Konsep keluhan fisik yang spesifik pada pasien dengan dislipidemia - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dok !Sebenarnya, scara medis, apakah ada konsep keluhan spesifik pada hiperlipidemia? Marak sekali mitos tentang leher tegang adlah tanda kolesterol...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Konsep keluhan fisik yang spesifik pada pasien dengan dislipidemia

    28 Februari 2020, 14:29
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dok !


    Sebenarnya, scara medis, apakah ada konsep keluhan spesifik pada hiperlipidemia? Marak sekali mitos tentang leher tegang adlah tanda kolesterol tinggi, bahkan dikalangan medis pun demikian. Mhon arahannya dan sumber nya jika ada dok .terima kasih.

28 Februari 2020, 14:47
Bantu jawab Dok, secara umum dislipidemia jarang menimbulkan keluhan ataupun gejala yang spesifik, gejala baru muncul biasanya terkait imbas dari dislipidemia itu sendiri pada sistem kardiovaskular. Jadi dari keluhan tsb saja rasanya tidak perlu langsung dicurigai dislipidemia, kecuali bila ada faktor resiko spt obesitas, usia di atas 50 tahun, punya riwayat hiperkolesterolemia, punya riwayat diabetes, hipertensi, dll.

Berikut ini artikel terkait tatalaksana dislipidemia ya Dok.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK326736/#!po=0.769231
29 Februari 2020, 20:34
Mmg hal ini tersebar luas dok bahkan dikalangan medis.

Kalau yg sy perhatikan, sbernya leher tegang bukan disebabkan oleh kolesterol yg tinggi, namun perubahan mendadak kolesterol darah menyebabkan stress oksidatif di tubuh shg salah satunya menyebabkan pegal2 di tengkuk

Shg lebih tepatnya kolesterol tinggi gejalanya bukan rasa pegal di leher, akan tetapi stress oksidatif yg menjadi penyebab leher tegang dan salah satu pencetus stres oksidatif adalah kolesterol yg mendadak tinggi dlm darah (misal abis makan daging merah dlm jumlah byk ataupun memakan durian)
29 Februari 2020, 20:34
Mmg hal ini tersebar luas dok bahkan dikalangan medis.

Kalau yg sy perhatikan, sbernya leher tegang bukan disebabkan oleh kolesterol yg tinggi, namun perubahan mendadak kolesterol darah menyebabkan stress oksidatif di tubuh shg salah satunya menyebabkan pegal2 di tengkuk

Shg lebih tepatnya kolesterol tinggi gejalanya bukan rasa pegal di leher, akan tetapi stress oksidatif yg menjadi penyebab leher tegang dan salah satu pencetus stres oksidatif adalah kolesterol yg mendadak tinggi dlm darah (misal abis makan daging merah dlm jumlah byk ataupun memakan durian)
03 Maret 2020, 19:51
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa
Izin turut menyimak dok dan menambahkan dok, perlu diketahui juga apakah ada obat rutin yang dikonsumsi maupun ada kondisi kejiwaan yang mendasari.
Beberapa obat psikotropika seperti antipsikotika (tetutama Olanzapin), antidepresan, dan mood stabilizer (juga berfungsi sebagai antiepilepsi seperti Valproat) akan meningkatkan risiko obesitas dan dislipidemia.
Sementara beberapa gangguan kejiwaan sering ditampilkan sebagai kaku dibagian leher, nyeri berpindah2 khususnya low back pain, ataupun asam lambung yang terus meningkat walaupun sudah mendapatkan penanganan maksimal (pembeda: hasil pemeriksaan dan penanganan sudah maksimal namun gejala tidak kunjung membaik).
Beberapa gangguan kejiwaan (gangguan mood, psikotik, gangguan tidur, gangguan fungsi kognitif) juga erat terkait dengan risiko dislipidemia yang lebih tinggi (dugaan terkait pola hidup dan tingginya tingkat stres oksidatif).

Semoga informasi ini dapat menambah wawasan.🙏
03 Maret 2020, 19:51
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa
Izin turut menyimak dok dan menambahkan dok, perlu diketahui juga apakah ada obat rutin yang dikonsumsi maupun ada kondisi kejiwaan yang mendasari.
Beberapa obat psikotropika seperti antipsikotika (tetutama Olanzapin), antidepresan, dan mood stabilizer (juga berfungsi sebagai antiepilepsi seperti Valproat) akan meningkatkan risiko obesitas dan dislipidemia.
Sementara beberapa gangguan kejiwaan sering ditampilkan sebagai kaku dibagian leher, nyeri berpindah2 khususnya low back pain, ataupun asam lambung yang terus meningkat walaupun sudah mendapatkan penanganan maksimal (pembeda: hasil pemeriksaan dan penanganan sudah maksimal namun gejala tidak kunjung membaik).
Beberapa gangguan kejiwaan (gangguan mood, psikotik, gangguan tidur, gangguan fungsi kognitif) juga erat terkait dengan risiko dislipidemia yang lebih tinggi (dugaan terkait pola hidup dan tingginya tingkat stres oksidatif).

Semoga informasi ini dapat menambah wawasan.🙏
03 Maret 2020, 19:53
Sangat bermanfaat infonya Dok.