Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Formulasi Asam Ursodeoksikolat annisa-meidina 2024-12-03T14:31:06+07:00 2024-12-03T14:31:06+07:00
Asam Ursodeoksikolat
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Formulasi Asam Ursodeoksikolat

Oleh :
dr.Novita Mawar Hadini, Sp.FK
Share To Social Media:

Formulasi asam ursodeoksikolat di Indonesia adalah dalam bentuk oral, yakni tablet dan kapsul. Obat dikonsumsi secara utuh, tanpa dikunyah atau ditelan terlebih dulu. Obat biasanya dikonsumsi jangka panjang, sehingga pasien kerap memerlukan pemantauan berkala.[2-5]

Bentuk Sediaan

Di Indonesia, asam ursodeoksikolat tersedia dalam bentuk tablet dan kapsul untuk konsumsi per oral. Kekuatan sediaan antara lain:

  • Kapsul 250 mg
  • Tablet 300 mg
  • Tablet 500 mg.[4]

Cara Mengonsumsi

Asam ursodeoksikolat digunakan untuk terapi kolelitiasis. Obat ini diberikan secara oral, baik dalam bentuk kapsul maupun tablet. Tablet sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan makanan untuk meningkatkan absorpsi. Bagi pasien yang kesulitan menelan bentuk padat atau memerlukan pemberian melalui selang nasogastrik (NG) atau gastrostomi, asam ursodeoksikolat dapat dibuat dalam bentuk suspensi oral untuk memudahkan konsumsi.[5]

Cara Penyimpanan

Simpan asam ursodeoksikolat di tempat kering, tertutup, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Suhu penyimpanan yang disarankan adalah antara 15-30°C.[5]

Referensi

2. MIMS. Ursodeoxycholic Acid. 2024. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ursodeoxycholic%20acid?mtype=generic
3. BPOM. Urdafalk Forte Ursodeoxycolic Acid 500 mg. 2024. https://registrasiobat.pom.go.id/files/assesment-reports/01696824411.pdf
4. BPOM. Cek BPOM. 2024. https://cekbpom.pom.go.id/search_home_produk
5. ASHP. Ursodiol. 2024. https://www.drugs.com/monograph/ursodiol.html

Farmakologi Asam Ursodeoksikolat
Indikasi dan Dosis Asam Ursodeok...

Artikel Terkait

  • Asam Ursodeoksikolat versus Plasebo pada Wanita Hamil dengan Kolestasis Intrahepatik (PITCHES): Percobaan Acak Terkontrol- Telaah Jurnal
    Asam Ursodeoksikolat versus Plasebo pada Wanita Hamil dengan Kolestasis Intrahepatik (PITCHES): Percobaan Acak Terkontrol- Telaah Jurnal
  • Benarkah Asam Ursodeoksikolat Efektif untuk Kolelitiasis
    Benarkah Asam Ursodeoksikolat Efektif untuk Kolelitiasis
Diskusi Terbaru
dr.Nurh Syada
Dibalas 30 Oktober 2026, 13:36
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Navigasi Kasus Saraf di Era AI: Memecahkan Dilema Akut hingga Kronis - Kamis, 19 November 2026 Jam: 10.00-11.30 WIB
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftarnya:https://www.alomedika.com/webinar/navigasi-kasus-saraf-di-era-ai-memecahkan-dilema-akut-hingga-kronis?type=singleLink...
dr. Lathifa Dinar
Dibalas 30 Oktober 2026, 10:33
Pasien Mendadak Buta dan Visus Menurun Mendadak, Pasti Glaukoma?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
Pasien berusia 45 tahun datang ke layanan primer dengan keluhan penglihatan mata kiri tiba-tiba menghilang sejak 30 menit yang lalu. Beberapa minggu terakhir...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 30 Oktober 2026, 14:09
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.