Penggunaan Azithromycin dan Favipirapir pada Covid-19 - Diskusi Dokter

general_alomedika

ALO Dokter, izin bertanya melihat kondisi di lapangan masih ada beberapa yang memberikan Azithromycin dan Favipirapir (Avigan) pada kasus ringan - sedang....

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Penggunaan Azithromycin dan Favipirapir pada Covid-19

    Dibalas 08 Januari 2021, 11:05
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    ALO Dokter, izin bertanya melihat kondisi di lapangan masih ada beberapa yang memberikan Azithromycin dan Favipirapir (Avigan) pada kasus ringan - sedang. Apakah ada bukti penelitian yg mendukung pemberian obat tsb? Terima kasih sebelumnya

08 Januari 2021, 05:37
dr.Edward Faisal, Sp.PD
dr.Edward Faisal, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Psikosomatik
Izin ya doc. Untuk tatalaksana penyakit adalah berdasarkan etiologi. COVID-19 etiologinya adalah virus. Jadi digunakan antivirus seperti Favipirapir. Untuk Azythromycin yang adalah antibacterial golongan macrolide hanya digunakan jika ada infeksi bacterial. Jadi perlu evaluasi seksama sebelum digunakan. Saat ini penggunaan Azythromycin tidak terkontrol di komunitas. Karena itu selain efek samping mulai timbul resistensi terhadap Azytrhomycin.Berikut saya infokan systematic review apakah perlu azythromicin  yang sudah ditelaah secara CEBM.
https://www.researchgate.net/publication/341345274_Should_azithromycin_be_used_to_treat_COVID-19_A_rapid_reviewTerima kasih
07 Januari 2021, 13:36

Alo dok, izin ikut berdiskusi 

Dari sumber yang saya baca Azitromisin memiliki efek anti-bakteri dan anti-inflamasi. Dalam penyakit covid-19 ini Azitromisin digunakan sebagai anti-inflamasi. Sedangkan Favipiravir adalah agen antivirus spektrum luas sehingga diharapkan dapat juga mengobati covid-19. Tetapi memang efek samping dari kedua obat ini harus diperhatikan dikarenakan ada banyak pilihan untuk pengobatan covid-19 saat ini. 

Masih belum ada yang pasti saat ini pengobatan untuk mengurangi infeksi pada covid-19. Gambaran klinis COVID-19 rumit dan tergantung pada usia dan penyakit yang sudah ada sebelumnya. Memilah manfaat dan toksisitas obat dan kombinasi obat dari berbagai uji klinis juga terus berkembang sehingga menjadi sebuah tantangan.

Berikut sumber yang saya baca, CMIIW:
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7543691/

07 Januari 2021, 18:10
Trims TS, referensinya, bagus sekali
08 Januari 2021, 10:18
Izin menjawab dok,
Barangkali penggunaan azitromisin dan favipiravir yang marak dilapangan pada kasus ringan-sedang karena nakes menggunakan acuan dari buku Pedoman Penatalaksanaan Covid19 Edisi 3 (terbitan Desember 2020).
NEW Buku Pedoman Tatalaksana COVID-19 5OP Edisi 3 2020.pdf
08 Januari 2021, 11:05
dr. Hendra Gunawan SpPD
dr. Hendra Gunawan SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Siang dok, izin membalas

https://emedicine.medscape.com/article/2500116-overview#a2

Berikut adalah sedikit review dari evidence mengenai favipiravir. Sedangkan, penggunaan azithromycin sendiri sebetulnya bukan sebagai tulang punggung dari covid-19 itu sendiri, melainkan sebagai obat pilihan untuk CAP bakterial mengingat banyak sekali infeksi COVID-19 disertai campuran CAP bakterial. Semoga membantu ya.

08 Januari 2021, 09:45

Alo Dokter,

Izin menambahkan mengenai favipiravir, pada beberapa penelitian yang dilakukan di berbagai negara, favipiravir terbukti dapat menurunkan viral load dan mempercepat perbaikan klinis dan radiologis dok dan BPOM pun menyetujui pengggunaan obat ini pada pasien COVID-19 pada pasien yang bergejala. 

Referensi: https://www.ijidonline.com/article/S1201-9712(20)32273-6/fulltext