tatalaksana dengan antibiotik pada appendicitis tanpa komplikasi - Diskusi Dokter

general_alomedika

dok, untuk penanganan appendicitis tanpa komplikasi, sebenarnya untuk tatalaksana non operatif (dg antibiotik) apakah bisa menjadi alternatif saat ini...

Diskusi Dokter

09 November 2018, 23:31
dr. David, Sp.B, FINACS
dr. David, Sp.B, FINACS
Dokter Spesialis Bedah

dr. Wiji Hastuti
Nov 09, 2018 at 23:01 PM

dok, untuk penanganan appendisitis tanpa komplikasi, sebenarnya untuk tatalaksana non operatif (dg antibiotik) apakah bisa menjadi alternatif saat ini ya?

terima kasih

Alo doc!
Pilihan utama penanganan kasus appendisitis adalah operasi apendiktomi. Walaupun hingga saat ini banyak literature yg mencoba menunjukkan tatalaksana non operatif, namun belum dapat diterima secara umum. Hal ini dikarenakan sekali terjadi kondisi appendisitis, dan hanya ditangani dengan penanganan konservatif, maka akan berkembang menjadi kondisi kronis, dimana keluhan akan tetap dirasakan walaupun hilang timbul.
Adapun kondisi seperti periappendicular mass/infiltrate terkadang bagi beberapa dokter bedah memilih utk penanganan non operatif dahulu dan kemudian dilakukan interval appendektomy, yg biasanya dilakukan setelah 2 bln.
Yg menjadi tantangan bagi para dokter umum yaitu terkadang tidak lah gampang mendiagnosis appendisitis pada kesempatan pertama, karena sering disamarkan dgn kondisi lain seperti dyspepsia, adenitis mesenterial, typhlitis, adnexitis, PID, kista terpuntir, isk dan bahkan batu saluran kemih, yg kesannya setelah diberikan obat obatan akan dirasakan seakan akan sembuh. Oleh karena itu, sangat perlu menambah pengalaman klinis guna meningkatkan skill dlm menegakkan diagnosis appendisitis ini agar tidak terkecoh dgn diagnosis lainnya.
Semoga bermanfaat!

09 November 2018, 23:37
dr. David, Sp.B, FINACS
dr. David, Sp.B, FINACS
Dokter Spesialis Bedah

dr. David, Sp.B, FINACS
Nov 09, 2018 at 23:31 PM

Alo doc!
Pilihan utama penanganan kasus appendisitis adalah operasi apendiktomi. Walaupun hingga saat ini banyak literature yg mencoba menunjukkan tatalaksana non operatif, namun belum dapat diterima secara umum. Hal ini dikarenakan sekali terjadi kondisi appendisitis, dan hanya ditangani dengan penanganan konservatif, maka akan berkembang menjadi kondisi kronis, dimana keluhan akan tetap dirasakan walaupun hilang timbul.
Adapun kondisi seperti periappendicular mass/infiltrate terkadang bagi beberapa dokter bedah memilih utk penanganan non operatif dahulu dan kemudian dilakukan interval appendektomy, yg biasanya dilakukan setelah 2 bln.
Yg menjadi tantangan bagi para dokter umum yaitu terkadang tidak lah gampang mendiagnosis appendisitis pada kesempatan pertama, karena sering disamarkan dgn kondisi lain seperti dyspepsia, adenitis mesenterial, typhlitis, adnexitis, PID, kista terpuntir, isk dan bahkan batu saluran kemih, yg kesannya setelah diberikan obat obatan akan dirasakan seakan akan sembuh. Oleh karena itu, sangat perlu menambah pengalaman klinis guna meningkatkan skill dlm menegakkan diagnosis appendisitis ini agar tidak terkecoh dgn diagnosis lainnya.
Semoga bermanfaat!

Sebagai bahan bacaan, blh dilihat disini :
https://www.medscape.com/viewarticle/887721?nlid=118756_2381&src=WNL_mdplsfeat_171031_mscpedit_surg&uac=223849BN&spon=14&impID=1470554&faf=1