Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Sinus Preaurikular general_alomedika 2026-02-12T10:41:42+07:00 2026-02-12T10:41:42+07:00
Sinus Preaurikular
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Sinus Preaurikular

Oleh :
dr. Devina Sagitania
Share To Social Media:

Patofisiologi sinus preaurikular berasal dari kegagalan penggabungan dua dari enam tonjolan (hillocks) yang muncul dari arkus brankial pertama dan kedua akibat penutupan yang tidak sempurna dari bagian dorsal kantong faringeal pertama. Bagian dorsal kantong faringeal pertama sendiri terbentuk dari lipatan ektodermis yang terisolasi saat pembentukan aurikula.

Pada tahap embriogenesis, aurikula muncul dari arkus brankialis pertama dan kedua dalam usia kehamilan enam minggu. Arkus brankialis merupakan struktur mesoderma yang ditutupi oleh ektoderma dan mengelilingi endoderm. Arkus-arkus ini terpisah satu dengan lainnya oleh celah brankial ektoderm ke arah luar dan oleh kantong faringeal endoderm ke arah dalam.

Arkus brankial pertama dan kedua masing-masing membentuk 3 tonjolan (hillocks), yang disebut hillocks of his. Tiga hillocks muncul dari tepi bawah arkus brankial 1 dan 3 dari batas atas arkus brankial kedua. Hillocks tersebut seharusnya bergabung selama beberapa minggu kemudian dalam masa embriogenesis. Sinus preaurikular kongenital terbentuk akibat fusi yang tidak sempurna dari hillocks tersebut.[4]

Sinus preaurikular dapat menjadi indikasi utama adanya sindrom-branchio-oto-renal (BOR), salah satu penyebab paling umum dari gangguan pendengaran herediter. Penyebab gangguan pendengaran pada BOR masih diteliti.

Etiologi BOR disebabkan mutasi gen EYA1, dimana gen tersebut bertanggung jawab dalam perkembangan arkus brankial, sistem pendengaran, dan ginjal. Gangguan pendengaran dapat berupa tuli sensorineural, tuli konduktif, ataupun keduanya.[12-14,17]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

4. Weinberg J. Preauricular Sinuses. Medscape. 2025. https://emedicine.medscape.com/article/1118768-overview
12. Roth DA, Hildesheimer M, Bardenstein S, et al. Preauricular skin tags and ear pits are associated with permanent hearing impairment in newborns. Pediatrics 2008; 122:e884.
13. Kochhar A, Fischer SM, Kimberling WJ, Smith RJ. Branchio-oto-renal syndrome. Am J Med Genet A 2007; 143A:1671.
14. Bellini C, Piaggio G, Massocco D, et al. Branchio-Oto-renal syndrome: a report on nine family groups. Am J Kidney Dis 2001; 37:505.
17. Lindau, Tâmara Andrade et al. Anatomical Changes and Audiological Profile in Branchio-oto-renal Syndrome: A Literature Review. International archives of otorhinolaryngology. 2014.

Pendahuluan Sinus Preaurikular
Etiologi Sinus Preaurikular
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 2 jam yang lalu
Acne bukan sekadar masalah kulit! Ikuti e-Course Update Terkini Acne Vulgaris: Dari Skincare hingga Terapi Sistemik
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Acne bukan sekadar masalah kulit— terapi terbaru dapat mengubah cara Anda memilih kombinasi terapi untuk setiap pasien.Segera daftar dan ikuti...
Anonymous
Dibalas 16 menit yang lalu
Omeprazol dan asam mefenamat untuk ibu hamil
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Saya memiliki pasen ibu hamil tiga bulan yang menderita gerd, dan cephalgia, bolehkah untuk gerd nya diberikan omeprazol dan untuk sakit kepalanya diberikan...
Anonymous
Dibalas 8 menit yang lalu
Efek samping finasteride 5 mg terhadap ereksi
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, apakah setelah pengobatan dengan finasteride 5 mg sudah selesai, gangguan ereksi dan penurunan libido akan hilang atau fungsinya akan tetap...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.