Screen Time dan Speech Delay pada Anak - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter. Sedikit sharing, kalau-kalau bisa disebarkan lebih luas. Jaman now, inilah yang sering terjadi di tengah waktu keluarga: papa sibuk browsing...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Screen Time dan Speech Delay pada Anak

    Dibalas 04 Mei 2019, 19:27

    Alodokter. Sedikit sharing, kalau-kalau bisa disebarkan lebih luas.

    Jaman now, inilah yang sering terjadi di tengah waktu keluarga: papa sibuk browsing sendiri, mama sibuk chatting, dan anak dibiarkan menonton video di layar kaca.

    Apa yang terjadi? Keterlambatan bicara merupakan salah satu masalah yang sangat sering dijumpai. Perkembangan bahasa mencakup kemampuan reseptif dan ekspresif. Stimulasi melalui layar kaca merupakan stimulasi satu arah, sehingga anak hanya menerima informasi tanpa berlatih mengomunikasikan ide dan keinginannya. Alhasil, kemampuan ekspresifnya tidak terlatih, dan terjadilah keterlambatan bicara (hati-hati dengan penyebab lain keterlambatan bicara). Disamping itu, aspek perkembangan lain, termasuk ranah sosial, emosi, dan kognitif juga tidak terstimulasi optimal.ย 

    Berikut cara mengontrol penggunaan layar kaca untuk buah hati (sesuai AAP):

    - pilih program yang bermanfaat

    - temani dan ajak anak berdiskusi isi tontonan tsb

    - ajar ketrampilan menonton secara kritis

    - beri batasan waktu yg diijinkan untuk menggunakan layar kaca

    - beri contoh dalam memilih program

    - beri batasan juga untuk kita menggunakan layar kaca

    - paparkan anak pada aktivitas menarik lainnya yg tidak berhubungan dgn layar kaca

    - buat ruangan anak tanpa kehadiran layar kaca

    - hindari penggunaan media sebagai pengasuh

    - sama sekali jangan berikan layar kaca untuk anak dibawah usia 2 tahun

    Sekian dok, semoga bisa digunakan sebagai pengingat untuk kita semua yang sudah memiliki anak dan untuk bahan edukasi untuk pasien atau masyarakat sekitar.

