Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Komplikasi Pemeriksaan Refleks Patologis general_alomedika 2022-12-07T11:38:01+07:00 2022-12-07T11:38:01+07:00
Pemeriksaan Refleks Patologis
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Komplikasi Pemeriksaan Refleks Patologis

Oleh :
dr. Rifan Eka Putra Nasution
Share To Social Media:

Pemeriksaan refleks patologis umumnya tidak menimbulkan komplikasi. Pemeriksaan ini telah menjadi standar untuk pemeriksaan neurologis yang sering dilakukan dalam praktik klinis. Komplikasi mungkin terjadi bila prosedur dilakukan dengan teknik atau alat yang tidak sesuai.[1,2,4,10]

Bila teknik pemeriksaan refleks patologis, seperti refleks Gordon, Oppenheim, dan Schaefer, dilakukan dengan cara menekan dengan terlalu keras, pasien mungkin akan merasakan nyeri pada daerah pemeriksaan.[6,7]

Pada pemeriksaan yang membutuhkan teknik memijat atau mengurut komplikasi seperti memar, nyeri, atau pegal dapat terjadi setelah prosedur pemeriksaan dilakukan.[6,7]

Referensi

1. Campbell WW, Barohn RJ. Pathologic Reflexes. DeJong’sThe Neurol. Exam. Eighth edi, Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020, hal. 1134–64.
2. Hallett M. The Neurologic Examination: Scientific Basis for Clinical Diagnosis. Oxford University Press; 2016.
4. Ropper AH, Samuels MA, Klein JP, Prasad S. Approach to the Patient With Neurologic Disease. Adams Victor’s Princ. Neurol. 11e, New York, NY: McGraw-Hill Education; 2019.
6. Loo SF, Justin NK, Lee RA, Hew YC, Lim KS, Tan CT. Differentiating Extensor Plantar Response in Pathological and Normal Population. Ann Indian Acad Neurol 2018;21:144–9. doi:10.4103/aian.AIAN_254_17.
7. Khadilkar S V, Chheda AH. A systematic and quantitative evaluation of plantar stimulation: The effect of type, pattern, force of stimulation in eliciting an accurate plantar response. Clin Neurol Neurosurg 2018;168:83–90. doi:10.1016/j.clineuro.2018.03.002.
10. Drouin E, Drouin G, Péréon Y. The Babinski sign. Lancet Neurol 2017;16:180. doi:10.1016/S1474-4422(16)30416-1.

Teknik Pemeriksaan Refleks Patol...
Edukasi Pasien Pemeriksaan Refle...
Diskusi Terbaru
dr.Nurh Syada
Dibalas kemarin, 13:36
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Navigasi Kasus Saraf di Era AI: Memecahkan Dilema Akut hingga Kronis - Kamis, 19 November 2026 Jam: 10.00-11.30 WIB
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftarnya:https://www.alomedika.com/webinar/navigasi-kasus-saraf-di-era-ai-memecahkan-dilema-akut-hingga-kronis?type=singleLink...
dr. Lathifa Dinar
Dibalas kemarin, 10:33
Pasien Mendadak Buta dan Visus Menurun Mendadak, Pasti Glaukoma?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
Pasien berusia 45 tahun datang ke layanan primer dengan keluhan penglihatan mata kiri tiba-tiba menghilang sejak 30 menit yang lalu. Beberapa minggu terakhir...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas kemarin, 14:09
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.