Apakah chiropractic aman dan bermanfaat untuk LBP? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Halo TS!Tolong pendapatnya untuk pasien saya laki-laki 27 tahun dengan keluhan LBP. Pasien bekerja kantoran, rata-rata duduk 8 jam/hari di depan komputer....

Diskusi Dokter

  • Apakah chiropractic aman dan bermanfaat untuk LBP?

  •   dr.Bedry Qintha
    Moderator

    Halo TS!



    Tolong pendapatnya untuk pasien saya laki-laki 27 tahun dengan keluhan LBP. Pasien bekerja kantoran, rata-rata duduk 8 jam/hari di depan komputer. Tidak ada keluhan lain-lain. Pemeriksaan fisik dan neurologis dalam batas normal.



    Dari saya sudah edukasi untuk stretching harian dsb. Saya sudah kasih capcaisin topikal juga. Tapi pasien merasa progress berkurangnya keluhan tidak memuaskan.


    Pasien menanyakan mengenai chiropractic.



    Sepemahaman saya, chiropractic yang dilakukan dg benar memang bisa bermanfaat. Tapi beberapa tahun lalu kan sempat ada berita pasien meninggal post-chiropractic yaa.. Kalo menurut TS gimana? Apakah chiropractic disarankan untuk kasus seperti ini? Lalu, alternatif lain yang bisa saya sarankan ke pasien selain modifikasi gaya hidup, apa ya??



    Trimakasih sebelumnya!

    Alo Doc, 

    Manipulasi spinal sebetulnya cukup aman dikerjakan untuk kasus-kasus nyeri akut. Tapi harus hati-hati, untuk kasus-kasus dengan kondisi osteoporosis, kompresi saraf spinal, HNP atau inflammatory arthitis, malah chiropractic tidak di anjurkan. (Tapi kalau tidak salah, di Indonesia seperti nya udah nda ada praktek chiro ya dok. jadi harus ke luar negeri kalau mau terapi chiropractic)

    Untuk penanganan, bisa dimulai dari kontrol nyerinya dulu (analgetik atau TENS), kalau nyeri sudah terkontrol bisa dilanjutkan dengan olahraga untuk meningkatkan kekuatan otot (dari sumber yang saya baca, mulainya dari latihan tipe isometric atau latihan dengan gerakan-gerakan statis contohnya yoga, pilates, lalu lanjutkan dengan latihan tipe isotonic secara progresif misalnya weight lifting), berenang juga biasanya membantu. 

    Tapi sebelum exercise pastiin dulu penyebab LBPnya bukan karena kompresi saraf, karena biasanya olahraganya harus lebih hati-hati lagi kalo ada masalah dipersarafan.

    mudah mudahan membantu dok 

     

    Alo Docs..

    Sharing sedikit, untuk keluhan LBP memang biasanya akan diberikan medikamentosa seperti muscle relaxant dan pain reliever, kemudian disarankan juga untuk pemeriksaan MRI untuk mengetahui kondisi tulang belakang. Biasanya setelah pemeriksaan ini akan disarankan untuk fisioterapi, Dok...bisa berupa heat therapy, Ultrasound, TENS, traksi lumbal atau pun dengan latihan/excercise therapy.

    Mengenai chiropraktik, sampai saat ini masih ada beberapa center chiropraktik yang dapat ditemui di Indonesia, khususnya di Jakarta. Menurut saya metode ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi, hanya memang harus dipastikan kalau Dokter/Chiropractor yang melakukan terapi memang yang ahli dan terlatih dalam bidangnya untuk mencegah malpraktik.

    Semoga membantu