Pasien dengan nyeri punggung bawah di faskes primer - Saraf Ask the Expert - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dr. Ade Wijaya, Sp.SMohon bertanya dok. Di fasilitas kesehatan primer, kapankah seorang pasien dengan low back pain perlu dirujuk ke fasilitas lebih...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien dengan nyeri punggung bawah di faskes primer - Saraf Ask the Expert

    Dibalas 07 Juni 2022, 10:21
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dr. Ade Wijaya, Sp.S

    Mohon bertanya dok. Di fasilitas kesehatan primer, kapankah seorang pasien dengan low back pain perlu dirujuk ke fasilitas lebih lanjut? Dan bagaimanakah cara membedakan apakah low back pain yang dialami disebabkan oleh masalah saraf atau masalah orthopedi? Terima kasih dok.

07 Juni 2022, 10:21
dr. Ade Wijaya SpN
dr. Ade Wijaya SpN
Dokter Spesialis Saraf

Alo dr. Anonimus 

 

Terima kasih untuk pertanyaannya. 

 

Secara umum; indikasi merujuk apabila terdapat tanda-tanda/gejala tertentu yang perlu diwaspadai pada pasien seperti: 

1. Onset nyeri pada lansia > 65 tahun

2. Riwayat penggunaan kortikosteroid jangka panjang

3. Adanya riwayat cedera / trauma yang berat

4. Riwayat keganasan / berat badan turun tanpa sebab yang jelas

5.  Demam

6. Pasien dengan imunitas menurun seperti pasien HIV

7. Nyeri lebih berat saat istirahat/berbaring di malam hari

8. Pengguna narkoba suntik

7. Baru menjalani operasi area punggung bawah / tulang belakang

8. Ada gangguan BAB/BAK

9. Kesemutan / baal / kebas di area perineum

10. Nyeri sangat hebat / progresif memberat

11. Tidak membaik dengan tatalaksana primer di faskes primer selama 3 bulan. 

 

 

Untuk membedakan nyeri saraf dengan nyeri muskuloskeletal lain adalah: 

1. Adanya nyeri menjalar ke tungkai disertai kebas / kesemutan (dermatomal). Nyeri biasanya seperti panas menjalar atau seperti tersetrum.

2. Adanya defisit motorik seperti drop foot

3. Kebas / kesemutan di daerah perineum, atau disertai gangguan BAB/BAK

4. Sering keram pada ekstremitas bawah.

5. Klaudikasio neurogenik; dimana keluhan2 diatas muncul setelah pasien berjalan jauh.

6. Pemeriksaan fisik: ditemukan adanya tanda SLR +; kelemahan motorik; sensorik dermatomal, 

 

Kira2 demikian. Semoga membantu

Terima kasih.

 

Referensi: 

Almeida, D. C., & Kraychete, D. C. (2017). Low back pain-a diagnostic approach. Revista Dor18, 173-177.