Suplementasi vitamin D yang paling baik untuk dikonsumsi - Diskusi Dokter

general_alomedika

Mau bertanya tentang konsumsi vitamin D3....banyak sekarang penyakit dihubungkan dengan defisiensi vitamin D.....dan kebanyakan org indonesia kekurangan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Suplementasi vitamin D yang paling baik untuk dikonsumsi

    28 November 2019, 14:37
    dr. Fitri Utami SpDV
    dr. Fitri Utami SpDV
    Dokter Spesialis Kulit

    Mau bertanya tentang konsumsi vitamin D3....banyak sekarang penyakit dihubungkan dengan defisiensi vitamin D.....dan kebanyakan org indonesia kekurangan vitamin D.....sebaiknya untuk suplementasi vitamin D, apakah lebih baik vitamin D3 atau dalam bentuk calcitriol? Terimakasih

28 November 2019, 15:07
Selamat siang, dok.
Untuk suplementasi vitamin D dapat diberikan dalam bentuk vitamin D3. Selama pasien tidak mengalami kelainan metabolisme yang mengubah ke bentuk aktif (kalsitriol). Dosisnya menyesuaikan kadar vitamin D pasien.
Selain itu, pasien juga tetap dianjurkan memperkaya bahan makanan sumber vitamin D dan berjemur di bawah sinar matahari selama 25 menit pada jam 9-11 atau 7.5 menit pada jam 11-13 sebanyak 3 kali/minggu.
Semoga dapat membantu.
28 November 2019, 15:19
dr. Fitri Utami SpDV
dr. Fitri Utami SpDV
Dokter Spesialis Kulit
Terimakasih dokter
28 November 2019, 15:39
Terimakasih atas infonya ya Dok.
28 November 2019, 15:09

Alo dokter...

mohon petunjuk, bukankah calcitriol isinya vitamin D3?

sumber: https://www.drugs.com/mtm/calcitriol.html

28 November 2019, 15:18
dr. Fitri Utami SpDV
dr. Fitri Utami SpDV
Dokter Spesialis Kulit
Berbeda dok....calsitriol bentuka aktif yg sudah diubah di hati dan ginjal serta yg memiliki efek ke sel langsung
28 November 2019, 15:16
28 November 2019, 15:09

Alo dokter...

mohon petunjuk, bukankah calcitriol isinya vitamin D3?

sumber: https://www.drugs.com/mtm/calcitriol.html

Alo Dok, vitamin D3 bukan calcitriol. Melainkan bentuk aktif dari vitamin D3 (1,25-OH-dihidroksi D3). Vitamin D3 juga dikenal sbg kolekalsiferol.
28 November 2019, 15:31
dr. Willy
dr. Willy
Dokter Umum

ALO dr. Fitri Utami,

 

 

Iya dok, memang terdapat penelitian yang mengatakan bahwa orang yang tinggal di Asia Tenggara berisiko mengalami defisiensi vitamin D3. Namun saya belum menemukan penelitian yang di Indonesia, baru yang di Singapura dan Thailand. 

 

 

Kalau di link ini lebih lebih disarankan vitamin D3 (cholecalciferol) karena ketika aktif di dalam tubuh akan mirip dengan vitamin D yang dihasilkan secara alami dari tubuh. Tetapi dibandingkannya dengan vitamin D2 (ergocalciferol).

 

 

Semoga membantu dok.

Sumber:

https://www.medscape.com/viewarticle/731722_5

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3897596/#R10

 

 

Di Alomedika juga ada artikel yang membahasa suplementasi vitamin D dok, bisa dibaca:

https://www.alomedika.com/apakah-vitamin-d-dosis-tinggi-dapat-mencegah-terjadinya-infeksi-saluran-pernapasan

https://www.alomedika.com/penggunaan-vit-d-untuk-pencegahan-penyakit-kardiovaskuler

 

 

 

 

28 November 2019, 15:33
dr. Fitri Utami SpDV
dr. Fitri Utami SpDV
Dokter Spesialis Kulit
Baik terimakasih....kalo dari penelitian saya sebelumnya antara pasien keloid dan tidak...semuanya rata2 rendah untuk di area bandung....