Berapa dosis vitamin D yang efektif untuk pasien Covid 19 - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo DokterIzin bertanya dokBerdasarkan protokol tatalaksana Covid 19 disebutkan tentang pemberian vitamin D dibagi menjadi 2 yaitu dosis suplementasi 400 -...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Berapa dosis vitamin D yang efektif untuk pasien Covid 19

    16 Juli 2021, 08:22

    Alo Dokter

    Izin bertanya dok

    Berdasarkan protokol tatalaksana Covid 19 disebutkan tentang pemberian vitamin D dibagi menjadi 2 yaitu dosis suplementasi 400 - 1000 IU dan dosis obat 1000 - 5000 IU.

    Dosis berapa yg sebenarnya efektif untuk pasien covid 19? Sedangkan kadar vitamin D tidak diperiksa pada pasien tersebut.

    Apakah dosis 5000 IU memiliki efek samping ke ginjal jika digunakan jangka pendek?

    Terimakasih

16 Juli 2021, 09:19

ALO, Dokter!

Vitamin D memang berperan dalam modulasi sistem imun dan telah terbukti menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan, sehingga digunakan luas juga unutk profilaksis dan terapi COVID-19.

Beberapa studi menyatakan bahwa kadar vitamin D yang rendah berkaitan dengan morbiditas (gejala sedang-berat) dan mortalitas pasien COVID-19.

https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fimmu.2020.01523/full

https://www.researchgate.net/publication/341229994_Patterns_of_COVID-19_Mortality_and_Vitamin_D_An_Indonesian_Study

Oleh karena itu, vitamin D dinilai punya manfaat sebagai profilaksis dan terapi COVID-19. Akan tetapi, hasil studi mengenai vitamin D secara spesifik terhadap COVID-19 masih inkonklusif. Masih diperlukan studi dengan sampel lebih besar dan desain lebih baik lagi untuk memastikan efikasi vitamin D pada COVID-19.

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31826336/

Vitamin D dosis tinggi yang dipakai dalam studi adalah 10.000 IU per hari selama sebulan, lalu dilanjutkan dengan 5.000 IU per hari. 

Namun, sumber lain yaitu iji acak terkontrol dari National Heart, Lung and Blood Institute (NHBLI) menyimpulkan bahwa suplementasi vitamin D3 dosis tinggi tidak memberikan keuntungan yang lebih besar daripada plasebo dalam hal mortalitas pasien dengan defisiensi vitamin D yang sakit kritis. Oleh karena itu, disarankan untuk memberikan suplementasi vitamin D sesuai kebutuhan nutrisi standar harian (600-800 IU)

Jika vitamin D dosis tinggi diberikan, hindari pemberian suplementasi kalsium dalam dosis tinggi agar tidak terjadi hiperkalemia.

16 Juli 2021, 10:17
Baik dok trmksh informasinya