Pasien wanita usia 52 tahun dengan keluhan terasa kedutan pada kelopak mata atas dan bawah sejak sebulan yang lalu - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dok. Izin konsul.Seoranf pasien wanita 52th, dengan keluhan kedutan pada kelopak mata atas dan bawah mata kanan sejak sebulan yang lalu. Kedutan 2-3 x...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien wanita usia 52 tahun dengan keluhan terasa kedutan pada kelopak mata atas dan bawah sejak sebulan yang lalu

    08 September 2020, 17:39

    Alo dok. Izin konsul.

    Seoranf pasien wanita 52th, dengan keluhan kedutan pada kelopak mata atas dan bawah mata kanan sejak sebulan yang lalu. Kedutan 2-3 x sehari. Saat kedutan pada mata membuat mata berkedip dan pipi kanan terasa kebas. Wajah simetris. Pasien sdh berobat dan mendapatkan neurobion Forte,telah habis diminum satu keping namun blm ada perbaika.Apakah ini dystonia,dok? Bagaimana tatalaksana dan edukasinya? Terimakasih dok

08 September 2020, 19:21
08 September 2020, 17:39

Alo dok. Izin konsul.

Seoranf pasien wanita 52th, dengan keluhan kedutan pada kelopak mata atas dan bawah mata kanan sejak sebulan yang lalu. Kedutan 2-3 x sehari. Saat kedutan pada mata membuat mata berkedip dan pipi kanan terasa kebas. Wajah simetris. Pasien sdh berobat dan mendapatkan neurobion Forte,telah habis diminum satu keping namun blm ada perbaika.Apakah ini dystonia,dok? Bagaimana tatalaksana dan edukasinya? Terimakasih dok

Alo dr. Indria,

Terkait adanya gejala kebas pada tubuh sesisi dan usia sudah lebih dari 50 tahun, apakah kemungkinan lain sudah ditapis dok? Misalkan riwayat hipertensi, darah tinggi, kolesterol, stroke ataupun riwayat keluhan yang sama sebelumnya.

Pada kasus yang dokter berikan mengarah pada fokal distonia ya dok. Apabila unilateral bisa merupakan myokymia kelopak mata. Rerata kasus ini dikatakan bisa sembuh sendiri, namun pada kasus yang berat, diperlukan adanya penanganan khusus, misalkan dengan Botox. Hal ini lebih baik dikonsultasikan juga pada sejawat dokter mata/saraf ya dok.

Myokymia kelopak mata juga bisa menjadi prekursor pada blefarospasme, spasme hemifasial serta beberapa kondisi lainnya. 

Edukasi suportif yang bisa diberikan yaitu menjaga pola asupan makan (hindari alkohol) dan hindari aktivitas berat.

Berikut referensi yang dokter bisa lihat https://emedicine.medscape.com/article/1213160-overview#a4
09 September 2020, 10:08
Terimakasih sharing ilmu nya,dok
09 September 2020, 10:19
dr. Ade Wijaya SpS
dr. Ade Wijaya SpS
Dokter Spesialis Saraf
iya sudah setuju dengan dr Reynaldi. Jika keluhan menetap/memberat silahkan rujuk ke dokter spesialis saraf ya untuk dilakukan evaluasi seperti MRI CISS untuk melihat adanya kompresi saraf dan kemungkinan pemberian obat khusus, injeksi botox atau microvascular decompression