Tes PPDS Jiwa - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo Dokter. Mohon bantuan sharing dok terkait persiapan utk ujian ppds jiwa, apakah ada tips dan trick khususnya ts dr. Sp.KJ terkait ujian masuknya dok,...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Tes PPDS Jiwa

    Dibalas 24 Agustus 2022, 09:38
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo Dokter. Mohon bantuan sharing dok terkait persiapan utk ujian ppds jiwa, apakah ada tips dan trick khususnya ts dr. Sp.KJ terkait ujian masuknya dok, khususnya bl ada tes khusus fgd dan ujian tulis bhs inggris. Terima kasih dok. Berkah Dalem.

24 Agustus 2022, 09:38
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa

Alo dokter,

Soal ujian masuk PPDS ini tiap institusi berbeda-beda, namun, biasanya terdapat prasyarat ujian awal (kalau tidak salah namanya SIMAK spesialis sp1) yang diikuti oleh seluruh calon pendaftar PPDS di seluruh jurusan. Ujian ini sangat penting karena jika tidak lulus maka secara administrasi dianggap gugur dan tidak bisa dinilai  ujian bagian atau departemen yang dituju), karena ada kalanya ujian departemen diadakan bersamaan dengan ujian awal tersebut.

 

Saat ini saya tidak tahu ujian awal ini bentuknya seperti apa saat ini, namun umumnya berupa ujian dasar seperti bahasa Ingris (biasanya jika toefl prediction test hasilnya diatas 550, untuk ujian bahasa ingris ini tidak terlalu perlu dikhawatirkan), tes psikologi umum (ini seperti tes IQ, minat bakat, tes konsentrasi, tes wawancara dan beberapa tes umum lainnya, termasuk ada yang melampirkan MMPI di sini), sepertinya dulu ada juga tentang biokimia (namun saya sudah agak lupa). Saran saya, dokter bisa menanyakan jenis soal atau jenis ujian pada teman dokter yang sudah terlebih dahulu mengikuti ujian ini di universitas yang dokter tuju.

 

Sementara untuk ujian departemen psikiatri, ini juga berbeda-beda tergantung universitas yang dituju, namun berdasarkan pengalaman di FKUI, mereka mengadakan: FGD berupa kasus yang diselesaikan dalam kelompok (tidak ada yang benar atau salah dalam mengungkapkan solusi dari kasus tersebut, namun hal ini bertujuan untuk melihat pemahaman akan kasus, bentuk kerjasama dan bentuk relasi yang dokter biasa lakukan terhadap orang di sekitar dokter), ujian tertulis seputar tentang pengetahuan di psikiatri (misalnya first line treatment, diagnosis psikiatri menurut ICD-11 atau DSM-5, dan kasus umum), lalu dulu pas saya ada ujian menulis esai dalam bahasa Ingris (topiknya selalu berbeda-beda), dan ada tes wawancara (ini biasa ditanya tentang keseharian, tentang bagaimana dokter belajar, ataupun bagaimana cara dokter menghadapi perubahan).

Tips yang mungkin paling berguna adalah:

1. Memperbaiki keterampilan Bahasa Ingris yang dokter miliki, khususnya jika toefl score saat ini masih di bawah 550, karena saat nanti menjalani pendidikan psikiatri, banyak buku-buku literasi dalam bahasa ingris dengan bahasa yang sulit dipahami. (Jika memiliki kemampuan bahasa lain seperti bahasa Jerman, bahasa Prancis, dan lainnya, boleh dituliskan di CV karena kemampuan seperti ini selain mempermudah dalam mempelajari beberapa literasi yang masih ditulis dalam bahasa non ingris juga akan menjadi nilai plus bagi dokter).

2. Beberapa calon pendaftar PPDS memutuskan sekitar 6 bulan hingga 1 tahun bekerja menjadi pekerja magang (dari konsultan di departemen tersebut). Biasanya mereka yang magang akan lebih didahulukan. Selain untuk memperdalam pengetahuan di bidang psikiatri, hal ini akan membuat dokter lebih paham seluk beluk di departemen psikiatri, termasuk jenis tes yang nantinya akan diberikan. Untuk informasi mengenai magang biasanya dokter bisa menanyakan pada teman yang sudah terlebih dahulu magang, atau langsung ke departemen psikiatri universitas yang dituju untuk menanyakan adakah lowongan terkait magang ini.

3. Kegiatan ekstrakulikuler di bidang non kedokteran maupun kedokteran akan menjadi poin plus dari CV dokter, misalnya juara menyanyi sekecamatan, mengarang buku, pemenang lomba masak dan lainnya. Beberapa peserta kadang mengambil dahulu S2 di universitas yang dituju agar menjadi poin plus.

4. Mengetahui jumlah pendaftar dan kuota yang disediakan di tahun ajaran tersebut. Hal ini untuk membantu dokter untuk menentukan apakah saat tersebut merupakan saat yang tepat untuk mendaftar (ini biasa dapat ditanyakan ke staf administrasi departemen psikiatri universitas yang dituju).

5. Jika dokter merupakan kiriman dari universitas, RS, PNS, atau instansi pemerintah. ini juga dapat menjadi poin plus dan lebih diutamakan

6. Jika gagal dalam ujian departemen, sangat boleh untuk meminta masukan terkait introspeksi diri (jika di FKUI biasanya dapat meminta waktu ke KPS Sp1). Hal ini akan dianggap sebagai bagian dari pengembangan diri, termasuk biasanya mendapatkan masukkan apakah jurusan yang dipilih sudah sesuai.

 

Sekian yang mungkin dapat saya bagikan dari pengalaman saya. Semoga membantu dan sukses ya dok untuk ujiannya.