Bolehkah Dokter Menolak Pasien? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo sejawat semua! Sudah tau belum kapan dokter boleh dan tidak boleh menolak pasien? Yuk baca di...

Diskusi Dokter

21 Februari 2019, 22:30
Thanks buat share ilmunya
21 Februari 2019, 22:30
Thanks buat share ilmunya
21 Februari 2019, 22:30
Thanks buat share ilmunya
21 Februari 2019, 22:30
Thanks buat share ilmunya
21 Februari 2019, 23:47
Terima kasih untuk informasinya dok. 
22 Februari 2019, 04:48
Thank you for sharing
22 Februari 2019, 05:47
Sangat bermanfaat. 
Apalagi di daerah yang minim dokter, kondisi pasien yang sangat banyak juga beresiko mengganggu kehidupan privasi dan pribadi dok. 
22 Februari 2019, 06:08
dr. Taufik Rahman SpOG
dr. Taufik Rahman SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Alodokter..
Terimakasih buat share nya..
22 Februari 2019, 11:16
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Terimakasih atas sharingnya dokter...namun ada yang ingin saya tanyakan hal ini berkaitan erat dengan profesi saya sebagai seorang bedah plastik.. bagaimana jika menghadapi pasien yang tidak realistis? Yang obsesif dengan penampilan dirinya? Sebagai contoh kasus : datang seorang pasien yang sudah mengalami riwayat operasi 3x sebelum minta batuan ke saya, dengan keluhan bekas luka yang jelek yang membuat bibir atasnya tertarik dan tidak percaya diri...akan tetapi beliau meminta agar bisa kembali bemtuk bibirnya seperti sediakala sebelum dioperasi pertama kali...hal ini jelas TIDAK MUNGKIN, mengingat kekuatan regangan kulit hanya kembali maksimal 80% dari awal jika pertama kali terluka dan akan terus menurun jika bolak balik dilukai ditempat yang sama...karena pasien tidak bisa menerima penjelasan saya dan tetap ingin 'sempurna' seperti dulu akhirnya saya memilih untuk tidak mengerjakan pasien ini jika ia tidak mau tandatangan informed consent akan hasil akhir yang bisa jadi lebih baik atau lebih buruk tidak sesuai dengan harapannya..entah darimana pasien mendapat nomor hp saya dan saya sangat tidak nyaman bolak balik 'diintimidasi' untuk operasi beliau lewat wa..akhirnya saya operasi juga...nah seperti dugaan saya..saat kontrol pasien masih tetap mengeluh dan mencari2 masalah lainnya seperti 'kenapa masih bengkak, kenapa miring sebelah dll' padahal seperti di foto sebelum operasi kondisi bibirnya sudah miring ke kanan (kemungkinan besar dioperasi sebelumnya ada jaringan mukosa bibir atas yang dibuang dan sisa jaringan ditarik tanpa mempertimbangkan simetrisitas)
Jika anda menjadi saya apakah anda akan menghindari pasien seperti ini? Dan karena tidak ada payung hukum yang melindungi tenaga medis di negara kita apakah kita boleh menolak jenis pasien 'obsesif' seperti ini? Mohon pencerahannya..terimakasih
22 Februari 2019, 13:30
Kasus yang cukup menarik dok, menunggu tanggapan dokter lain, satu satunya payung hukum yang ada cuma dari inform consent saja berarti pada kasus ini ya dok
24 Februari 2019, 17:08
Terimakasih atas masukannya Dok. 
22 Februari 2019, 12:15
22 Februari 2019, 14:26
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
22 Februari 2019, 13:30
Kasus yang cukup menarik dok, menunggu tanggapan dokter lain, satu satunya payung hukum yang ada cuma dari inform consent saja berarti pada kasus ini ya dok
Iya begitulah...dan pasien sempat menolak untuk tandatangan alias tidak kooperatif
25 Februari 2019, 22:24
Maaf dok kalau boleh tahu apa.alasan dokter mau mengoperasi pasien pada akhirnya? Apakah pasien mau tanda tangan inform consent atau dengan deal tertentu?
22 Februari 2019, 16:25
Terima kasih sharingnya, Dok.  Kalau pengalaman saya, saya membantu pasien sebatas apa yg bisa saya lakukan (sesuai kompetensi saya). Setelah itu akan dirujuk ke ahli yg sesuai.
22 Februari 2019, 18:21
Menarik ūüĎć
22 Februari 2019, 18:29
Pembahasan yg sangat menarik dan jarang dibahas....nice sharing dok
22 Februari 2019, 20:13
Menarik sih dok, sepengetahuan saya sih edukasi biar ngerti apa yg bisa kita lakukan dan apa yg enggak :)
25 Februari 2019, 16:50
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
dr.Nova Primadina Sp.BP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Bagaimana jika sudah diedukasi pasien tetap ngotot dan memaksa tetap ingin dioperasi dan hasilnya harus seperti sebelum terjadi kecelakaan? Walaupun ini kompetensi anda misalnya..apakah anda akan mengerjakannya walau tau ekspektasinya pasien itu adalah sesuatu hal yang mustahil?