Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Defisiensi Faktor X general_alomedika 2023-07-24T14:26:16+07:00 2023-07-24T14:26:16+07:00
Defisiensi Faktor X
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Defisiensi Faktor X

Oleh :
dr. Ghifara Huda SE AAAK
Share To Social Media:

Data epidemiologi menunjukkan bahwa defisiensi faktor X merupakan salah satu kelainan pembekuan darah yang langka. Data epidemiologi defisiensi faktor X di Indonesia belum tersedia.

Global

Defisiensi faktor X merupakan penyakit yang jarang terjadi. Kondisi ini diperkirakan mempengaruhi 500.000 hingga 1.000.000 populasi di seluruh dunia. Diperkirakan 1 dari setiap 1.000.000 orang di dunia mengalami kondisi ini.

Tidak ada predileksi jenis kelamin, usia, ataupun etnis diketahui terkait kondisi ini. Pasien dapat datang dalam berbagai rentang umur. Umumnya, kondisi yang lebih berat akan terdiagnosis di usia lebih muda.[6]

Indonesia

Belum ada data epidemiologi defisiensi faktor X secara nasional.

Mortalitas

Defisiensi faktor X dapat menyebabkan morbiditas signifikan. Penyakit ini dapat menyebabkan hemarthrosis yang menyulitkan pasien dalam beraktivitas. Defisiensi faktor X kongenital bersifat seumur hidup dan akan memerlukan perawatan dan pemantauan berkelanjutan.

Kematian dapat terjadi akibat perdarahan masif, baik karena trauma ataupun tindakan pembedahan yang dilakukan tanpa persiapan terlebih dulu. Perdarahan intrakranial perinatal dan pada infant telah dilaporkan, sebagian bersifat fatal.[6]

Referensi

6. Schwartz RA. Factor X deficiency. Medscape. 2021. https://emedicine.medscape.com/article/209867-overview

Etiologi Defisiensi Faktor X
Diagnosis Defisiensi Faktor X
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 20 jam yang lalu
Ikuti e-Course berSKP Kemenkes - Diagnosis dan Rencana Tata Laksana Mixed Pain
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter Tahukah apa itu mixed pain? Ya, contoh mixed pain adalah nyeri pada penderita osteoartritis dan hernia diskus, di mana nyeri disebabkan oleh...
Anonymous
Dibalas 13 jam yang lalu
Pasien mengerjakan kegiatan berulang, apa diagnosisnya?
Oleh: Anonymous
12 Balasan
Alo dok, saya punya pasien yg kl cuci tangan harus 7x baru ngerasa bersih....kl ngunci pintu harus dipastikan terkunci sampe 7x jegrak jegrek engsel...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 22 jam yang lalu
Berbahaya?! Pasien Anggap Sosial Media sebagai Klinik
Oleh: dr.Eurena Maulidya
4 Balasan
ALO Dokter.Pasien usia 28 tahun datang dengan keluhan kepala terasa ringan yang disertai dengan mual dan muntah. Pasien mengatakan sudah 2 minggu konsumsi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.