Pemberian Metformin pada Sindrom ovarium polikistik (PCOS) - Diskusi Dokter

general_alomedika

Dear TS, Mohon inputnya. Saya ingin menanyakan mengenai pemberian metformin pada kasus PCOS (Polycystic Ovary Syndrome). Apakah ada guideline dosis untuk...

Diskusi Dokter

  • Pemberian Metformin pada Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

  • Dear TS,

    Mohon inputnya. Saya ingin menanyakan mengenai pemberian metformin pada kasus PCOS (Polycystic Ovary Syndrome). Apakah ada guideline dosis untuk pemberian obat ini pada kasus tersebut? Dan apakah ada kontraindikasi khusus yang menyebabkan kita tidak boleh memberikan metformin pada pasien PCOS?

    Atas bantuannya, btk. 

    Dear dr. Ririn,

     

    Satuan tugas perhimpuan edokrin, telah mengembangkan guideline terbaru untuk penatalaksanaan PCOS. Guideline ini dipublikasikan pada Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, pada 24 Oktober, dan bertujuan untuk membantu dokter dan pasien untuk memahami kondisi klinis yang kompleks dan memiliki gejala beraneka ragam.

    Berdasarkan guideline ini, Perhmpunan Endokrin menyarankan therapi dengan kontrasepsi hormone sebagai terapi awal pada ketidakteraturan periode menstruasi dan hirsutisme/acne. Olahraga yang teratur direkomendasikan untuk mengendalikan berat badan baik dikombinasikan dengan diet rendah kalori.

    Satgas Perhimpunan Endokrin menentang penggunaan metformin sebagai therapi awal kasus PCOS, tetapi pemberian metformin direkomendasikan pada wanita yang mengalami PCOS dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 atau keadaan toleransi glukosa terganggu yang penanganannya tidak optimal dengan olahraga dan penurunan BB. Pemberian Metformin direkomendasikan pada wanita yang tidak dapat menjalankan penanganan dengan kontrasepsi hormone. Untuk kasus infertiliitas, disarankan untuk pemberian Clomiphene Citrate sebagai terapi awal. Pada wanita yang sedang menjalani program inseminasi, guideline ini menyarankan pemberikan metformin sebagai terapi tambahan untuk mencegah hiperstimulasi ovarium.

    Hai dr Ririn,

    Boleh menambahkan sedikit, kalau dari yang Saya baca kebanyakan studi dan penelitian awal yang dilakukan mengenai penatalaksanaan PCOS dengan metformin merupakan penelitian observasional atau dengan jumlah sampel yang kecil, sehingga kesimpulan yang didapat adalah bahwa metformin akan menurunkan level hormon androgen lebih baik daripada plasebo dan juga akan mengembalikan keteraturan siklus mens dan ovulasi. Berbeda dengan penelitian yang lebih baru dengan jumlah sampel yang lebih besar, hasil yang didapatkan justru bertolak belakang, sehingga tidak mendukung hasil penelitian awal.

    Setahu saya belum ada rekomendasi guidelines atau konsensus khusus untuk  dosis dan durasi pemberian terapi metformin pada kasus-kasus PCOS.

    Setuju dengan informasi dari dr Ruth di atas, kalau terapi metformin dapat diberikan untuk pasien-pasien PCOS tertentu, seperti pasien PCOS dengan obesitas (terapi kombinasi dengan clomifen sitrat); pasien PCOS dengan resistensi clomifen sitrat; pasien PCOS dengan toleransi glukosa terganggu atau dengan Diabetes mellitus tipe II 

    Sementara untuk jangka panjangnya, masih diperlukan penelitian dan pembuktian lebih lanjut untuk efek penurunan kejadian diabetes pada kelompok dengan risiko tinggi dan juga efek perbaikan/peningkatan parameter metabolik pada pasien PCOS. 

    Terapi yang terpenting untuk pasien-pasien PCOS masih dengan perubahan polahidup/lifestyle dengan pengaturan pola makan yang baik dan olahraga

    Terima kasih 

     

    Dasar dari pemberian metformin pada penderita PCOS adalah karena adanya resistensi insulin. Resistensi insulin ini harus dibuktikan dengan pemeriksaan laboratoirum. untuk mengukur resistensi insulin kita mengggunakan HOMA-IR. jika IR>2,5 maka terapi metformin diindikasikan. metode pemberian banyak cara. ada yang low dose dilanjutakan high dose (tergantung IR yang terjadi).