Mohon bantuan tes RT PCR negatif tapi gejala suspek COVID-19 - Diskusi Dokter

general_alomedika

Izin berdiskusi ya, Dok. Ada pasien datang, gejala nya suspek COVID-19 dengan demam, sesak napas, batuk dan sakit kepala, tetapi test RT-PCR nya menunjukkan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Mohon bantuan tes RT PCR negatif tapi gejala suspek COVID-19

    Dibalas 18 September 2020, 12:52

    Izin berdiskusi ya, Dok. Ada pasien datang, gejala nya suspek COVID-19 dengan demam, sesak napas, batuk dan sakit kepala, tetapi test RT-PCR nya menunjukkan hasil negatif? Kira-kira bagaimana interpretasinya pada pasien ini?

     

18 September 2020, 10:57
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
CT Scan thx. Jika dari gejala dan CT khas viral pneumonia tetap bisa dx probable C19. Swab setiap 2 hari. Pada beberapa kasus terdeteksi CT value setelah swab diulang beberapa kali Pd Px yg bergejala
18 September 2020, 11:26

Banyak terimakasih dokter Wirya atas arahannya. untuk CT Scan Thorax dengan protokol suspek COVID-19 ya dok

18 September 2020, 11:04

Alo, Dokter!

Selama pandemi, semua pasien dengan gejala klinis COVID-19 harus diasumsikan mengidap COVID-19 dengan pertimbangan diagnosis alternatif lain, seperti influenza dan pneumonia bakterial. Hasil RT-PCR yang negatif dapat berarti tidak ditemukannya virus SARS-CoV-2 dalam spesimen pada ambang batas deteksi.


Namun, meskipun tes RT-PCR merupakan gold standard untuk diagnosis COVID-19, tes ini juga dapat menghasilkan hasil negatif palsu. Hasil negatif palsu dapat diakibatkan oleh tes yang dilakukan terlalu dini (viral load rendah) atau prosedur tes yang tidak tepat. Oleh karena itu, hasil RT-PCR yang negatif tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar terapi atau manajemen.


Beberapa penelitian menyatakan CT scan memiliki sensitivitas yang tinggi dalam diagnosis COVID-19 (meskipun spesifisitasnya rendah). Untuk pasien ini ada baiknya dirawat sesuai dengan manajemen COVID-19 dan diperiksa CT scan thorax (kalau memungkinkan). Tes RT-PCR dapat diulang jika secara klinis dianggap bermanfaat.

CMIIW, terima kasih.

https://pubs.rsna.org/doi/full/10.1148/radiol.2020200432

https://pubs.rsna.org/doi/pdf/10.1148/radiol.2020200642

https://www.fda.gov/media/138438/download

 

18 September 2020, 11:27

Banyak terimakasih dokter Meva atas informasi dan publikasi ilmiah nya. sangat bermanfaat sekali.

18 September 2020, 12:52
CT scan, swab ulang.