Bagaimana cara menyikapi second opinion oleh teman sejawat yang diutarakan pasien terhadap penanganan pada kasus - Diskusi Dokter

general_alomedika

Ijin sharing TS sekalian.Seringkali kita dijadikan 2nd opinion dan tmpt berdiskusi kasus oleh pasien yang sedang dalam penanganan oleh sejawat lainnya....

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Bagaimana cara menyikapi second opinion oleh teman sejawat yang diutarakan pasien terhadap penanganan pada kasus

    Dibalas 15 September 2020, 23:40
    dr.Ade Martinus,SpOT
    dr.Ade Martinus,SpOT
    Dokter Spesialis Ortopedi

    Ijin sharing TS sekalian.

    Seringkali kita dijadikan 2nd opinion dan tmpt berdiskusi kasus oleh pasien yang sedang dalam penanganan oleh sejawat lainnya. Kadangkala dari diskusi tersebut, terkesan adalah kekeliuran, penyalahan prosedur bahkan dugaan malpraktek. Terkait informasi dari pasien/user tersebut benar atau tidaknya, memang sebaiknya kita tidak menyudutkan atau menjatuhkan sejawat kita. Jadi selama ini saya menjawab dengan "....namun dokter terkait mungkin ada pertimbangan lain pak/bu. Jika dirasakan kurang sesuai, sebaiknya dikonfirmasi langsung ke dokter terkait lg pak/bu."


    Barangkali TS sekalian ada pengalaman yang sama dan kira2 bagaimana menyikapinya? Terima kasih๐Ÿ˜‡๐Ÿ™

15 September 2020, 21:13
Terima kasih atas sharing nya, dok. Betul, dok, sejatinya kita sebagai teman sejawat terikat sumpah Dokter Indonesia, point 10 yang bunyinya : akan memperlakukan teman sejawat saya layaknya saudara kandung, yang artinya teman sejawat sudah seperti keluarga. Seandainya ada kesalahan dari sejawat kita, jangan menjelekkan nya di depan pasien, yang akan memberikan stigma buruk pada kita sendiri. Layaknya saudara, mungkin tabayyun dulu atau laporkan pada organisasi profesi tempat TS itu bernaung. Kalaupun benar ada malpraktek, minta maaf secara terbuka dan kasus diselesaikan secara internal berupa teguran, diskors, atau denda. TS harus kompak dan saling melindungi. Namanya keluarga, pasti ada gesekan sesama anggota keluarga yang bila diselesaikan secara kekeluargaan, Insyaallah akan berhasil dengan baik. 
Mungkin ada tambahan dari teman sejawat lain? Mohon maaf bila ada kekurangan dan kesalahan dalam mengutarakan pendapat. 
15 September 2020, 21:20
dr.Ade Martinus,SpOT
dr.Ade Martinus,SpOT
Dokter Spesialis Ortopedi
Terima kasih dok untuk sharingnya juga dalam menyikapi hal seperti ini๐Ÿ˜‡๐Ÿ™
15 September 2020, 23:40
Setuju Dok๐Ÿ‘๐Ÿป