Bagaimana mengedukasi pasien terkait pengobatan herbal? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter TS semua, saya mau tanya, bagaimana pengalaman TS ketika ada user yg bertanya tentang pengobatan herbal untuk mengatasi keluhannya? Bagaimana sikap...

Diskusi Dokter

20 Mei 2019, 21:03
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
dr.Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes
Dokter Spesialis Kandungan
Alo dokter!

kalo saya tetap mengupayakan dulu mencari literatur yg valid tentang kandungan utama obat herbal yg dimaksud bila memungkinkan. Bila tidak memungkinkan misalnya obat herbal kandunganya banyak dan tidak jelas saya akan menjelaskan bahwa sulit menemukan bukti ilmiah bahwa obat herbal tersebut bermanfaat atau tidak, dan lazimnya di dunia kedokteran suatu obat agar dapat aman dan efektif digunakan harus melalui beberapa fase uji terlebih dahulu terhadap hewan, manusia dan uji efektivitas kembali saat sudah dipasarkan. biasanya pasien akan mengerti. Dengan amaran bila tetap ingin menggunakan maka risikonya tidak dapat diprediksi.
21 Mei 2019, 09:35
Saya pribadi, setuju dengan pendapat dokter, mengingat secara medis, juga harus evidence based medicinee
21 Mei 2019, 11:30
dr. Anastasia Venny Yustiana M.Biomed SpKJ
dr. Anastasia Venny Yustiana M.Biomed SpKJ
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa
Alo dokter,

Diskusi menarik dok, untuk pengaturan rentang interval konsumsi obat herbal dan obat medis ini dok yang kadang sering ditanyakan oleh pasien.
Mohon informasi dok, bagaimana bila pasien tetap ingin mengkonsumsi obat herbal dan juga obat medis yang kita anjurkan. Berapa lama interval jeda waktunya dok?
Terimakasih.
Salam.
Alo dokter.

Iya benar sekali pertanyaan rentang waktunya memang sering ditanyakan pasien, kalau sy pribadi biasanya menjwb kurang lebih diberi jarak minum 1 jam an dokter. Kl rentang pastinya juga sptnya sulit ditentukan krn tdk tau juga kandungan herbalnya spt apa. 
Terimakasih dokter. Salam kenal.
21 Mei 2019, 17:12
dr.Antonius Sarwono Sandi Agus Sp.BTKV, FIHA, MH, FICS.
dr.Antonius Sarwono Sandi Agus Sp.BTKV, FIHA, MH, FICS.
Dokter Spesialis Bedah Thoraks Kardio Vaskuler
Terimakasih dok
Salam kenal dok🙏🏿
21 Mei 2019, 14:54

Alodokter,

Menarik ya topiknya. Sy skrg sedikit lebih fleksibel dok, telaah dulu penggunaan obat herbalnya. Kl digodok sendiri, pakai bahan yg jelas, misal seperti kunyit, temulawak, atau lain2nya yg umum jadi minuman jamu, yg pada dasar logikanya tinggi antioksidant, maka sy tidak melarang. Tp kalau ramuannya belum memiliki Evidence Based Medicine, terlebih lagi hanya berdasarkan kata orang, sy biasanya menyarankan untuk menggunakan obat medis sesuai anjuran tanpa diikuti dgn ramuan herbal tsb, krn tidak diketahui dgn pasti efek dari ramuan tsb. apakah bermanfaat atau tidak dengan tujuan terapi kita.

Pada kenyataannya jaman skrg, pengobatan alternatif tetap marak, maka pendekatan kita harus lebih luwes, menolak dengan senyum dan halus. Ajak pasien dan keluarganya berdiskusi, tetap bangun rapor yg baik dgn pasien dan keluarga. Jangan hanya krn kita keukeuh, menolak dengan tegas, pasiennya jadi malah tidak berobat medis sama sekali, dan hanya menggunakan terapi alternatif, padahal akan membawa byk mudharat pada pasien.

Hal ini sering terjadi pada kasus onkologi. Yang ujung2nya harus radiasi atau kemo ataupun operasi. Pada dasarnya pasien dan keluarga itu takut menjalankan sesuatu hal yg asing. Peran kita sebagai dokter, termasuk menenangkan, memberikan dan menjelaskan sejelas-jelasnya informasi terkait agar pasien dan keluarganya dapat memutuskan terapi yg terbaik.

Disinilah salah satu sisi seni dalam mengobati pasien. Semoga bermanfaat.

Setuju Dok. Saya juga sedang belajar komunikasi yang luwes, mencoba fleksibel namun tdk mengiyakan jika ada yang ga sesuai evidence dg cara yang bijak
23 Mei 2019, 10:49
Alodokter 
Sy pun masih belajar sampai skrg. Menjelaskan dgn bahasa awam, menyetarakan dan menyampaikan info agar dimengerti pasien dan keluarga membutuhkan kesabaran tingkat tinggi. Yang mana sy sangat kurang di bagian itu. 

Namun tetap semangat dalam mencapai komunikasi efektif. 😁

Semoga bermanfaat 🙏🏻
23 Mei 2019, 08:57
dr. Samuel, Sp.P, FPCP
dr. Samuel, Sp.P, FPCP
Dokter Spesialis Paru
Alodokter, pengalaman saya kalau ada pasien yg bertanya atau berniat menjalani pengobatan herbal adalah dengan memberi penjelasan bahwa kita tdk tahu komponen obatnya apa, fungsinya untuk apa, dan cara kerjanya bagaimana. Juga menjelaskan bahwa belum ada pembuktian ilmiah bahwa herbal tsb betul memberikan manfaat. Kalau untuk pasien kanker trtm yg masih stadium dini, saya menegaskan kembali sebaiknya berobat scr medis saja krn kebanyakan pasien kanker yg berobat herbal akhirnya kembali dg stadium lanjut yg sudah parah. Namun semuanya saya kembalikan kepada kehendak serta kepercayaan pasien.