Pasien laki-laki usia 43 tahun dengan keluhan sering terbangun di malam hari dan sulit untuk tidur kembali - Diskusi Dokter

general_alomedika

Dok, mohon konsul jika ada pasien pria, 43 th, yg mengeluhkan sering terbangun di malam hari lalu tidak bisa tidur kembali, td 160/80, penggunaan laptop...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien laki-laki usia 43 tahun dengan keluhan sering terbangun di malam hari dan sulit untuk tidur kembali

    Dibalas 09 Juni 2020, 09:12

    Dok, mohon konsul jika ada pasien pria, 43 th, yg mengeluhkan sering terbangun di malam hari lalu tidak bisa tidur kembali, td 160/80, penggunaan laptop terakhir sekitar pukul 17.00 bagaimana penanganan yg sebaiknya kami lakukan sbg dokter di faskes pertama? 

08 Juni 2020, 15:06
Dibuat 08 Juni 2020, 14:40

Dok, mohon konsul jika ada pasien pria, 43 th, yg mengeluhkan sering terbangun di malam hari lalu tidak bisa tidur kembali, td 160/80, penggunaan laptop terakhir sekitar pukul 17.00 bagaimana penanganan yg sebaiknya kami lakukan sbg dokter di faskes pertama? 

Berarti termasuk insomnia mid..Sering berhubungan dengan kecemasan atau mungkin mimpi buruk. Sudah berapa lama terjadinya?

Saran saya motivasi sleep hygene yang baik. Trus eksplor ada kondisi psikologi yang mendasari?atau terbangun karena apa?

Baru masuk ke obat-obat sedatif. Tapi kalau2 mggu dengan obat tidak membaik, saran saya rujuk
08 Juni 2020, 15:11
Baru 3 hari dok, sudah saya jelaskan dok terkait sleep hygienenya, dia terbangun tiba-tiba kadang karena suara klakson yg agak keras, kadang jg tidak. Untuk mslh stress, dia tidak sedang cemas akan sesuatu dok. Maaf dok jika seandainya suatu saat dia kontrol lagi ke saya dan keluhan blm membaik berarti di faskes primer boleh ya meresepkan obat sedatif?
08 Juni 2020, 15:26
Berarti termasuk insomnia mid..Sering berhubungan dengan kecemasan atau mungkin mimpi buruk. Sudah berapa lama terjadinya?

Saran saya motivasi sleep hygene yang baik. Trus eksplor ada kondisi psikologi yang mendasari?atau terbangun karena apa?

Baru masuk ke obat-obat sedatif. Tapi kalau2 mggu dengan obat tidak membaik, saran saya rujuk
08 Juni 2020, 16:42
08 Juni 2020, 15:11
Baru 3 hari dok, sudah saya jelaskan dok terkait sleep hygienenya, dia terbangun tiba-tiba kadang karena suara klakson yg agak keras, kadang jg tidak. Untuk mslh stress, dia tidak sedang cemas akan sesuatu dok. Maaf dok jika seandainya suatu saat dia kontrol lagi ke saya dan keluhan blm membaik berarti di faskes primer boleh ya meresepkan obat sedatif?
Bisa.... tapi sambil perbaikin sleep hygene. Kalo nggak akan tergantung. Maksimal buat 2 minggu
08 Juni 2020, 23:12
dr. Ade Wijaya SpN
dr. Ade Wijaya SpN
Dokter Spesialis Saraf
Kesulitan mempertahankan tidur termasuk salah satu gejala insomnia. Kunci pengobatan insomnia adalah identifikasi penyebab dan kemudian treating that underlying condition, selain itu penting pula memperhatikan sleep hygiene dan bisa pengobatan metode CBT. Jika semua metode itu tidak berhasil dapat dipertimbangkan medikamentosa golongan non benzodiazepine seperi zolpidem 
09 Juni 2020, 07:55
Baik dok, terima kasih 
09 Juni 2020, 09:12
Alo Dok,
Sepertinya karena kurang tidur jadi 'stres' ya dok sehingga tekanan sistole-nya tinggi ya dok.
Setuju dok utk selalu menawarkan opsi sleep hygiene terlebih dahulu. Pastikan OS juga tdk menggunakan hp sblm tidur krn hal ini juga akan menganggu persiapan tidur dok, bisa coba pakai aromaterapi atau gunakan musik pengantar tidur (misalnya musik jazz)

Jika hal tsb sudah dilakukan, mungkin bisa beri memberikan diazepam atau lorazepam 1 tablet sebelum tidur (biasanya yg ada di puskesmas atau faskes primer diazepam oral). Peresepan masih memungkinkan dok krn kompetensi dokter dalam menangani insomnia dalam level 4A.