Anamnesis Mengenai Riwayat Pengobatan Pasien Sebelumnya - Diskusi Dokter

general_alomedika

Anamnesis merupakan hal yang sangat penting dilakukan baik pada konsultasi langsung maupun konsultasi online. Bahkan anamnesis yang mumpuni dikatakan dapat...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Anamnesis Mengenai Riwayat Pengobatan Pasien Sebelumnya

    27 April 2020, 11:55

    Anamnesis merupakan hal yang sangat penting dilakukan baik pada konsultasi langsung maupun konsultasi online. Bahkan anamnesis yang mumpuni dikatakan dapat memenuhi 70% untuk menegakkan sebuah diagnosis. Pada konsultasi online, anamnesis yang baik terutama ditujukan untuk menyingkirkan adanya kondisi bahaya yang mungkin ada pada user juga untuk menggali informasi yang diperlukan agar nantinya edukasi yang diberikan relevan dan aman untuk user. 


    Saat ini Chat Bersama Dokter telah mengembangkan fitur e prescription yang diharapkan dapat memudahkan dokter untuk memberikan terapi sementara pada kondisi yang memang memiliki indikasi (peresepan rasional). Salah satu anamnesis yang sangat penting untuk ditanyakan demi tercapainya peresepan yang rasional adalah mengenai riwayat pengobatan pasien sebelumnya. Karena bila tidak, hal-hal negatif dapat timbul dari pemberian terapi seperti pemberian obat ganda (nama berbeda namun fungsi sama), interaksi obat yang tidak diinginkan serta pengulangan pengobatan yang mana tentunya hal ini dapat membahayakan kondisi user. Berikut artikel yang menggambarkan pentingnya menanyakan riwayat pengobatan pada user:


    https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2723207/


    Sehingga sangat penting saat Dokter akan memberikan edukasi terutama terkait pemberian obat-obatan untuk menanyakan riwayat pengobatan sebelumnya yang telah didapatkan pasien baik dari dokter maupun apabila pasien membeli obat-obatan sendiri. Tentunya juga tetap menanyakan pertanyaan penyaring lainnya (riwayat alergi, hamil/menyusui, efek samping dsb) sehingga terapi yang Dokter berikan adalah terapi terbaik dan tidak membahayakan bagi pasien juga bagi Dokter yang bertanggung jawab atas pengobatan yang Dokter berikan.


    Bagaimana pendapat sejawat sekalian mengenai hal ini?

27 April 2020, 12:35
Terima kasih atas sharing-ya dok Rara.. setuju sekali Dok, dalam pemberian obat baik di praktik sehari-hari maupun konsultasi online penting untuk menanyakan riwayat konsumsi obat sebelumnya. Saya sependapat dengan Dokter, gunanya tentu demi keamanan pasien dan juga bagi dokter yang memberikan, serta juga agar tercapai tujuan dan manfaat dari pengobatan tersebut.
27 April 2020, 19:01
dr.Widodo Purnomo,SpM
dr.Widodo Purnomo,SpM
Dokter Spesialis Mata
Setuju banget dokter.
Kami di bidang Mata,sebenarmya peran pemeriksaan klinis penting banget (dengan slitlamp dan alat2 di bidang mata yg lain) - tidak adekuat memang hanya dengan melihat foto mata pasien yg pake kamera hp .
Jadi harus ditunjang berdasarkan anamesis yg baik baru bisa mengobati dgn baik pula
27 April 2020, 19:10
Setuju dok. 

Pada praktek kedokteran gigi, pemeriksaan oral langsung sangat penting, perlu perkusi palpasi dan pengecekan langsung untuk menentukan diagnosa tunggalnya. Foto berfungsi namun tidak optimal. Memang dari saya pribadi sangat berhati2 pemberian e - prescrip karena keterbatasan ini.

Saya rasa memang harus benar2 dengan pertimbangan, umumnya user sudah mencoba membeli sendiri obat2an dri apotek, ini juga perlu dipertanyakan ke user tentang riwayat pengobatannya. 
27 April 2020, 22:29
Terima kasih infonya dok 
28 April 2020, 05:21
Tksh dok atas sharingnya. Sangat bermanfaat.
28 April 2020, 07:52
Terimakasih dok
28 April 2020, 18:29
Bagus sekali. Saya sendiri juga berpikir untuk membuat sebuah obat yang berguna untuk menetralkan segala kandungan obat yang mengendap di dalam tubuh. Atau jika obat semacam itu sudah ada, kiranya anda memberitahu kami. Terimakasih
28 April 2020, 19:12
Benar anamnesa menentukan pengobatan apa yang akan di nerikan dan juga sudah berapa kali pasien ke dokter dan sudah diberi obat apa dan apakah ada beberapa hari yang lalu pergi keluar kota atau baru pulang bepergian di daetah zona merah