Resep online untuk kasus keputihan - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo Dokter,Ingin menanyakan dok, ada user wanita usia 28 tahun, sudah menikah aktif secara seksual, yang konsultasi secara online terkait keputihan yang...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Resep online untuk kasus keputihan

    23 Oktober 2020, 10:07

    Alo Dokter,

    Ingin menanyakan dok, ada user wanita usia 28 tahun, sudah menikah aktif secara seksual, yang konsultasi secara online terkait keputihan yang sudah dialaminya selama 1 minggu.

    Dari anamnesis keputihan dirasakan terus menerus dan terasa sangat gatal. Sekret diakui user berwarna putih kekuningan. Padahal dia mengaku rutin mencuci area kewanitaannya dengan sabun khusus dan tidak melakukan perilaku seksual menyimpang. Untuk buang air kecil tidak ada keluhan. Demam disangkal.

    Di rumah user belum menggunakan obat apapun saat ini. Hanya bila terasa sangat gatal user menggunakan air hangat membasuh area kewanitaanya. Gatal hilang namun muncul kembali.

    3 bulan lalu user pernah mengalami keluhan serupa dan diberikan obat oleh spesialis kandungan yang memeriksa secara langsung obat yang dimasukkan ke dalam vagina. Keluhan membaik

    Menurut dokter sejawat sekalian, untuk kasus keputihan di atas sebaiknya diberikan terapi simptomatis saja lalu dirujuk ke dokter spesialis untuk pemeriksaan sekret vagina guna terapi definitif atau bisa diberikan terapi anti jamur/anti bakteri secara langsung ya dok? Mohon masukannya ya dok

23 Oktober 2020, 10:55

Alo dr. Rara

Izin ikut berdiskusi dok🙏🏻
Untuk keputihan dalam standard kompetensi dokter umum adalah 4A  jadi Dokter umum dapat memberikan terapi definitifnya. Tetapi untuk memberikan terapi definitf diperlukan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan sekret vagina untuk dapat mengetahui penyebabnya karena jamur, bakteri ataupun yang lainnya. 
Jika sudah jelas penyebabnya dapat diberikan terapi definitif tetapi juga sudah diberikan terapi definitif dan belum membaik, maka selanjutnya lebih baik dirujuk ke dokter spesialis untuk pemeriksaan dan tatalaksana lanjutannya.

Berikut tautan yang saya baca dok, jika ada sejawat yang ingin menambahkan silakan. CMIIW:

http://www.kki.go.id/assets/data/arsip/SKDI_Perkonsil,_11_maret_13.pdf
https://www.alomedika.com/penyakit/obstetrik-dan-ginekologi/leukorrhea

 

23 Oktober 2020, 12:44
Alo dr. Rara!Izin berdiskusi ya dok, menyambung dari yang disampaikan oleh dr. Retma bahwa kasus leukoria termasuk kompetensi dokter umum, namun sebagaimana disebut kalau untuk menegakkan diagnosis, dibutuhkan pemeriksaan penunjang.Apabila memang anamnesis yang didapat sudah khas terhadap masing-masing penyebab, terlebih user memiliki riwayat serupa. Maka, bisa saja dok untuk diresepkan terapi simptomatik dan definitif, tidak lupa ditekankan tindakan pencegahan maupun sisi non-medikamentosa agar tidak rekuren.Selain itu, diingatkan juga mengenai jangka waktu pemakaian obat dan tanda bahaya dari keluhan, supaya user bisa melakukan identifikasi mandiri terhadap kondisi yang memerlukan tindakan medis secara langsung.