Membedakan gejala rhinitis alergi dan ISPA pada anak - THT Ask The Expert - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dr. Yonian, Sp. THT-KL, izin bertanya dokter.Bagaimana cara membedakan antara gejala rhinitis alergi ataupun infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Membedakan gejala rhinitis alergi dan ISPA pada anak - THT Ask The Expert

    Dibalas 02 Agustus 2021, 14:12

    Alo dr. Yonian, Sp. THT-KL, izin bertanya dokter.

    Bagaimana cara membedakan antara gejala rhinitis alergi ataupun infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada anak?

    Apakah ada batasan waktu pemberian antihistamin pada anak? Lalu kapan diindikasikan dilakukan nya tes alergi pada anak?

    Terimakasih sebelumnya dokter 🙏🙏

02 Agustus 2021, 13:56

Alo dok, terimakasih pertanyaannya

 

Cara membedakan ISPA dengan rinitis alergi adalah biasanya gejala hidung yang muncul pada pasien ISPA disertai dengan demam atau gejala infeksi non spesifik lainnya seperti pusing, nyeri kepala, badan pegal dan tidak mau makan/rewel (pada anak yang lebih kecil). Sedangkan pada rinitis alergi, tidak ditemukan gejala infeksi non spesifik tersebut. Gejala rinitis alergi yang utama adalah bersin-bersin (biasanya di pagi hari dan hilang pada siang hari,dan bersin terjadi hingga berkali-kali), meler/keluar ingus bening dari hidung, hidung tersumbat dan hidung gatal. Hidung gatal menimbulkan gerakan allergic salute pada anak dan menimbulkan nasal crease pada hidung anak. Adanya kongesti pada rongga hidung menyebabkan aliran darah pada struktur di sekitar hidung tidak lancar dan menyebabkan adanya allergic shiner yang ditemukan pada anak.

 

Pemberian antihistamin pada anak harus disesuaikan dengan derajat dari rinitis alergi dan respon terhadap pengobatan. Antihistamin oral generasi pertama mempunyai efek samping mengantuk, dan harus dihindari penggunaannya. Disarankan untuk memakai antihistamin generasi kedua untuk pengobatan rinitis alergi. Penggunaan antihistamin oral dapat diberikan hingga 7 hari sesuai dengan respon pasien.

 

Test alergi (skin prick test) pada anak boleh dilakukan sedini mungkin saat anak sudah mulai kooperatif (sudah dapat dilakukan di atas usia 6bulan). Skin prick test bertujuan untuk mengetahui alergen apa saja yang menimbulkan gejala rinitis alergi pada anak, sehingga dapat dilakukan upaya penegahan/preventif bersamaan dengan terapi medikamentosa.



dr. Yonian Gentilis Kusumasmara, Sp.THT-KL berpraktik di Rumah Sakit Eka Bekasi

02 Agustus 2021, 14:12
Sangat bermanfaat untuk jawabannya, terimakasih banyak dr. Yonian 🙏🙏