Pasien laki-laki usia 55 tahun dengan Cervical Root Syndrome (CRS) apakah tepat jika diberi pemaiakan collar neck - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodok, Izin konsultasiLaki laki 55 tahun konsul online mengeluh tiba-tiba lengan kiri Sama sekali tidak bisa diangkat kemarin namun sudah lebih membaik Hari...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien laki-laki usia 55 tahun dengan Cervical Root Syndrome (CRS) apakah tepat jika diberi pemaiakan collar neck

    22 November 2020, 05:15

    Alodok, Izin konsultasi

    Laki laki 55 tahun konsul online mengeluh tiba-tiba lengan kiri Sama sekali tidak bisa diangkat kemarin namun sudah lebih membaik Hari ini. kelemahan disertai Nyeri terasa seperti menjalar Dan jika diangkat terasa seperti tertarik. Skala nyeri 4/10.Keluhan lain seperti kelemahan tungkai atas bagian Kanan Dan tungkai bawah Di sangkal. bicara pelo disangkal.

    Riwayat pekerjaan sebagai guru, sangat jarang/ hampir tidak pernah mengangkat benda berat. Rw kebiasaan olahraga keras disangkal.

    Rpd: kolesistititis, hiperkolesterol (+) HT (-) DM (-) Maag (-) Rpk: (-) RW 

    Pemeriksaan fisik: Tidak dilakukan. 

    Pemeriksaan penunjang (seminggu sebelumnya kebetulan kontrol untuk hiperkolesterol)

    Asam urat 5.5,

    kolesterol total 245

    HDL 45

    LDL 100

    Tg 145

    1. Menurut TS, diagnosis Dan terapi apa Yang untuk Kasus ini ?

    2. Apa faktor risiko kasus ini?

    3. Bagaimana rekomendasi penggunaan collar neck Yang baik? Durasi sepanjang Hari, bagaimana pada saat tidur APA perlu dilepas? Perlu bantal khusus? 

    BTK Coll

23 November 2020, 08:44

ALo dr. Putu, 

Mencoba berdiskusi untuk kasus ini, 

1. Berdasarkan data yang dokter berikan sepertinya ada kemungkinan kearah Monoparesis ekstremitas atas tanpa adanya riwayat trauma.

Diagnosis banding yang perlu dipikirkan adalah adanya kompresi neuropati seperti radial nerve palsy  yaitu kompresi lokal atau kompresi pada pleksus brakialis, atau kompresi pada saraf spinalis. Assesmen awal dapat menunjukkan dimana kompresi ini berada. 

2. Faktor risiko sentral jarang ditemupan pada moniparesis, akan tetapi stroke iskemik maupun stroke hemoragik maupun tumor dapat dipikirikan. 

3. Penggunaan c-colar diperuntukan untuk menjaga stabilisasi c-spine pada kasus trauma (dimana pada kasus ini tidak ada kasus trauma). Penggunaan c-collar pun saat ini dinilai kontroversial. Belum banyak data/studi yang menilai keuntungan dan keamanan penggunaan c-collar. Beberapa studi malah menunjukan kebalikannya beberapa komplikasi seperi penumonia aspirasi, pressure sore, rasa tidak nyaman, dan nyeri. Beberapa negara tidak lagi menggunakan c-collar pada keadaan pre-hospital. 

 

Anda bisa membaca studi mengenai c-collar di bagian penatalaksanaan artikel panjang Spinal Cord Injury:

https://www.alomedika.com/penyakit/neurologi/spinal-cord-injury/penatalaksanaan