Rasionalitas Kompres Demam Untuk Anak - Diskusi Dokter

general_alomedika

Pagi docs, ingin berdiskusi dgn TS sekalian.. Sebenarnya kompres demam yg baik itu spt apa ya? Krn dr yg saya tahu, disarankan kompres hangat2 kuku/air biasa...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Rasionalitas Kompres Demam Untuk Anak

    18 Oktober 2018, 08:25

    Pagi docs, ingin berdiskusi dgn TS sekalian.. Sebenarnya kompres demam yg baik itu spt apa ya? Krn dr yg saya tahu, disarankan kompres hangat2 kuku/air biasa di ketiak dan lipat paha yg banyak pembuluh darahnya.. Sedangkan di artikel edukasi alodokter, dan jg di template chatbot, untuk demam disarankan kompres hangat di dahi..

    Apakah kompres dahi sama atau lebih efektif dr kompres ketiak dan lipat paha, ataukah keduanya lebih baik digunakan bersamaan? Thanks..

18 Oktober 2018, 09:10

Alo dokter Sherly!

Kalau setau saya memang masih berbeda-beda pendapat expert mengenai ini.

Artikel sari pediatri ini (https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/viewFile/1037/967) menyebutkan bahwa yang dilakukan adalah tepid sponging alias kompres hangat. Tapi itu artikel lama yaa dok.. Sudah hampir 20 tahun lalu.

Kalo menurut NICE, tepid sponging tidak direkomendasikan sebagai penatalaksanaan demam (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2151818/)

Secara umum, menurut ulasan Cochrane ini (https://www.cochranelibrary.com/cdsr/doi/10.1002/14651858.CD004264/full) metode fisik (misalnya kompres) tidak ditemukan bermanfaat dok. Hanya beberapa studi kecil yang menyatakan tepid sponging punya manfaat. Tapi untuk lainnya tidak ada bukti yang mendukung.

Mungkin nanti ada TS anak yang bisa memberi insight lebih lengkap. cmiiw.

18 Oktober 2018, 10:03
selamat pagi dok, coba membantu menjawab ya dok.

memang sampai saat ini belum ada kesepakatan mana yang lebih baik digunakan untuk menurunkan panas. karena kompres hangat dan kompres dingin sama sama memiliki efek baik dalam menurunkan panas. saya mencoba mencari journal yang membandingkan ke dua metode tersebut juga belum dapat (mungkin TS lain ada yang mendapatkan).

dari journal yang saya dapatkan (Comparison of Cold Water Sponging and Acetaminophen in Control od Fever Among Children Atrending a Tertiary Hospital in South Nigeria), kompres dingin efektif untuk menurunkan demam lebih cepat, namun kerjanya tidak panjang. dibanding dengan paracetamol tunggal, kompres dingin lebih cepat menurunkan demam, namun maintain suhu lebih baik oleh paracetamol.

dari journal lain mengenai kompes, kompres hangat (Tepid Sponging to Reduce Temperature in Febril Children in a Tropical Climate), didapatkan kesimpulan kompres hangat juga sangat efektif dalam menurunkan panas tubuh. sehingga ke dua metode ini sama sama efektif.

bila foto conclusion kedua journal tsb kurang terbaca bisa ke sumber langsung dok dengan mencari judul journal yg saya sampaikan diatas.

namun, informasi lain yang pernah saya dapatkan dari seminar mengenai difteri di RS Premier Jatinegara (dibahas juga mengenai demam), pembicara memiliki pandangan lain mengenai kompres untuk demam. saat demam baiknya dikompres dengan air hangat karena tujuannya untuk membantu membuka pori-pori tubuh yang menjadi tempat keluarnya panas dan evaporasi dari tubuh dan membuat set point suhu kita menganggap tidak perlu lagi meningkatkan metabolisme untuk meningkatkan suhu tubuh. kebalikannya dengan kompres dingin, kompres dingin cepat membuat suhu turun dengan tiba-tiba sehingga kurang baik dan cenderung memperburuk karena tubuh menganggap adanya halangan dalam pengaturan suhu tubuh sehingga setelah suhu turun set point cenderung akan makin meninggi.

untuk lokasi kompres, yang efektif memang di sela ketiak, paha, leher dan lipatan2 tubuh dok, tidak efektif pada dahi karena tertutup tulang tengkorak sehingga modalitas suhu tidak bisa mencapai pembuluh darah dengan opitimal.

demikian dok yang dapat saya sampaikan, semoga TS lain ada yang mendapat informasi dan journal yang lebih mencerahkan ya.

18 Oktober 2018, 10:22
Alo dok,
iya benar mnrt NICE 2017, pengobatan simtomatik demam dgn metode fisis tidak direkomendasikan.
https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5642818/&ved=2ahUKEwirhO6dgI_eAhXLgI8KHQ2jARYQFjABegQICRAB&usg=AOvVaw26ge-0xCoujzhvhtgqwFCp&cshid=1539831786597

Tepid sponging dibanding antipiretik onset of action nya lbh cepat atau sama, tp duration of action nya lbh pendek.
Tanpa diberi antipiretik, metode fisis kurang bermanfaat krn set point di POA tdk diturunkan. Suhu permukaan bisa turun tp di set point tdk turun, suhu akn naik lg bhkn bs lbh tinggi (apalagi kalau kompres pakai air dingin).

Jd rekomendasinya adalah bila memang dirasa perlu, kompres hangat dpt diberikan, di lipat ketiak dan selangkangan/lipat paha (sy blm ketemy paper ttg beda efektifitas kompres dahi vs kompres ketiak, tp sepertinya tdk terlalu signifikan juga bedanya), tapi kompres HARUS disertai atau didahului dgn pemberian antipiretik.
http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/penanganan-demam-pada-anak

Yg perlu diingat juga bahwa demam adl bagian dari mekanisme pertahanan tubuh, so the underlying disease not the fever that doctor should be concerned about (dan edukasi ke org tua supaya tdk fever phobia).
Semoga membantu ya
18 Oktober 2018, 13:31
terima kasih banyak docs, sangat membantu.. 😇