 tahun, setelah mendapat Vaksinasi Sinovac mengeluhkan kondisi seperti lumpuh (tangan dan kaki tidak bisa digerakkan)

    Ybs bekerja sebagai Guru SD dan dari Skrining tidak menyebutkan adanya Komorbid atau Riwayat Penyakit Berat sebelumnya.

    Saat ini masih dilakukan pelacakan Tempat Tinggal Ybs oleh Tim KIPI PKM untuk pemeriksaan lanjutan dan investigasi.

    Saya mencoba mencari literatur terkait efek samping Sinovac ini namun hanya menemukan artikel berita di Thailand.

    Mohon Saran dan Referensi dari rekan sejawat

    Terima Kasih.

28 Juni 2021, 08:09

Alo dokter,

Efek samping sistemik vaksin CoronaVac yang dilaporkan dari hasil uji klinik di antaranya adalah myalgia, fatigue, dan malaise. Saya juga belum menemukan referensi terpercaya yang menyebutkan kelumpuhan sebagai efek samping vaksin COVID-19 tersebut.

Setuju Dokter, dilaporkan sebagai KIPI dan kita ikuti hasil investigasinya, apakah termasuk efek samping yang sangat jarang terjadi atau dua kondisi yang kebetulan terjadi pada waktu yang sama.

28 Juni 2021, 08:30
dr. Ade Wijaya SpS
dr. Ade Wijaya SpS
Dokter Spesialis Saraf

Alo dr. Peter Fernando,

 

Walaupun jarang, vaksin covid-19 bisa mengakibatkan efek samping di bidang neurologi, antara lain yang pernah dilaporkan berupa: Sindrom Guillain Barre, Myelitis, kejang. 

 

Pada kasus di atas perlu ditelusuri lagi apakah kelemahan sesisi tubuh (stroke-like syndrome) atau terjadi pada keempat ektremitas.  Selain stroke-like syndrome seperti beberapa laporan kasus yang sudah Anda sampaikan, vaksin Covid-19 dapat mengakibatkan efek samping Sindrom Guillain Barre yang menyebabkan kelumpuhan keempat ektremitas.

 

Lalu perlu ditelusuri lagi apakah kondisi lumpuh tersebut bersifat temporer atau permanen?. Karena bisa saja pasien merasakan kelemahan / kelumpuhan temporer secara subjektif yang sebetulnya manifestasi dari gejala myalgia, fatique, dan malaise yang lebih sering terjadi dan sudah dikemukakan juga oleh dr. Hudiyati. 

 

Kasus seperti ini perlu dilaporkan sebagai KIPI, dikonsulkan ke dokter spesialis saraf untuk menegakkan diagnosis lebih lanjut seperti misalnya pemeriksaan MRI otak atau pemeriksaan kecepatan hantar saraf, dan perlu dipublikasi dalam bentuk laporan kasus. 

 

 

Terima kasih.

 

Referensi:

Lu L, Xiong W, Mu J, Zhang Q, Zhang H, Zou L, Li W, He L, Sander JW, Zhou D. The potential neurological effect of the COVID‐19 vaccines: a review. Acta Neurologica Scandinavica. 2021 Mar 29.

28 Juni 2021, 09:10
Terimakasih sharing ilmu dan referensi  nya dokter Ade..