19 Maret 2019, 16:49
Terimakasih banyak dokter atas sharing ilmunya.. sangat menarik dan bermanfaat sekali.

Pengingat juga buat saya pribadi sebagai seorang ibu, kadang kadang masih suka memaparkan anak terhadap gadget apalagi kalo anak sudah merengek mau nonton video, karena seperti daripada 'malu' anaknya rewel kalo sedang di luar rumah jd terpaksa deh di kasih..
20 Maret 2019, 11:18
Setuju Dok,  Saya juga gitu ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ tapi hanya di luar rumah saja ya, biar anak ga rewel. 
19 Maret 2019, 17:41
Terima kasih banyak dok utk himbauan mngnai hal ini, krna skrg ini sdh bnyak anak2 yg dri bayi saja sdh mngenal gadget dan video youtube walaupun sbnrnya msh mngenai lagi anak2 
19 Maret 2019, 17:45
Maaf salah ketik, maksudnya lagu lagu anak
19 Maret 2019, 18:55
Trimakasih remindernya dok.. Sangat bermanfaat.
Ini termasuk ibu yg lg nyusuin ya.. Yg lbh sibuk nntn acara TV alay atau julid di sosmed drpd mandangi dan ajak bicara anak tercinta yg lg nyusu ๐Ÿ˜‚๐Ÿ™
20 Maret 2019, 11:20
๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ™๐Ÿ™
20 Maret 2019, 13:48
dr.Antonius Sarwono Sandi Agus Sp.BTKV, FIHA, MH, FICS.
dr.Antonius Sarwono Sandi Agus Sp.BTKV, FIHA, MH, FICS.
Dokter Spesialis Bedah Thoraks Kardio Vaskuler
Nice sharing dok๐Ÿ‘
Anak mencontoh dari ortunya sih ya
Sharing sedikit saya tiap buka gawai melayani aplikasi alomedika yang (termasuk main gawai) jadinya secara sembunyi 2 dari anak ๐Ÿค
05 April 2019, 22:29
Sama dokter, sembunyi2 ๐Ÿ™ˆ karena anak cendrung meniru. Tidak peduli ortu memegang gadget karena butuh/penting/sedang bekerja dll, bagi anak terutama balita intinya juga ingin pegang dan pakai layaknya ortu yang dilihatnya ๐Ÿ˜‚
24 Maret 2019, 17:47
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H.
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H.
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa
20 Maret 2019, 07:35
Terima kasih banyak dok sharingnya.
Ini isu yang sangat penting, mengingat sebagian orang tua muda zaman sekarang inginnya instan. Ketika anak menangin tinggal kasih smartphone dan membiarkan anak bermain game / menonton video.
Anak-anak tsb sulit lepas dari smartphone, semakin sering terpapar semakin sulit lepas.
Mungkin ada TS yg punya tips untuk orangtua yang anaknya kecanduan smartphone?
Alo dokter!
Untuk masalah kecanduan smartphone ini bisa kita cobakan beberapa langkah terapi, mulai dari edukasi hingga terapi perilaku. Yg selama ini sering dicobakan dalam setting klinis adalah:
1. Harus ada kesepakatan dari orangtua mengenai pola asuh & pendidikan pada anak, pendidikan disini tidak hanya pilihan pendidikan formal tp jg dlm aspek keseharian. Jangan sampai ketika anak "rewel" dgn need smartphone nya lalu salah 1 mengalah biar g "rewel" atau biar g "malu2in".
2. Harus ada figur yg jd panutan dalam hal ini bisa dikondisikan siapa figur yg disegani anak.
3. Terapkan terapi perilaku, seperti reward punishment, harus melakukan apa sebelum mendapat gadgetnya, tp tetap dalam pantauan.

Semoga bermanfaat y, salam.
24 Maret 2019, 18:41

trimakasih dokter...

04 April 2019, 19:28
Dibuat 19 Maret 2019, 16:36

Alodokter. Sedikit sharing, kalau-kalau bisa disebarkan lebih luas.

Jaman now, inilah yang sering terjadi di tengah waktu keluarga: papa sibuk browsing sendiri, mama sibuk chatting, dan anak dibiarkan menonton video di layar kaca.

Apa yang terjadi? Keterlambatan bicara merupakan salah satu masalah yang sangat sering dijumpai. Perkembangan bahasa mencakup kemampuan reseptif dan ekspresif. Stimulasi melalui layar kaca merupakan stimulasi satu arah, sehingga anak hanya menerima informasi tanpa berlatih mengomunikasikan ide dan keinginannya. Alhasil, kemampuan ekspresifnya tidak terlatih, dan terjadilah keterlambatan bicara (hati-hati dengan penyebab lain keterlambatan bicara). Disamping itu, aspek perkembangan lain, termasuk ranah sosial, emosi, dan kognitif juga tidak terstimulasi optimal.ย 

Berikut cara mengontrol penggunaan layar kaca untuk buah hati (sesuai AAP):

- pilih program yang bermanfaat

- temani dan ajak anak berdiskusi isi tontonan tsb

- ajar ketrampilan menonton secara kritis

- beri batasan waktu yg diijinkan untuk menggunakan layar kaca

- beri contoh dalam memilih program

- beri batasan juga untuk kita menggunakan layar kaca

- paparkan anak pada aktivitas menarik lainnya yg tidak berhubungan dgn layar kaca

- buat ruangan anak tanpa kehadiran layar kaca

- hindari penggunaan media sebagai pengasuh

- sama sekali jangan berikan layar kaca untuk anak dibawah usia 2 tahun

Sekian dok, semoga bisa digunakan sebagai pengingat untuk kita semua yang sudah memiliki anak dan untuk bahan edukasi untuk pasien atau masyarakat sekitar.

