Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Arm Sling general_alomedika 2026-08-10T15:40:24+07:00 2026-08-10T15:40:24+07:00
Arm Sling
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan Arm Sling

Oleh :
Sunita
Share To Social Media:

Pemasangan arm sling merupakan salah satu prosedur medis yang sering dilakukan sebagai bagian dari penatalaksanaan cedera ekstremitas atas untuk imobilisasi lengan dan mengurangi nyeri. Pada kasus trauma, arm sling mendukung unifikasi tulang atau kesembuhan jaringan lunak yang mengalami cedera. Penggunaan arm sling juga dapat membantu pasien yang mengalami stroke kronik agar dapat memperbaiki pola dan efisiensi gait.[1,2]

Secara teknis, pemasangan arm sling konvensional memerlukan sebuah kain katun berbentuk segitiga sama kaki dengan panjang kaki 90 cm, serta peniti atau plester medis. Arm sling modern telah dilengkapi dengan sabuk leher untuk imobilisasi lengan bawah terhadap lengan atas dan sabuk pinggang untuk imobilisasi lengan ke sumbu badan pasien, disebut juga sebagai shoulder immobiliser.

collar and cuff, wikimedia commons, 2007

Pasca pemasangan arm sling, evaluasi sirkulasi, sensorik, dan motorik harus rutin dilakukan untuk menghindari perburukan cedera. Pada prinsipnya, tidak ada komplikasi khusus terkait pemasangan arm sling walaupun sebuah laporan kasus menemukan kejadian luka dekubitus di leher akibat tekanan dari sabuk leher penggantung lengan arm sling.[3]

Terdapat beberapa tipe arm sling, yaitu broad arm sling menggunakan triangular bandage, high arm sling, dan polysling, serta tipe collar and cuff dan tipe arm sling dengan ikat pinggang (shoulder immobiliser).

 

 

Direvisi oleh: dr. Gabriela Widjaja

Referensi

1. Jeong Y-G, Jeong Y-J, Koo J-W. the Effect of an Arm Sling Used for Shoulder Support on Gait Efficiency in Hemiplegic Patients With Stroke Using Walking Aids. Eur J Phys Rehabil Med. 2017;53(3):410–5.
2. Yavuzer GJ, Ergin S. Effect of an arm sling on gait pattern in patients with hemiplegia. Arch Phys Med Rehabil. 2002;83(7):960–3.
3. Radha S, Vaghela KR, Konan S, Radford W. Polysling skin pressure necrosis - A complication of shoulder immobilisation. BMJ Case Rep. 2012;1–2.

Indikasi Arm Sling
Diskusi Terbaru
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 18 jam yang lalu
📈Trending! TOP 5 Artikel di Bulan Agustus 2026
Oleh: dr. ALOMEDIKA
1 Balasan
ALO Dokter. Siapa, nih, yang tetap up-to date dengan perkembangan ilmu kedokteran melalui artikel-artikel Alomedika?!? Ya, Alomedika selalu terdepan dalam...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas kemarin, 07:18
AI Bantu Temukan Indikasi Operasi Terlewat
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter. Seorang pasien berusia 50 tahun telah siap di area pra-operasi untuk menjalani prosedur eksisi benjolan yang membesar di punggungnya.  Namun,...
Anonymous
Dibalas 12 Agustus 2026, 12:04
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.