Rapid test dengan hasil IgG positif dan IgM negatif apakah masih perlu konfirmasi dengan PCR - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter,Ada pertanyaan yg muncul belakangan ini dari beberapa rekan dokter perusahaan terkait rapid test Covid-19, apakah IgG positive dengan IgM negative...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Rapid test dengan hasil IgG positif dan IgM negatif apakah masih perlu konfirmasi dengan PCR

    04 Mei 2020, 15:57

    Alodokter,

    Ada pertanyaan yg muncul belakangan ini dari beberapa rekan dokter perusahaan terkait rapid test Covid-19, apakah IgG positive dengan IgM negative dapat dikatakan sudah dalam masa recovery dan tidak perlu dilakukan konfirmasi dengan PCR?

04 Mei 2020, 16:32
04 Mei 2020, 15:57

Alodokter,

Ada pertanyaan yg muncul belakangan ini dari beberapa rekan dokter perusahaan terkait rapid test Covid-19, apakah IgG positive dengan IgM negative dapat dikatakan sudah dalam masa recovery dan tidak perlu dilakukan konfirmasi dengan PCR?

Pemeriksaan rapid tes bukanlah suatu diagnostik terhadap penyakit corona / covid 19, namun hanya suatu screening. Kesimpulan yg dapat diambil dari pemeriksaan rapid tes adalah reaktif dan non reaktif (bukan positif atau negatif) sehingga perlu dikonfirmasi dengan swab bila hasil rapid reaktif, dan bila hasil rapid non reaktif maka diulang 7 sd 10 hari kemudian.

IgG menjelaskan bahwa infeksi yg terjadi sudah lama, sedangkan igM menjelaskan bahwa infeksi yg terjadi baru saja..

Bila igG reaktif masih perlu dilakukan swab/pemeriksaan PCR

Bila hasil igG reaktif, igM non reaktif dan swab/PCR positif artinya infeksi menuju sembuh biasanya hari ke 21-28. Msh harus diukang swab sampai negatif

Bila hasil igG reaktif, igM non reaktif dan swab/PCR negatif artinya infeksi lebih dr 1 bulan dan menuju sembuh. Kemungkinan sudah tidak menular

Begitu dok setau saya...mhn koreksinya tmn2 kalo ada yg salah 🙏






04 Mei 2020, 16:38

Alo dr. Iqbal.

Berdasarkan webinar yang diberikan oleh Prof. Aryati lalu, Hasil deteksi antibodi non reaktif bukan menyingkirkan kemungkinan terinfeksi SARS-CoV-2, sehingga masih berisikok untuk menularkan ke orang lain. 

Sebaiknya pasien di lakukan pemeriksaan ulang 10 hari kemudia dan lakukan isolasi mandiri. 

Berikut saya sertakan sumber: 

https://www.pdspatklin.or.id/assets/files/pdspatklin_2020_04_30_19_20_03.pdf

https://www.pdspatklin.or.id/assets/files/pdspatklin_2020_04_30_19_28_29.pdf

https://www.pdspatklin.or.id/assets/files/pdspatklin_2020_04_30_19_20_35.pdf

 

04 Mei 2020, 16:37

Alo dokter,

Mengingat webminar Prof. Aryati kemarin, IgG positif atu IgM positif, atau keduanya positif, menunjukkan rapid test reaktif dan harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan PCR.  Alasannya dijelaskan oleh beliau saat webminar. Demikian dok.

04 Mei 2020, 16:45
Terimakasih dok atas penjelesan dan resourcenya, memang kenyataan di lapangan saya temui masih ada yg menganggap igG IgM - tidak perlu dikonfirmasi PCR.
04 Mei 2020, 16:49
dr.Liem Audi Natalino, SpJP, FIHA
dr.Liem Audi Natalino, SpJP, FIHA
Dokter Spesialis Jantung
Thx infonya dok
04 Mei 2020, 17:04
04 Mei 2020, 15:57

Alodokter,

Ada pertanyaan yg muncul belakangan ini dari beberapa rekan dokter perusahaan terkait rapid test Covid-19, apakah IgG positive dengan IgM negative dapat dikatakan sudah dalam masa recovery dan tidak perlu dilakukan konfirmasi dengan PCR?

Alo dok.

Saya coba bantu jawab, kebutulan kemaren ada webinar tentang "Rapid test covid19 dilayanan primer" narasumbernya prof.Dr.dr.Aryati, MS, Sp.PK(K).

Dalam webinarnya dikatakan bahwa setiap pemeriksaan rapidtest antibodi IgM IgG jika salah satunya reaktif. Tetap disarankan untuk dilakukan PCR, tetap dilakukan karantina atau isolasi dan pencegahan sesuai panduan tatalaksana covid19.
Walaupun pada kenyataannya igM negative penanda infeksi akut, sedangkan igG reactive merupakan penanda infeksi masa lampau/sudah sembuh/tidak menular.
Menurut  PDS patklin 21 april 2020 dalam penanganan covid19 juga dijumpai kasus dgn hasil pemeriksaan igG ( ), igM(-) namun pada pemeriksaan PCR ( ).



Kemudian hati-hati pada hasil rapid test antibodi false positif/negatif :

Kemungkinan false positif

-kemungkinan cross reactive antibody dengan berbagai virus lain (corona virus lain yang mirip)

-Rheumatoid factor



Kemungkinan false negative

-saat pengambilan sampel antibodi belum terbentuk (masa inkubasi)

-pasien dgn immunocmpromised (gangguan pembentukan antibodi)

-kadar antibodi dibawah deteksi alat.



Semoga membantu dok😊
04 Mei 2020, 17:29
Terimakasih dok sharingnya
04 Mei 2020, 17:09
Berikut tabel interpretasi rapid test dan PCR,semoga membantu
04 Mei 2020, 17:28
Terima kasih dok sharingnya
11 Juni 2020, 04:44
Sangat membantu. Terima kasih dok
04 Mei 2020, 23:04
dr. Herman, Sp.P
dr. Herman, Sp.P
Dokter Spesialis Paru
Alo dok, 

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, rapid test tdk dpt digunakan sebagai diagnostik, tetapi hanya untuk screening. 
Berikutnya tetap harus dikonfirmasi dengan PCR untuk menentukan seseorang apakah terinfeksi/sudah sembuh. 
11 Juni 2020, 01:54
dr. Aktaruddin A. S, Sp. PD
dr. Aktaruddin A. S, Sp. PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Keadaan akan menjadi susah u/ mengambil keputusan klinis
Semisal jika pasien datang dengan riwayat sc2 kali dan sekrang sedang inpartu
Hasil igg reactive membuat tindakan harus dilakukan dengan level 3
Dan skrang rujukan sudah banyak yang penuh...

05 Juli 2020, 09:29
Benar dok, nanti pasien akan mengatakan ditelantarkan...
05 Juli 2020, 08:02
dr. Ratri saumi, M.Kes, SpGK
dr. Ratri saumi, M.Kes, SpGK
Dokter Spesialis Gizi
Iya. Ibu dan bayi dipisah juga
06 Juli 2020, 05:52
dr.Muhadir
dr.Muhadir
Dokter Umum
Kalau IgG positive dan IgM negative  berarti menuju kesembuhan  dok diperkirakan 21  sd 28 hari.dok
cek PCR lebih baik utk konfirmasi saat masuk puncak penyembuhan pada hari diatas 1 bulan, demi kesempurnaan atau koreksi bisa sejawat lain,Btk
06 Juli 2020, 11:12
Maaf dok sya kemaren dpt share ilmu dari tmn sya. Mungkin bs bermanfaat.