Faktor risiko dari inkontinensia urine yang dapat terjadi pada wanita usia 24 tahun - Diskusi Dokter

general_alomedika

Wanita usia 24 tahun,belum menikah, mengeluh tiba tiba mengompol pada saat tidur tanpa sebab yg jelas. Sehari sebelumnya pasien mengeluh kelelahan setelah...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Faktor risiko dari inkontinensia urine yang dapat terjadi pada wanita usia 24 tahun

    24 September 2019, 00:08
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Wanita usia 24 tahun,belum menikah, mengeluh tiba tiba mengompol pada saat tidur tanpa sebab yg jelas. Sehari sebelumnya pasien mengeluh kelelahan setelah berjalan jauh, benar benar tidak bisa menahan kantuk malah harinya. sehingga saat tidur dimalam hari tidak terasa kalau ingin berkemih. Sehingga menyebabkannya mengompol. Sehari setelahnya pasien merasa bahwa seperti ada yg mengalir tp hilang timbul..Β 


    Apakah bisa hal tersebut merupakan kondisi ISK? keluhan nyeri saat BAK, bak tidak lampias, rasa ingin bak terus menerus semuanya disangkal.Β 


    Mohon asupannya dok terima kasih

24 September 2019, 08:15
dok untuk inkontinensia urin sendiri dibagi menjadi 4, yaitu yang sifatnya stress, urge, mix, dan fungsional. kalau melihat dari gejalanya sepertinya bukan karena stress atau urgency karena tidak ada pemicunya. mungkin perlu dicari tahu apakah ada trauma yang mengganggu sistem saraf nya, apakah pasien habis melahirkan, atau sedang menggunakan pengobatan2 tertentu dok.
beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko inkontinensia urin pada wanita yang muda antara lain:
1/ kelebihan berat badan
2/ konstipasie kronis
3/ kerusakan saraf
4/ obat2an dan kafein
5/ infeksi

24 September 2019, 10:09
dr. Hendra Gunawan, Sp.PD
dr. Hendra Gunawan, Sp.PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Hi dok, dalam menelaah kasus inkontinensia urine, perlu dikaji ulang jenis inkontinensianya apakah jenis stress (keluarnya urin bersamaan dengan peningkatan tekanan intraabdomen), urgensi (ketidakmampuan menahan air kencing setelah muncul rasa ingin berkemih), fungsional (ketidakmampuan untuk menahan air kencing karena tidak mampu untuk sampai tempat berkemih oleh sebab tertentu seperti infeksi saluran kencing, kelainan psikiatrik, dan yang lain), atau kombinasi. Dari jenis tersebut, inkontinensia kombinasi merupakan yang paling sering didapatkan sehingga dalam mengkaji pasien inkontinensia, seyogyanya dilakukan anamnesis yang lengkap dan pemeriksaan fisik yang seksama. Sedangkan tatalaksana mengikuti jenis inkontinensia yang didapatkan. Semoga membantu ya
24 September 2019, 17:50
Sangat bermanfaat infonya Dok.
24 September 2019, 19:30
Terimakasih infonya dokπŸ™
24 September 2019, 19:38
Sangat bermanfaat dokter