Pemeriksaan COVID-19 apakah harus segera dilakukan setelah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi meskipun tidak ada gejala - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter, pasien saya bertanya mengenai perlu/tidak melakukan pemeriksaan covid dengan swab PCR atau antigen karena beliau kontak erat dengan pasien...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pemeriksaan COVID-19 apakah harus segera dilakukan setelah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi meskipun tidak ada gejala

    27 Mei 2021, 12:48
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dokter, pasien saya bertanya mengenai perlu/tidak melakukan pemeriksaan covid dengan swab PCR atau antigen karena beliau kontak erat dengan pasien terkonfirmasi covid. Saat ini tidak bergejala. Apakah perlu melakukan pemeriksaan dok? Jika ya berapa hari setelah kontak sebaiknya swab dilakukan? Terimakasih dok, mohon pencerahannya.

28 Mei 2021, 09:21

Alo, dokter!

Berdasarkan Pedoman Tatalaksana COVID-19 nasional, orang yang memiliki kontak erat tanpa gejala dianjurkan untuk isolasi mandiri selama 14 hari sejak kontak terakhir dengan orang terkonfirmasi.

Pemeriksaan RT-PCR dianjurkan pada orang dengan gejala ringan hingga sedang.

Pedoman Tatalaksana COVID-19 edisi 2 (1).pdf
28 Mei 2021, 09:35
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
dr.Wirya Sastra Amran, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Jika kontak eratnya jelas dengan Px yg terkonfirmasi maka idealnya langsung memeriksakan Swab PCR.  Karena perlu dipahami ada beberapa kriteria yang tergolong kontak erat. Namun memang jika berdasarkan juknis tracing kontak Kemenkes bahwa pada seseorang nonnakes jika masuk dalam kategori kontak erat dan kondisi tanpa gejala maka perlakuannya hanya Isman 14 hari. Dan evaluasi gejala dilakukan selama periode Isman tersebut. Dilakukan Pcr jika tiba² muncul gejala. Lain halnya jika seseorang yg terkategorikan kontak erat merupakan Nakes maka meskipun tanpa gejala maka rekomendasi langsung swab Pcr dan lanjut isman 14 hari.
Nah jika kita menganalisis kedua hal tersebut di Juknis terdapa Makna Tersirat didalamnya. Yaitu bahwa saat itu masih terdapat kelangkaan BHP atau pemeriksaan swab PCR sehingga ada skala prioritas untuk dilakukan swab PCR pada proses skrining kontak erat.
Sehingga jika kita bisa memahami makna tersirat tersebut maka kondisi yang ideal saat ini dimana swab pcr sudah bukan lagi pemeriksaan yang langka dan hampir semua Faskes didaerah sudah terdapat PCR maka bisa langsung saja PCR. Dan terkait batasan waktu, kapan dilakukan setelah kontak erat, maka bisa langsung saja dilakukan tidak ada periode waktu khusus atau tidak perlu menunggu sampai timbulnya gejala.