penatalaksanaan syok neurogenik - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dok!Ijin sharing kasus ya dokjam 03.00 pagi Seorang laki2 , usia 52tahun , datang ke UGD dengan keluhan sulit BAB sejak 2 minggu , flatus (+), BAB masih...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • penatalaksanaan syok neurogenik

    Dibalas 28 Agustus 2018, 13:42

    Alo dok!



    Ijin sharing kasus ya dok



    jam 03.00 pagi


    Seorang laki2 , usia 52tahun , datang ke UGD dengan keluhan sulit BAB sejak 2 minggu , flatus (+), BAB masih bisa sedikit2 , pasien dengan riwayat operasi cervikal yang menurut pasien sebelumnya memiliki keluhan saraf kejepit



    VS dalam batas normal



    Pem.penunjang dalam batas normal



    Pasien disarankan rawat inap dan dikonsulkan ke dr.Sp.S diberikan terapi simptomatis



    kemudian jam 10.30


    Pasien mendadak mengeluhkan sesak , keringat dingin , tampak pucat



    TD 70/palpasi


    Nadi 142 kali/menit , lemah


    GVS E3V5M6


    Akral dingin



    Pem penunjang yang bermakna : GDS 212, EKG sinus takikardia



    Saya tatalaksana dengan :


    IVFD dua line , RL loading 500 cc - 750 cc ,


    Oksigen 6-8lpm dengan sungkup


    observasi sambil menghubungi dr.Sp.S ,



    sekitar 30 menit kemudian , dr.Sp.S datang dan melakukan visite ,


    kondisi pasien sudah lebih tenang GCS E4V5M6 (malahan bisa ngobrol sama dokter sarafnya) , TD jadi 100/60 , nadi 92 kali per menit teraba cukup



    dari dr.Sp.S dengan Myelopati Kompresi C5



    jam 03.00 subuh nya ,


    pasien memburuk kembali spt kurang lebih kondisi jam 10 pagi itu (kebetulan saya hanya diceritakan oleh perawat saja) , dan pasien dinyatakan meninggal dunia pk.03.46




    Cukup panjang ya dok ..



    boleh komentarnya silakan ya dok ttg kasus ini , karena jujur saya baru pertama kali ketemu yang seperti ini , dan setau saya syok neurogenik itu bradikardia dan hipotensi, sedangkan pada kasus ini hipotensi dan takikardia spt syok hipovolemik atau distributif ..



    terima kasih dok :)

28 Agustus 2018, 10:45
dr. Andre
dr. Andre
Dokter Umum

Berkomentar sedikit saja dok. Syok neurogenik yang diakibatkan oleh cedera spinal cord memang dapat menyebabkan syok distributif. Menurut Medscape, patofisiologinya adalah cedera sistem saraf yang berat menyebabkan hilangnya tonus simpatik vaskular sehingga terjadi syok. Jadi bisa saja dok gejalanya hipotensi dan takikardia seperti syok distributif.

28 Agustus 2018, 12:29
Alo dr.Wayan!
Trimakasih sharing nya dok.. Kasusnya menarik sekali.
Kalo setau saya manifestasi syok neurogenik memang umumnya bradikardia, tapi bisa juga takikardia dok.
Sering-sering sharing kasus yaa dok 👍
28 Agustus 2018, 13:41

dr. Andre
Aug 28, 2018 at 10:45 AM

Berkomentar sedikit saja dok. Syok neurogenik yang diakibatkan oleh cedera spinal cord memang dapat menyebabkan syok distributif. Menurut Medscape, patofisiologinya adalah cedera sistem saraf yang berat menyebabkan hilangnya tonus simpatik vaskular sehingga terjadi syok. Jadi bisa saja dok gejalanya hipotensi dan takikardia seperti syok distributif.

terima kasih informasinya dok , sangat membantu sekali :)

28 Agustus 2018, 13:42

dr.Bedry Qintha
Aug 28, 2018 at 12:29 PM

Alo dr.Wayan!
Trimakasih sharing nya dok.. Kasusnya menarik sekali.
Kalo setau saya manifestasi syok neurogenik memang umumnya bradikardia, tapi bisa juga takikardia dok.
Sering-sering sharing kasus yaa dok 👍

betul dok , biasanya hipotensi dan bradikardia ketemunya , ini tumben dengan takikardia , dan membaik dengan pemberian cairan (meskipun pada syok neurogenik tatalaksana awalnya memang pemberian cairan juga) , cukup bikin pangling :')