Bagaimana penanganan pasien gejala gagal jantung di faskes primer? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat pagi dok. Izin bertanya. Di faskes primer, fasilitas nya kan terbatas. Sehingga tidak bisa langsung kami cek LDL, EKG, BUN SK,dll Sekaligus.Maka,...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Bagaimana penanganan pasien gejala gagal jantung di faskes primer?

    Dibalas 11 Oktober 2023, 18:29
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Selamat pagi dok. Izin bertanya. Di faskes primer, fasilitas nya kan terbatas. Sehingga tidak bisa langsung kami cek LDL, EKG, BUN SK,dll Sekaligus.

    Maka, apabila ada pasien dengan gejala mengarah ke gagal jantung (Bengkak kaki, sesak ketika aktivitas, mudah lelah, hipertensi resisten, dll), kapan kami obat dahulu dengan furosemid, kapan kami kirim untuk EKG? Kapan pemeriksaan LDL, TG, BUN SK, SGOT, benar benar diperlukan?

    Mengenai treadmill, exercise test, echo, dll butuh rujukan. Sehingga, kapan pasien benar benar perlu dirujuk?

    Mengenai terapi, pilihan terapi gagal jantung ada Candesartan, Captopril, Amlodipine, Furosemide, Bisoprolol, ISDN, Clopidogrel, dan Simvastatin.

    Namun penggunaan nya yang kami masih terkendala. Apakah menunggu ada hipertensi, sehingga mengikuti protokol hipertensi untuk menentukan penggunaan ARB/ACE /CCB /Beta Blocker tersebut?

    Pun dengan simvastatin, apakah menunggu ada peningkatan LDL untuk menjalankan protokol statin?

    Mengenai clopidogrel, ISDN, kapan mulai digunakan?

09 Oktober 2023, 14:35
dr.Naldo Sofian, SpPD
dr.Naldo Sofian, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alo dokter. Izin ikut diskusi. Saya paham betul kendala di FasKes Layanan Primer jika ditemukan kasus gagal jantung. Rujukan wajib dilakukan untuk pasien "acute" coronary syndrome karena potensi komplikasinya serta, sekalipun tidak dilakukan pemasangan stent oleh karena berbagai alasan, sebaiknya pasien mendapat terapi heparin. Untuk gagal jantung akut, jika sejawat yakin penyebabnya bukan karena acute coronary syndrome berdasarkan anamnesis, terapi awal gagal jantung dapat saja dilakukan di faskes Primer dengan persetujuan keluarga. Namun tetap perlu dirujuk jika disertai hiperglikemia krisis karena insulin menjadi wajib. Pemeriksaan penunjang sederhana yang dapat dilakukan di sana sebaiknya minimal urinalisis karena keberadaan protein, keton, gula, dan berat jenis menggambarkan derajat dehidrasi maupun kerusakan pembuluh darah yang timbul dan dapat menjadi indikasi rujukan. Perihal fungsi ginjal sendiri bs digambarkan dari sana secara kasar, disertai pengukuran jumlah urine dalam periode waktu tertentu. Demikian yang bisa saya sarankan. Terima kasih. Smoga pasiennya aman. Mungkin ada tambahan saran dari sejawat lainnya.
09 Oktober 2023, 07:48

ALO Dokter, sepengetahuan saya harus segera dirujuk untuk pemeriksaan echo, tidak menunggu gejala parah. CMIIW

Terapi medikamentosa terdiri dari diuretik, inhibitor sistem renin-angiotensin, beta-bloker, antagonis reseptor mineralokortikoid, dan agen inotropik. Referensi: https://www.alomedika.com/penyakit/kardiologi/gagal-jantung/penatalaksanaan

11 Oktober 2023, 18:29
dr. Putu Gizha Satrya Gautama M, SpPD
dr. Putu Gizha Satrya Gautama M, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alo dokter.
Pada kasus dimana diagnosa pasien masih belum jelas ditambah ketersediaan pemeriksaan penunjang yang minim, saya sarankan untuk segera merujuk pasien ke faskes yang lebih tinggi, apalagi jika pasien disertai tanda akut yang mengganggu stabilitas hemodinamik pasien. Hal ini tentunya demi kepentingan dan keselamatan pasien juga.


Namun jika pasien dalam keadaan stabil dan atau perujukan ke faskes yang lebih tinggi tidak bisa dilakukan segera, pemberian obat-obatan yang bersifat simptomatik sesuai indikasi dapat dicoba. Misal pasien memilik keluhan sesak, kaki bengkak, tekanan darah tinggi; pemberian antihipertensi dan diuretik seperti furosemid menurut saya masih bisa diberi sambil kita melakukan evaluasi dan menunggu pemeriksaan definitif.


Untuk peran faskes primes ke pasien gagal jantung, mungkin tidak banyak ya dok. Mengingat pasien gagal jantung idealnya memerlukan kombinasi banyak obat dan banyak pemeriksaan penunjang secara berkala. Tentunya hal ini tidak tersedia di faskes primer dan membebani biaya pelayan kesehatan jika ditangani di faskes primer.