Pasien laki-laki usia 42 tahun dengan Carpal Tunnel Syndrome - Saraf Ask The Expert - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dr. Ade SpS, pasien neuropati akibat CTS, apakah modalitas obat di faskes 1 hanya vitamin B? Pasien muda laki-laki, usia 42 tahun mengeluh kebas dan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien laki-laki usia 42 tahun dengan Carpal Tunnel Syndrome - Saraf Ask The Expert

    Dibalas 07 Juli 2021, 08:32

    Alo dr. Ade SpS, pasien neuropati akibat CTS, apakah modalitas obat di faskes 1 hanya vitamin B? Pasien muda laki-laki, usia 42 tahun mengeluh kebas dan sesemutan pada kedua tangan, terutama tangan kanan, sudah selama 2 tahunan. Sudah dirujuk ke spesialis saraf dan didiagnosis CTS.

    Terimakasih

14 Juni 2021, 11:11
dr. Ade Wijaya SpN
dr. Ade Wijaya SpN
Dokter Spesialis Saraf

Alo dr. Hudiyati Agustini, 

 

Penatalaksanaan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) di faskes primer antara lain:

 

1. Tatalaksana non farmakologis seperti memperhatikan posisi ergonomis saat bekerja, hindari fleksi/ekstensi pergelangan yang repetitif, kurangi berat badan, pemakaian brace pergelangan tangan saat aktivitas untuk membatasi mobilisasi sendi.

 

2. Tatalaksana farmakologis yang dapat diberikan adalah steroid oral (prenison 20 mg / hari) selama 10-14 hari. Pemberian vitamin B, NSAIDs, maupun gabapentin, serta diuretik tidak terbukti bermanfaat berdasarkan hasil studi. 

 

Jika keluhan tidak membaik dengan modalitas terapi tersebut, maka sebaiknya pasien dirujuk ke dokter spesialis saraf. 

 

Terima kasih. 

 

 

Referensi: 

1. Nazarieh M, Hakakzadeh A, Ghannadi S, Maleklou F, Tavakol Z, Alizadeh Z. Non-Surgical Management and Post-Surgical Rehabilitation of Carpal Tunnel Syndrome: An Algorithmic Approach and Practical Guideline. Asian Journal of Sports Medicine. 2020 Sep 30;11(3).

2. Wipperman J, Goerl K. Carpal Tunnel Syndrome: Diagnosis and Management. Am Fam Physician. 2016 Dec 15;94(12):993-999. PMID: 28075090.

14 Juni 2021, 12:27

oh.. baik dokter Ade.. terimakasih banyak

14 Juni 2021, 15:41
dr.NANANG OERIPTO
dr.NANANG OERIPTO
Dokter Umum - Kecantikan
Mojom ijin tanya....di rujuk ke spesialis syaraf.....apa yand di lakukan oleh dr.spesialis syaraf.terimakasih.
14 Juni 2021, 15:44
dr. Ade Wijaya SpN
dr. Ade Wijaya SpN
Dokter Spesialis Saraf
Alo dr. Nanang. 


Dokter spesialis saraf akan melakukan pemeriksaan kecepatan hantar saraf untuk memastikan diagnosis dan menentukan gradingnya. Juga diagnosis bisa dibantu dengan USG. 


Kemudian ditentukan langkah pengobatan sesuai grading tersebut. Jika grade ringan bisa dicoba dg obat / fisioterapi / injeksi steroid lokal di area entrapment. 


Jika grade moderate severe juga bisa dilakukan injeksi atau dirujuk untuk operasi release entrapment. 


Terima kasih. 

06 Juli 2021, 18:20
14 Juni 2021, 15:44
Alo dr. Nanang. 


Dokter spesialis saraf akan melakukan pemeriksaan kecepatan hantar saraf untuk memastikan diagnosis dan menentukan gradingnya. Juga diagnosis bisa dibantu dengan USG. 


Kemudian ditentukan langkah pengobatan sesuai grading tersebut. Jika grade ringan bisa dicoba dg obat / fisioterapi / injeksi steroid lokal di area entrapment. 


Jika grade moderate severe juga bisa dilakukan injeksi atau dirujuk untuk operasi release entrapment. 


Terima kasih. 

Malam dokter, 

Izin bertanya dok, kalau pasiennya punya riwayat hipertensi, dan tensi sekarang 150/90, apa boleh diberikan steroid dok?

Terima kasih dokter 🙏

07 Juli 2021, 08:32
dr. Ade Wijaya SpN
dr. Ade Wijaya SpN
Dokter Spesialis Saraf

Alo dr. Fahmi Rosyadi,

 

Boleh dok, karena pemberian kortikosteroidnya juga hanya jangka pendek. 

Juga sebaiknya dilakukan monitoring dan tatalaksana untuk hipertensi tersebut.

 

Terima kasih.