Pasien laki-laki usia 70 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kaki membengkak, kemerahan, dan terasa nyeri sejak 1 minggu yang lalu - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat siang Dokter, izin bertanya.Seorang pasien laki-laki usia 70 tahun, tanpa komorbid, datang dengan keluhan kaki membengkak disertai kemerahan dan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien laki-laki usia 70 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kaki membengkak, kemerahan, dan terasa nyeri sejak 1 minggu yang lalu

    30 Maret 2021, 13:27
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Selamat siang Dokter, izin bertanya.

    Seorang pasien laki-laki usia 70 tahun, tanpa komorbid, datang dengan keluhan kaki membengkak disertai kemerahan dan nyeri sejak 1 minggu yang lalu. Awalnya terdapat kutil di lokasi tersebut, namun setelah kutil mengering kaki mulai membengkak dan merah. 

    Pada pemeriksaan pertama yaitu saat keluhan sudah 1 minggu, pasien didiganosis Selulitis dan diberikan Azithromycin 500 mg 1x sehari dan Natrium Diklofenak 2x sehari serta edukasi untuk elevasi tungkai.

    Tepat 1 minggu kemudian pasien datang lagi. Bengkak sedikit berkurang dan kulit tampak mulai mengering serta keluar nanah. Diberikan terapi Cefadroxil 500 mg 2x sehari, Dexamethasone 0.5 mg 3x sehari, serta salep kombinasi neomycin/hidrokortison. Penghilang nyeri tidak lagi diberikan karena masih ada. Terapi diberikan untuk 5 hari serta tetap diedukasi untuk elevasi tungkai.

    3 hari setelah terapi kedua, pasien mengirimkan gambar terlampir. Keluhan saat ini nyeri sudah tidak terasa, hanya area yang bernanah bertambah.

    Mohon advisnya, apakah perlu diberikan terapi tambahan atau penggantian regimen terapi saat pasien kembali kontrol? Pasien menolak dirujuk ke Sp.KK karena alasan khawatir COVID jika ke RS.

    Terima kasih banyak atas advis Dokter..

30 Maret 2021, 13:43

Alodok, izin ikut berdiskusi

Penatalaksanaan selulitis, berkisar antara pemberian antibiotik yang sesuai etiologi, penanganan umum, serta intervensi bedah. Terapi lini pertama untuk selulitis secara empiris adalah penisilin G intravena 1-2 juta IU per 4 sampai 6 jam atau Nafcillin atau Oxacillin, 2 gram IV per 4-6 jam. Alternatif obat yang dapat diberikan adalah ampicillin 1.5-3 gr IV, per 6 jam. Pada pasien dengan alergi penisilin, alternatif pengobatan adalah sefalosporin, misalnya Cefazolin 1g per 8 jam intravena,  makrolida, misalnya Erithromycin 0.5-1 g IV per 6 jam, atau Klindamisin 600-900 mg IV per 8 jam juga direkomendasikan.

Pada kasus selulitis akut, 16,6% pasien tidak responsif pada terapi yang telah diberikan. Hal ini dapat disebabkan oleh pemilihan antimikrobial yang tidak sesuai, serta kondisi pasien yang mengalami obesitas. Pada pasien tersebut, coba pertimbangkan adanya resistensi antibiotik. Sehingga perlu dicari etiologi penyebab bakterinya agar mendapatkan terapi yang sesuai. 

Berikut sumber yang saya baca, mungkin sejawat lain ada yang ingin menambahkan, CMIIW:

https://www.alomedika.com/penyakit/dermatovenereologi/selulitis/penatalaksanaan

30 Maret 2021, 15:17
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum

Terima kasih infonya Dokter

30 Maret 2021, 15:13
Alo dok,
Untuk tatalaksana selulitis memang idealnya dibetikan antibiotik sistemik intravena jd pasien tetap plg baik opname di rs.
Jika pasien menolak bisa tetap dilanjutkan dulu pemberian AB broad spectrum di rumah karena sudah ada tanda perbaikan dan digali apa ada penyakit penyerta yg dapat memperberat infeksi spt DM, CKD, atau penyerta lainnya.
Semoga dapat membantu🙏🏻
30 Maret 2021, 15:18
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum

Baik Dokter. Terima kasih banyak advisnya dr. Fresa, SpKK. 

02 April 2021, 08:32
dr.Priscilla
dr.Priscilla
Dokter Spesialis Ortopedi
Alo dok. Izin ikut berdiskusi ya. Dari gambar sekilas terlihat permukaan kulit yg berwarna kuning, sehingga saya mencurigai jaringan kulit ini sudah pernah terinfeksi dan mati atau yg kita sebut dg jaringan slough. Jika benar demikian, maka jaringan ini harus dibuang melalui tindakan debridement baik dg cara nonsurgical dan atau surgical. Jika tdk akan menghambat proses penyembuhan dan infeksi tdk dpt sembuh. Saran saya utk tidak menggunakan golongan hidrokortison utk luka2 seperti ini. Comorbid seperti diabet atau kondisi immunocomprimised lain digali lebih dalam. Lebih lanjut dapat dikonsulkan ke bedah umum/plastik/ortho utk pemeriksaan langsung luka.
02 April 2021, 08:56
Alo dok ijin ikut berpendapat ya dokter. Mungkin ada baiknya kita menggali lebih dalam lagi anamnesis dan mencari tau comorbid pasien jika perlu kita anjurkan pasien untuk melakukan pemeriksaan gula darah dll yg dianggap perlu. Kita juga bisa mengedukasi pasien atau menyarankan untuk melakukan perawatan luka mandiri di rumah seperti melakukan kompres luka. Mohon dikoreksi jika saya ada kesalahan. Terimakasih dokter.