Terimakasih banyak dok sharingnya, sangat bermanfaat terutama bagi saya yang juga seorang ibu.

Sedikit sharing dari segi kesehatan gigi, kecenderungan anak yang dipapar dengan layar kaca selagi makan akan mengemut makanannya, justru tidak mempercepat prosesi makan malah memperlambat krn anak cenderung tidak mau mengunyah saat menonton. 

Mengemut makanan menjadi faktor resiko terjadinya karies pada gigi geraham anak. Hal ini banyak ditemui pada kasus klinik belakangan ini

CMIIW
05 April 2019, 13:38
Nice Sharing Dokter
12 April 2019, 06:07
Dibuat 19 Maret 2019, 16:36

Alodokter. Sedikit sharing, kalau-kalau bisa disebarkan lebih luas.

Jaman now, inilah yang sering terjadi di tengah waktu keluarga: papa sibuk browsing sendiri, mama sibuk chatting, dan anak dibiarkan menonton video di layar kaca.

Apa yang terjadi? Keterlambatan bicara merupakan salah satu masalah yang sangat sering dijumpai. Perkembangan bahasa mencakup kemampuan reseptif dan ekspresif. Stimulasi melalui layar kaca merupakan stimulasi satu arah, sehingga anak hanya menerima informasi tanpa berlatih mengomunikasikan ide dan keinginannya. Alhasil, kemampuan ekspresifnya tidak terlatih, dan terjadilah keterlambatan bicara (hati-hati dengan penyebab lain keterlambatan bicara). Disamping itu, aspek perkembangan lain, termasuk ranah sosial, emosi, dan kognitif juga tidak terstimulasi optimal.ย 

Berikut cara mengontrol penggunaan layar kaca untuk buah hati (sesuai AAP):

- pilih program yang bermanfaat

- temani dan ajak anak berdiskusi isi tontonan tsb

- ajar ketrampilan menonton secara kritis

- beri batasan waktu yg diijinkan untuk menggunakan layar kaca

- beri contoh dalam memilih program

- beri batasan juga untuk kita menggunakan layar kaca

- paparkan anak pada aktivitas menarik lainnya yg tidak berhubungan dgn layar kaca

- buat ruangan anak tanpa kehadiran layar kaca

- hindari penggunaan media sebagai pengasuh

- sama sekali jangan berikan layar kaca untuk anak dibawah usia 2 tahun

Sekian dok, semoga bisa digunakan sebagai pengingat untuk kita semua yang sudah memiliki anak dan untuk bahan edukasi untuk pasien atau masyarakat sekitar.

12 April 2019, 06:09
Thanks sharing nya dok. Ijin share ๐Ÿ™๐Ÿ™
19 Maret 2019, 16:49
Terimakasih banyak dokter atas sharing ilmunya.. sangat menarik dan bermanfaat sekali.

Pengingat juga buat saya pribadi sebagai seorang ibu, kadang kadang masih suka memaparkan anak terhadap gadget apalagi kalo anak sudah merengek mau nonton video, karena seperti daripada 'malu' anaknya rewel kalo sedang di luar rumah jd terpaksa deh di kasih..
19 Maret 2019, 16:53
dr. Darrell Fernando, SpOG
dr. Darrell Fernando, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Isu yang sangat penting dan sayangnya banyak orang tua zaman now yang kurang aware..

Sekedar menambahkan bahwa pada gadget skg banyak yang sudah bisa parental lock / kids mode sehingga bila terpaksa dapat menggunakan mode tsb. 
19 Maret 2019, 17:03
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo SpPD
dr. Fatnan Setyo Hariwibowo SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Dibuat 19 Maret 2019, 16:36

Alodokter. Sedikit sharing, kalau-kalau bisa disebarkan lebih luas.

