Berapakah jangka waktu yang tepat untuk melakukan swab setelah kontak erat dengan orang terkonfirmasi COVID-19 - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter, mohon ijin...Saya ada kasus, seorang perempuan usia 25 thn bersama orng tuanya kontak dengan seorang nakes yg terkonfirmasi Covid 19.Katakanlah...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Berapakah jangka waktu yang tepat untuk melakukan swab setelah kontak erat dengan orang terkonfirmasi COVID-19

    06 November 2020, 11:12
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dokter, mohon ijin...

    Saya ada kasus, seorang perempuan usia 25 thn bersama orng tuanya kontak dengan seorang nakes yg terkonfirmasi Covid 19.

    Katakanlah kontak tgl 5-6....kontak erat karena mereka keluarga dengan nakes.

    Berapa hari setelah kontak ini, sebaiknya swab dilakukan, dok? Apakah tes serologi bisa menggantikan swab? Mohon pencerahan, dok. Terimakasih.

06 November 2020, 11:44
Alo Dokter,Utk tracing bergantung pada pasien covid aoamah bergejala atau tidak. Jika tdk bergejala, maka dianggap kontak erat sejak 2 hari sebelum sampel PCR diambil. Pada yg kontak erat, dari pedomannya bisa isolasi mandiri 14 hari atau PCR. Skrining dgn rapid test boleh saja jika memang ada kendala biaya namun tetap tdk dpt menggantikan PCR sebagai gold standar.  Pengalaman pribadi saya biasanya menganjurkan utk PCR tidak langsung dilakukan setelah kontak krn bisa false negatif akibat viral load yg rendah. Dari webinar yg pernah saya ikuti, baiknya di atas 3 hari namun dari jurnal yg saya baca direkomendasikan pada hari ke 8 setelah terpapar atau 3 hari setelah bergejala.
https://www.acpjournals.org/doi/10.7326/M20-1495
12 Februari 2021, 14:55
Anonymous
Anonymous
Dokter Umum
Terimakasih dok 🙏
12 Juni 2021, 07:04
Keren banget dr. Pika!!
12 Juni 2021, 15:03
Alodokter, Untuk skrining patokan terbaru dari kementerian kesehatan RI (KMK awal Mei 2021 nomor surat lupa, silakan dicari sendiri ya) adalah dalam 48 jam pertama sejak kasus positif ketemukan. Jika hasil negatif, isolasi 5 hari Tan test ulang (exit test). Testnya pakai apa? Kalau daerah dr kategori a/b (akses rt-PCR lancar) maka pakai rt- PCR. Jika dr kategori C/b (akses terbatas) maka pakai RDAg (rapid diagnostic test antigen). Keduanya diambil dengan cara swab. (Jangan bilang test swab biar ga bias, swab apa? Vaginal / anal juga bisa di swab).Kita tidak lagi pakai test rapid test antibodi / serologi untuk diagnosis. Swab test (baik rt-PCR maupun RDA/antigen) tidak bisa tergantikan dg serologi test. Ketiga punya peruntukannya masing-masing. Kalau dr mau skrining pakai antigen/RDA. Kalau dr mau diagnosis pakai rt-PCR. Kalau rt-PCR gak ada pakai antigen/RDA. Kalau dr mau tau riwayat, pernah terpapar atau tidak, pakai antibodi.
Terimakasih
12 Juni 2021, 15:10
Sedikit menambah, kenapa semua kontak erat skr dalam 48 jam harus segera di test? Diagnosis dini. Kita harus kie pasien kalau hasil negatif jangan langsung senang karena ttp. Seperti sejawat sampaikan diatas, virol load BS masih sangat rendah. Jadi ttp harus isoman dan test ulang (exit test) 5 hari kemudian. Berikut lampirannya (sudah ketemu 🙂)
kmk-no-hk0107-menkes-4641-2021-ttg-panduan-pelaksanaan-pemeriksaan-pelacakan-karantina-isolasi-dalam-pencegahan-covid-19-sign.pdf