Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Olanzapin annisa-meidina 2023-08-07T10:09:13+07:00 2023-08-07T10:09:13+07:00
Olanzapin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Olanzapin

Oleh :
dr.Novita Mawar Hadini, Sp.FK
Share To Social Media:

Pengawasan klinis olanzapin diperlukan untuk memantau efek samping metabolik seperti hiperglikemia. Olanzapin dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan sensitivitas glukosa. Oleh sebab itu, lakukan pemantauan gula darah secara berkala. Pantau juga berat badan dan sarankan pasien untuk melakukan olahraga dan menjaga pola makan.

Lakukan juga pemantauan efek samping yang mungkin timbul. Kadar terapeutik optimal olanzapin adalah 20–40 ng/ml. Konsentrasi 80 ng/ml adalah ambang timbulnya efek samping olanzapin, termasuk sindrom ekstrapiramidal dan perburukan gejala Parkinson.

Lakukan pemantauan saat akan dilakukan penghentian obat. Penghentian olanzapin tidak dilakukan secara mendadak karena bisa menyebabkan munculnya gejala putus obat dan gejala rebound.

Pemberian olanzapin intramuskular kerja panjang menimbulkan risiko timbulnya sindrom delirium pasca injeksi. Monitor pasien sampai dengan 3 jam pasca injeksi.[1,4,6,7]

Referensi

1. Thomas K, Saadabadi A. Olanzapine. StatPearls Publishing LLC. 2023.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532903/
4. American Society of Health-System Pharmacists. Olanzapine. 2022.
https://www.drugs.com/monograph/olanzapine.html
6. Medscape. Olanzapine. 2020. https://reference.medscape.com/drug/zyprexa-relprevv-olanzapine-342979
7. Citrome L, McEvoy JP, Todtenkopf MS, McDonnell D, Weiden PJ. A commentary on the efficacy of olanzapine for the treatment of schizophrenia: the past, present, and future. Neuropsychiatr Dis Treat. 2019 Sep 5;15:2559-2569. doi: 10.2147/NDT.S209284. PMID: 31564881; PMCID: PMC6733343.

Kontraindikasi dan Peringatan Ol...

Artikel Terkait

  • Metode Tapering Off Antipsikotik untuk Meminimalkan Risiko Relaps
    Metode Tapering Off Antipsikotik untuk Meminimalkan Risiko Relaps
Diskusi Terbaru
dr.Vinna Ezka Chairunnisa
Dibalas kemarin, 16:33
Pasien dengan riwayat SJS/TEN dan alergi obat
Oleh: dr.Vinna Ezka Chairunnisa
1 Balasan
Halo dokter semua, saya izin bertanya, jadi saya punya pasien dengan riwayat SJS/TEN  akibat pemberian obat di bidan, pasien mengaku obat yang diberikan...
dr.Nurh Syada
Dibalas kemarin, 15:04
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - Perdarahan Pascapersalinan: Dari Evidence ke Praktik, Mengapa Masih Gagal
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter!Link Daftar: https://alomedika.com/ecourse/perdarahan-pascapersalinan-dari-evidence-ke-praktik-mengapa-masih-gagalLink LMS:...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 07 Oktober 2026, 21:27
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Perkembangan Implementasi Transisi Suplementasi Ibu Hamil dari TTD ke MMS di Tahun 2026-2027 - Selasa, 27 Oktober 2026 Jam: 10.00- 11.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter.Daftar disini:...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.