Jaman now, inilah yang sering terjadi di tengah waktu keluarga: papa sibuk browsing sendiri, mama sibuk chatting, dan anak dibiarkan menonton video di layar kaca.

Apa yang terjadi? Keterlambatan bicara merupakan salah satu masalah yang sangat sering dijumpai. Perkembangan bahasa mencakup kemampuan reseptif dan ekspresif. Stimulasi melalui layar kaca merupakan stimulasi satu arah, sehingga anak hanya menerima informasi tanpa berlatih mengomunikasikan ide dan keinginannya. Alhasil, kemampuan ekspresifnya tidak terlatih, dan terjadilah keterlambatan bicara (hati-hati dengan penyebab lain keterlambatan bicara). Disamping itu, aspek perkembangan lain, termasuk ranah sosial, emosi, dan kognitif juga tidak terstimulasi optimal.ย 

Berikut cara mengontrol penggunaan layar kaca untuk buah hati (sesuai AAP):

- pilih program yang bermanfaat

- temani dan ajak anak berdiskusi isi tontonan tsb

- ajar ketrampilan menonton secara kritis

- beri batasan waktu yg diijinkan untuk menggunakan layar kaca

- beri contoh dalam memilih program

- beri batasan juga untuk kita menggunakan layar kaca

- paparkan anak pada aktivitas menarik lainnya yg tidak berhubungan dgn layar kaca

- buat ruangan anak tanpa kehadiran layar kaca

- hindari penggunaan media sebagai pengasuh

- sama sekali jangan berikan layar kaca untuk anak dibawah usia 2 tahun

Sekian dok, semoga bisa digunakan sebagai pengingat untuk kita semua yang sudah memiliki anak dan untuk bahan edukasi untuk pasien atau masyarakat sekitar.

Terima kasih dok atas sharingnya,
Dirumah saya malah tidak ada siaran tv,krn gangguan teknis di TV yg berlangsung lama.
Jadi akhirnya, kita download film,video,dll yg memang sdh disiapkan,mereka tinggal memilih.
Gadget pun dibatasi hanya sabtu dan minggu dalam periode tertentu.
bagaimanapun bukan acara tv skrg yg menyita perhatuan,tapi iklan juga harus diperhatikan untuk dikontrol.

semua orang tua memiliki pilihan dan cara masing2,apapun itu,semoga menjadi yang terbaik untuk anak2nya.
salam :)

19 Maret 2019, 17:38
dr.Nurliati Sari Handini, SpBP-RE
dr.Nurliati Sari Handini, SpBP-RE
Dokter Spesialis Bedah Plastik
Terima kasih infonya. Sangat bermanfaat. 
19 Maret 2019, 18:02
Terimakasih atas himbauannya dok, mengingat memang di zaman teknologi serba canggih, orangtua jadi lebih malas interaksi dengan anak secara langsung

Walaupun teknologi memang bisa membantu proses belajar namun dengan syarat harus didampingi dan dibatasi

Semoga orangtua jadi lebih aware untuk menghasilkan anak2 Indonesia yang sehat
19 Maret 2019, 19:37
Alodokter,

Sangat menarik sharingnya, emak jaman now emang cenderung suka yang praktis. Selalu menyodorkan gawai sebagai jalan keluar untuk perkembangan anak. Padahal anak membutuhkan interaksi 2 arah yang tdk didapatkan pada gawai. Akhirnya anak asyik sendiri, tidak mendengarkan perintah, peringatan dari orangtua. Akibatnya perkembangan bicara yang terlambat. 

Thanks Dok.
19 Maret 2019, 20:04
Terima kasih banyak dokter informasi menariknya
19 Maret 2019, 20:46
dr. Rudi Hermanto Sinaga, Sp.B
dr. Rudi Hermanto Sinaga, Sp.B
Dokter Spesialis Bedah
Informasi yg sgt menarik.. Trims ksh Dok..