Pasien dengan Covid 19 setelah vaksinasi apakah dapat mengurangi efektivitas vaksin - Diskusi Dokter

general_alomedika

Ijin bertanya dokter,ditengah maraknya kasus COVID-19 yang disaingi dengan percepatan vaksinasi, secara tidak langsung banyak kasus yang sebenarnya terpapar...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien dengan Covid 19 setelah vaksinasi apakah dapat mengurangi efektivitas vaksin

    08 Juli 2021, 17:41
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Ijin bertanya dokter,

    ditengah maraknya kasus COVID-19 yang disaingi dengan percepatan vaksinasi, secara tidak langsung banyak kasus yang sebenarnya terpapar COVID-19 belum bergejala lalu di vaksinasi, kemudian ternyata beberapa hari setelah vaksinasi baru timbul gejala dan ternyata setelah dilakukan pemeriksaan masuk jadi kasus konfirmasi COVID-19.

    Sebagai vaksinator saat ini saya selalu menanyakan riw kontak erat dan keluhan COVID-19 agar ditunda hingga statusnya jelas bukan COVID-19 sesuai dengan arahan saat pelatihan vaksinasi, sayangnya masih ada beberapa kasus yg lolos.


    Dari sini saya ingin menanyakan, jika pasien kemudian mengalami COVID-19 bergejala (bkn yg asimtomatis) tepat setelah vaksinasi (disaat pembentukan antibodi dari vaksin blm optimal), apakah dapat mengurangi efektivitas vaksin kedepannya?


    Terima kasih sebelumnya.

08 Juli 2021, 18:24
Alo Dokter,
Apakah pasien yang dokter maksud setelah vaksin dosis pertama atau sudah dosis kedua ya dok?
08 Juli 2021, 18:25
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Keduanya dok, efeknya baik pada dosis pertama maupun kedua.
08 Juli 2021, 19:18
08 Juli 2021, 18:25
Keduanya dok, efeknya baik pada dosis pertama maupun kedua.

Alo Dokter,

Untuk penurunan efekitivitas vaksin akibat infeksi sesaat setelah dosis vaksin diberikan saya belum menemukan literatur yang membahas dok.

Namun pada artikel ini https://www.bmj.com/content/373/bmj.n1112 disebutkan bahwa pada orang dewasa yang terinfeksi COVID 19 3 minggu setelah pemberian dosis 1 dari vaksin Pfizer atau Asta Zeneca 38-49% lebih kecil kemungkinannya untuk menularkan virus ke orang- orang sekitarnya dari pada orang yang terinfeksi namun belum mendapatkan dosis vaksin yang pertama.