Apakah normal batuk berulang pada anak? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter. Saya ingin konsultasi keadaan pasien anak. Usia 5 tahun. Berat 22,5kg. Sekarang sudah masuk sekolah Tk. Semenjak sekolah mulai dari tahun lalu...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Apakah normal batuk berulang pada anak?

    Dibalas 08 Oktober 2023, 15:58

    Alo dokter. Saya ingin konsultasi keadaan pasien anak. Usia 5 tahun. Berat 22,5kg. Sekarang sudah masuk sekolah Tk. Semenjak sekolah mulai dari tahun lalu pasien setiap bulan mengalami batuk pilek selama 1 minggu. Kemudian bulan depannya berulang lagi. Jadi jika dilihat riwayat sakitnya setiap bulan pasti mengalami batuk. Awal2 batuknya belum disertai sesak napas. Makin lama, setiap sakit, batuknya semakin parah dan disertai sesak napas. Sudah berobat ke beberapa dokter, ke Spesialis Anak juga sudah beberapa kali hanya diberi obat aja kemudian sembuh dan berulang lagi. Selama periode tahun lalu Sudah pernah cek darah hasilnya hanyak ada infeksi dan itu biasa menurut dokter.

    Saya juga menanyakan kira2 apa ada kecenderungan ke arah penyakit tertentu jika kasus seperti ini seperti TBC dll. Tapi kebanyakan dokter menjawab bukan ke arah TBC krn berat badan anak baik dan dari pemeriksaan lain.

    Yang mau saya tanyakan adalah apakah normal batuk berulang pd anak? Faktor apa yg bisa menyebabkan kondisi di atas? Dan apa perlu pemeiksaan rontgen thorax atau pemeriksaan tes TBC jika kasusnya seperti ini?

    Mohon konsultasinya. Terimakasih.

08 Oktober 2023, 07:03
dr.bakti
dr.bakti
Dokter Umum
Izin menjawab. Batuk pilek berulang pada anak banyak penyebabnya, bisa karena alergi/asma, infeksi, kelainan struktur anatomi, dll.
Apakah normal batuk pilek berulang pada anak? tidak normal. Bisa jadi ada alergi, infeksi berulang, atau penyebab lain.
Faktor apa yang bisa menyebabkan kondisi diatas? faktor alergi, paparan infeksi berulang,  ada infeksi atau kelainan struktur anatomis pd saluran nafas anak dan organ sekitar (misal,hipertrofi adenoid, infeksi telinga, sinus, dll), dll.
Untuk hipertrofi adenoid, bisa juga gejalanya batuk pilek berulang, ada gangguan tidur pada anak, anak tidur ngorok, bahkan sesak nafas, "wajah adenoid", dll.  Bisa diperiksa ke dokter tht, anak.
Apakah perlu pemeriksaan TBC? tidak selalu. Perlu pertimbangan klinis oleh dokter. Untuk kecurigaan pada TBC  didasarkan pada misalnya ada  kontak tbc, status gizi anak buruk, BB sukar naik, batuk yang tidak sembuh selama 3 minggu padahal kemungkinan penyebab lainnya (alergi, ispa,dll) sudah dieliminasi, pembesaran kelenjer getah bening. Jika ada kecurigaan ke arah tbc, maka perlu dilakukan pemeriksaan lainnya seperti mantoux test, rontgen dada. 
08 Oktober 2023, 15:58
Alo dok. Kalau dari deskripsi dokter, saya nangkep nya, sejak sekolah, 1 tahun ini, anak selalu batuk pilem 1 minggu tiap bulan nya ya dok? Berarti ada fase sembuh dan fase kambuh begitu dok?Makin lama makin parah sampai ada sesek, tetapi ga ada gejala lain seperti suka keringat, ga suka makan, sumer sumer, tambah kurus, dll walau udah 1 tahun begitu ya dok?Kemudian, tiap ke dokter anak selalu sembuh dengan obat, lalu kambuh lagi setelahnya.Dari gejala gejala tersebut, arahnya bukan TBC sih dok. Kalau TBC biasanya tidak hilang timbul, dan seperti dokter bilang, berat badan baik.Gejala batuk berulang dan kronis (nyampe 1 tahun) begini arah nya lebih ke asma dok. Apalagi ada sesak nya saat ini.  Apalagi kalau obat yg diberi dokter anak tersebut sejenis bronkodilator (salbutamol gitu2) sama antihistamin (cetirizine dll), makin ke sana arahnya. Sayangnya obat nya tidak disebut disini. Gejala pilek pun, terutama kalau pilek nya yg ingus cair cair, tenggorokan gatal, atau bersin2, juga ngarah ke alergi. Dibilang normal sih tidak juga dok.Pemeriksaan lanjutan nya, saya lebih saran ke arah cari alergi dok. Jadi diteliti saat seminggu kambuh itu, dengan apa aja anak interaksi. Misal seminggu itu selalu pas di tempat debu kah, selalu pas ada aktivitas diluar kelas kah, ada acara makan sesuatu kah (terutama yg sumber protein seperti telur, ayam, susu dll) , dll, dan Begitupun saat sembuh. Apa yang hilang saat sembuh. Harapan nya ketemu pola, dan penyebab alergi nyaKalau rontgen thorax bisa saja dok, tapi pastikan dulu bukan alergi. Apalagi sudah setahun dan anak cenderung stabil. Pemeriksaan kearah TB juga kurang disarankan untuk kondisi begini.Sebaiknya pas ke dokter anak lagi coba tanya mengenai Asma, pemeriksaan yg ke arah sana, kalau jaman dulu spirometri dok, entah sekarang pakai apa SpA nya. Tes alergi juga, tapi lebih baik lagi kalau setelah dokter ketemu pola nya. Kerna alergen itu sangat banyak, dan kalau dites semua nanti biaya nya membengkak dok. Kalau sudah ada yang di curigai, bisa diarahkan tes yang itu dulu alergen nya.
Jadi sementara ini saran saya, dilihat dulu pola nya, interaksi dengan apa, lalu dilanjut tes alergi, patch test /prick test/imunologi/dll yg terjangkau, atau konsul SpA lebih baik lagi untuk alergi nya ada tidak nya, dan jika beneran asma, pertimhangkan desensitisasi atau bahkan immunoterapi, mumpung masih usia dini dok. Kalau sudah dewasa, immunoterapi biasanya sudah tidak mempan
08 Oktober 2023, 10:11
dr.Prionoto
dr.Prionoto
Dokter Umum
Sebaiknya cek lab darah rutin, cxr, led, atau jg mantoux test...dari hasil tsb dpt disimpulkan penyakitnya..atau jg pemeriksaan hidung anak mungkin ada polip dll..