Penanganan apakah yang dapat diberikan kepada pasien skizofrenia - Diskusi Dokter

general_alomedika

ALO, Dokter Soeklola, izin bertanya dokter, 1. Mengenai penyalahgunaan hipnosis dlm kejahatan, apakah sugesti yg d berikan oleh pelaku ttp berthn dlm alam...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Penanganan apakah yang dapat diberikan kepada pasien skizofrenia

    10 Desember 2020, 09:01

    ALO, Dokter Soeklola, izin bertanya dokter,

    1. Mengenai penyalahgunaan hipnosis dlm kejahatan, apakah sugesti yg d berikan oleh pelaku ttp berthn dlm alam bwh sadar pasien ya dok? Dan apakah mreka perlu dilakukan terapi? Dan adakah teknik untuk meningkatkn resistensi seseorg trhadap sugesti hipnosis yg tidak diinginkan

    2. Pada pasien skizofrenia dengan gaduh gelisah, bila tidak trdapat inj haloperidol, alternatif ap sj ya dokter yang dpt diberikan kpd pasien

    3.apakah penggantian preparat terapi skizofrenia dosis yang diberikan harus selalu diberikn peningkatan dosis secra bertahap ya dokter, cth nya pd pasien dengan gejala positif yang berubah menjadi dominan negatif.. Apakah blh lgsg d ganti dengan dosis optimal ?

    Terima kasih

10 Desember 2020, 09:31
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa

Alo dr. Reren,

Saya akan coba membahas satu-persatu ya:

1. Kasus kejahatan menggunakan ilmu gendam (mesmerisme) bukan hipnosis. Hipnosis sendiri hanya dapat dilakukan jika didasari oleh kemauan subjeknya dan memanfaatkan energi subjeknya bukan orang lain. Sementara mesmerisme memanfaatkan energi dari orang yang memberikan perintah. Mesmerisme sifatnya tidak bertahan lama kecuali diberikan terus menerus. Hal ini dapat dicegah dengan membangun benteng aura (namun hal ini hanya dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan energi jiwa seseorang)

2. Jika gaduh gelisah memang akibat skizofrenia maka selain injeksi haloperidol tetap dapat diberikan injeksi diazepam 10 mg (IM). Selain itu pasien jika memungkinkan dapat diberi haloperidol oral 0.5-5 mg.

3. Perlu dilihat golongan obat yang diberikan, titrasi naik biasanya ditujukan agar tidak timbul efek samping berat pada pasien. Selain itu perlu diingat bahwa hingga saat ini antipsikotik generasi satu (haloperidol, CPZ, stelazin) tidak dianjurkan untuk gejala negatif.

Beberapa tehnik yang diutamakan saat mengganti antipsikotik adalah cross tappering artinya menurunkan dosis antipsikotika pertama selama 7-14 hari sambil menaikkan dosis antipsikotika yang baru.

Untuk gejala negatif perlu dilihat apakah ini memang bagian perjalanan penyakit atau ada kondisi komorbid lain, beberapa kasus skizofrenia bisa saja disertai komorbid lain dan dapat jatuh kedalam kondisi delirium yang disalah diagnosis sebagai gejala negatif.

Semoga membantu

10 Desember 2020, 10:29
Wahh menarik sekali ya dok,  terima kasih banyak dokter penjelasannya
10 Desember 2020, 10:49
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa
Alo dr.  Reren, Memang pembahasan ini sangat menarik.
O iya saya tambahkan guideline switching antipsikotika ya.. switching antipsychotic .Sebenarnya beberapa SOP gaduh gelisah pada skizofrenia menyebutkan boleh digunakan antipsikotika lain (injeksi olanzapine,  injeksi aripiprazol,  injeksi paliparidon)  namun sayangnya obat-obat ini tidak tersebar luas dan belum masuk ke PNPK. Semoga bermanfaat.
10 Desember 2020, 14:10
Terima kasih banyak dokter,, sangat bermanfaat utk praktik sehari hari
11 Desember 2020, 11:35
dr. Soeklola SpKJ MSi
dr. Soeklola SpKJ MSi
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa

Sama-sama.. Semoga membantu.