Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Taeniasis general_alomedika 2024-02-13T10:00:55+07:00 2024-02-13T10:00:55+07:00
Taeniasis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Taeniasis

Oleh :
dr.Shofa Nisrina Luthfiyani
Share To Social Media:

Edukasi pada pasien taeniasis difokuskan untuk mencegah terjadinya taeniasis dan mengenali tanda dan gejala taeniasis. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara memasak daging sampai matang dan menjaga kebersihan di peternakan hewan.

Edukasi Pasien

Edukasi pasien diutamakan dalam hal pencegahan infeksi Taenia sp. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara menghindari konsumsi daging sapi dan babi yang mentah atau tidak matang. Daging sapi utuh sebaiknya dimasak sampai suhu minimal 63 C, dan daging sapi giling dimasak sampai suhu minimal 71 C. [3-5,18]

Pembekuan daging sapi di suhu -10 C selama 9 hari atau penggaraman daging sapi juga dinilai dapat membunuh larva sistiserkus yang terdapat di daging.

Higienitas dan sanitasi di lingkungan juga perlu diperhatikan, terutama bagi pasien yang memiliki rumah di sekitar peternakan hewan. Telur dan proglotid Taenia solium dapat ditularkan melalui feses manusia dan menimbulkan sistiserkosis pada manusia. [3-5,18] Higienitas juga merupakan hal yang penting untuk menghindari penyakit pedikulosis.

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Sampai saat ini belum ada vaksinasi yang dapat digunakan untuk mencegah taeniasis. Pencegahan dilakukan secara personal dengan menghindari konsumsi daging yang mentah atau tidak matang dan menjaga sanitasi serta higienitas. Bagi pemilik rumah potong hewan, daging yang dijual perlu diinspeksi untuk melihat adanya sistiserkosis pada serat daging. [21]

Referensi

3. Fauci AS, Kasper DL, Longo DL, Braunwald E, Hauser SL, Jameson JL, et al. Harrison’s Infectious Disease. McGraw Hill. 2010
4. Jong EC, Stevens DL. Netter’s Infectious Diseases. Elsevier. 2012
5. Baker CJ. Red book atlas of pediatric infectious diseases. American Academy of Pediatric. 2013
18. Lesh EJ, Brady MF. Tapeworm (Taenia Solium, Taenia Saginata, Diphyllobothrium, Cysticercosis, Neurocysticercosis). In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2019 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537154/
21. Silva CV, Costa-Cruz JM. A glance at Taenia saginata infection, diagnosis, vaccine, biological control and treatment. Infect Disord Drug Targets. 2010 Oct;10(5):313-21

Prognosis Taeniasis

Artikel Terkait

  • Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
    Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 16 jam yang lalu
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - The Art of Contraception: Personalisasi Kontrasepsi pada Kasus Sulit
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftar: https://www.alomedika.com/ecourse/the-art-of-contraception-personalisasi-kontrasepsi-pada-kasus-sulit Link...
dr.Dita Widira
Dibalas 8 jam yang lalu
Hyperechoic regio intraabdomen pada fetus di akhir trimester 3
Oleh: dr.Dita Widira
2 Balasan
Izin bertanya dok, apakah kemungkinan yang terjadi pada janin di usia kehamilan 39 minggu jika pada pemeriksaan USG tampak gambaran hyperechoic di regio...
dr. Muhammad Raihan Farrasky
Dibalas 13 jam yang lalu
Kapan sebaiknya terminasi kehamilan pada Ibu hamil dengan HELLP Syndrome?
Oleh: dr. Muhammad Raihan Farrasky
2 Balasan
Kapan sebaiknya terminasi kehamilan pada Ibu hamil dengan Helpp Syndrome? bagaimana jika trombosit nya terlalu rendah, bahkan ditakutkan adanya perdarahan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.