Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi Pasien Perikardiosentesis annisa-meidina 2024-06-25T10:02:06+07:00 2024-06-25T10:02:06+07:00
Perikardiosentesis
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Edukasi Pasien Perikardiosentesis

Oleh :
dr. Qorry Amanda, M.Biomed
Share To Social Media:

Edukasi pasien yang menjalani perikardiosentesis harus mencakup cara pengerjaan tindakan, yakni dengan memasukkan jarum untuk mengevakuasi cairan di kavum perikardium. Jelaskan pada pasien bahwa pasien akan diberikan anestesi, sehingga ketidaknyamanan umumnya minimal. Minta pasien untuk tidak bergerak-gerak selama prosedur dilakukan. Sampaikan juga mengenai kemungkinan sedasi jika diperlukan.

Pasien juga perlu diberi penjelasan mengenai alasan dilakukannya perikardiosentesis, yaitu untuk mengeluarkan cairan berlebih dari ruang perikardium yang dapat menyebabkan tamponade jantung yang mengancam nyawa. Penting untuk menjelaskan bahwa prosedur ini umumnya aman, tetapi jelaskan juga kemungkinan komplikasi seperti pneumothorax.

Sampaikan bahwa prosedur biasanya dilakukan di bawah panduan modalitas pencitraan, seperti ekokardiografi, untuk memastikan akurasi dan keamanan. Setelah prosedur, pasien mungkin merasa sedikit nyeri atau tidak nyaman di lokasi insersi, tetapi ini biasanya bersifat sementara. Pasien juga perlu mengetahui bahwa mereka akan dipantau secara ketat setelah prosedur untuk mendeteksi tanda-tanda komplikasi seperti perdarahan atau infeksi.[6,9,14]

Referensi

6. Willner DA, Grossman SA. Pericardiocentesis. In: StatPearls. StatPearls Publishing; 2024. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470347/
9. Heffner AC. Emergency pericardiocentesis. Uptodate, 2024. https://medilib.ir/uptodate/show/13823#:~:text=Pericardiocentesis%20is%20relatively%20contraindicated%20when,pressure%20%5B17%2C18%5D.
14. Cleveland Clinic. A Needle That Could Save Your Life. Cleveland Clinic. 2024. https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/22613-pericardiocentesis

Komplikasi Perikardiosentesis
Pedoman Klinis Perikardiosentesis
Diskusi Terbaru
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 14 Agustus 2026, 14:47
đŸ“ˆTrending! TOP 5 Artikel di Bulan Agustus 2026
Oleh: dr. ALOMEDIKA
1 Balasan
ALO Dokter. Siapa, nih, yang tetap up-to date dengan perkembangan ilmu kedokteran melalui artikel-artikel Alomedika?!? Ya, Alomedika selalu terdepan dalam...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 14 Agustus 2026, 07:18
AI Bantu Temukan Indikasi Operasi Terlewat
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter. Seorang pasien berusia 50 tahun telah siap di area pra-operasi untuk menjalani prosedur eksisi benjolan yang membesar di punggungnya.  Namun,...
Anonymous
Dibalas 12 Agustus 2026, 12:04
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.