Apakah mengonsumsi metformin dapat menyebabkan kerontokan? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Dok, ijin share pertanyaan. Ada pasien yg mengaku sejak mengonsumsi metformin 500mg 2x sehari rambutnya jd rontok lebih banyak. Apakah ada pengaruhnya antara...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Apakah mengonsumsi metformin dapat menyebabkan kerontokan?

    02 September 2019, 10:44
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Gigi

    Dok, ijin share pertanyaan. Ada pasien yg mengaku sejak mengonsumsi metformin 500mg 2x sehari rambutnya jd rontok lebih banyak. Apakah ada pengaruhnya antara metformin dan kerontokan rambut dan bagaimana cara mengatasi? Karena pasien pcos dan disarankan untuk konsumsi metformin oleh sp.og. terimakasih sebelumnya.

02 September 2019, 12:01

Alo Dok,

Kemungkinan besar kerontokan disebabkan oleh hal lain dok, sebelumnya pernah dibahas mengenai kerontokan rambut: https://www.alomedika.com/komunitas/topic/kerontokan-rambut Karena pada beberapa jurnal yang saya baca, pemberian metformin justru akan mengurangi terjadinya kerontokan/alopesia.

Berikut referensinya: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5105565/

https://pdfs.semanticscholar.org/0375/dcc5b05fefc572aa339f2c59846ed2d04361.pdf

 

 

02 September 2019, 13:57
Anonymous
Anonymous
Dokter Gigi
Baik dok terimakasih sharing nya
02 September 2019, 13:51
Izin Dok,  bisa jadi rambut rontok yang dialami pasien justru efek dari PCOS yang dialaminya Dok,  setuju dengan dokter Pika,  metformin sendiri seharusnya membantu mengurangi gejala rambut rontok. Mungkin bisa coba digali lebih lanjut terkait penyebab rambut rontok ini ya Dok. 
02 September 2019, 13:58
Anonymous
Anonymous
Dokter Gigi
Sebelumnya sudah rontok dok rambut pasiennya, tapi setelah minum metformin makin banyak. Jd kemungkinan seharusnya metformin tdk memperparah kerontokan ya? Terimakaasih dok
02 September 2019, 14:02
Boleh anjurkan kontrol ulang Dok,  bisa saja PCOS tidak merespon baik penggunaan metformin. 
02 September 2019, 14:29
Anonymous
Anonymous
Dokter Gigi
Iya sebaiknya kembali ke sp.og yg bersangkutan ya dok