Indikasi SC pada ibu dengan riwayat SC - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter, mohon konsul apa saja indikasi pada bumil dengan riw sectio caesaria yang persalinan nya harus dengan SC lagi?? Lalu kapan atau apa indikasi boleh...

Diskusi Dokter

24 Juni 2019, 09:07
Alo Dok,

Mgkn saya menjawabnya dari kriteria VBAC ya dok. Jika tdk memenuhi maka akan direkomendasikan utk repeat SC. 

Kriteria VBAC: 
-riwayat persalinan SC dgn insisi low tranverse
-pernah persalinan spontan
-tidak ada kelainan pada plasenta
-usia kehamilan sekitar 37 minggu
-presentasi kepala 
-ukuran janin normal (bukan makrosomia)
-tekanan darah normal (tidak ada hipertensi dalam kehamilan)
-ada tanda inpartu

Sementara, VBAC dikontraindikasikan pada kondisi;
-janin letak lintang
-plasenta previa
-riwayat SC dgn insisi klasik
-riwayat miomektomi
-terdapat infeksi genital

Utk lebih lengkapnya, bisa dibaca disini dok: 

https://www.researchgate.net/scientific-contributions/2085116400_Meghan_Labine
http://staff.ui.ac.id/system/files/users/budi.iman/publication/1.34.pdf

Mgkn ada TS Obsgyn yg ingin menambahkan nanti.
24 Juni 2019, 20:32
Thx sharing nya dok
28 Juni 2019, 14:05
Terimakasih atas infonya dok
24 Juni 2019, 09:48
Alodok. Pada dasarnya vbac dpt dilakukan tp harus di rumah sakit dengan observasi. Dan yg dikemukakan dr. Pika sudah cukup tepat ditambah lagi kontraindikasi juga VBAC pada :
letak sungsang, Bekas SC >= 2x, Preeklampsia Berat yg belum inpartu.
Perlu juga diukur tebal scar utk mengetahui layak/ tidaknya VBAC.
Terima kasih
24 Juni 2019, 10:51
Pengukuran tebal scar atau tipisnya dinding rahim mnggunakan pmriksaan USG transvaginal ya dok? Apakah akan slalu dilakukan pda yg VBAC?
01 Juli 2019, 17:16
Terimakasih atas infonya Dok. 
24 Juni 2019, 10:44
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
Dokter Spesialis Kandungan
Alo Dokter!

Setuju dengan pendapat TS obgin di atas.

sebagai tambahan yg kontraindikasi utk vbac antara lain panggul sempit, ketuban pecah dini (karena secara umum di Indonesia tidak dianut induksi pada bekas sc), plasenta previa

Bila tidak ditemukan kontraindikasi, dinilai ketebalan segmen bawah rahim, bila memenuhi syarat baru dinilai skor vbacnya dari flamm geiger atau alamia, bila memenuhi syarat, baru bisa vbac, dengan syarat persalinan harus timbul spontan
24 Juni 2019, 11:12
Terima kasih infonya dokter 🙏🏻
28 Juni 2019, 05:50
dr.Samira
dr.Samira
Dokter Umum
Terimakasih dokter atas ilmunya 🙏🙏
28 Juni 2019, 14:06
Terimakasih atas ilmunya ya Dok. 
28 Juni 2019, 14:16
makasih dok atas sharingnya 
01 Juli 2019, 14:50
Terimakasih sharingnya dok, pengetahuan untuk diri sendiri 😊
24 Juni 2019, 11:27
24 Juni 2019, 10:51
Pengukuran tebal scar atau tipisnya dinding rahim mnggunakan pmriksaan USG transvaginal ya dok? Apakah akan slalu dilakukan pda yg VBAC?
Betul dok. Sebaiknya dilakukan pada TM 2. Tks
24 Juni 2019, 14:09
Turut menyimak diskusinya, sangat menarik
28 Juni 2019, 22:23
dr.Gregorius Tanamas, SpOG
dr.Gregorius Tanamas, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Alo TS

Menambahkan yang sudah disampaikan oleh TS obgyn sebelumnya. Hal yg perlu disampaikan ke pasien adalah mengenai angka keberhasilan VBAC, yaitu sebesar 72-75%. Selain itu risiko terjadinya ruptur uteri sebesar 1% pada sayatan low transverse dan 12% pada sayatan klasik. 
01 Juli 2019, 17:38
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
dr.Reagan Paulus Rintar Aruan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Terimakasih
29 Juni 2019, 07:34
24 Juni 2019, 09:07
Alo Dok,

Mgkn saya menjawabnya dari kriteria VBAC ya dok. Jika tdk memenuhi maka akan direkomendasikan utk repeat SC. 

Kriteria VBAC: 
-riwayat persalinan SC dgn insisi low tranverse
-pernah persalinan spontan
-tidak ada kelainan pada plasenta
-usia kehamilan sekitar 37 minggu
-presentasi kepala 
-ukuran janin normal (bukan makrosomia)
-tekanan darah normal (tidak ada hipertensi dalam kehamilan)
-ada tanda inpartu

Sementara, VBAC dikontraindikasikan pada kondisi;
-janin letak lintang
-plasenta previa
-riwayat SC dgn insisi klasik
-riwayat miomektomi
-terdapat infeksi genital

Utk lebih lengkapnya, bisa dibaca disini dok: 

https://www.researchgate.net/scientific-contributions/2085116400_Meghan_Labine
http://staff.ui.ac.id/system/files/users/budi.iman/publication/1.34.pdf

Mgkn ada TS Obsgyn yg ingin menambahkan nanti.
Bagaimana indikasi jarak antar kehamilan dok? 
29 Juni 2019, 08:14
dr.Gregorius Tanamas, SpOG
dr.Gregorius Tanamas, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Berdasarkan RCOG guideline, interpregnancy interval yg aman adalah 12 bulan untuk VBAC. Namun secara umum jarak kehamilan yg disarankan adalah 2 tahun. 

Mungkin ada masukan lain dari TS obgyn yang lain.
04 Juli 2019, 20:39
29 Juni 2019, 08:14
Berdasarkan RCOG guideline, interpregnancy interval yg aman adalah 12 bulan untuk VBAC. Namun secara umum jarak kehamilan yg disarankan adalah 2 tahun. 

Mungkin ada masukan lain dari TS obgyn yang lain.
Setuju dok. Kita sering menyarankan 2 tahhn untuk memulai kehamilan.