Tatalaksana gaduh gelisah karena schizophrenia pada ibu hamil - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter, maaf ingin menanyakan untuk pasien ibu hamil UK 38-39 minggu dengan riwayat schizofrenia jika terjadi kekambuhan hingga mengamuk bagaimana...

Diskusi Dokter

15 April 2019, 16:51
dr. Darrell Fernando, SpOG
dr. Darrell Fernando, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Alodoc!

Pada kehamilan trimester 3 sebetulnya boleh memberikan psikotropika apabila risk dianggap lebih besar dari benefit.
Perlu kerjasama tim antara SpOG, Psikiater, dan Perinatologi karena terkadang bisa ada efek sedasi pada janin setelah lahir sehingga skor APGAR bisa rendah. 

Yang harus dihindari terutama adalah Carbamazepine, Asam Valproate, dan Lithium pd trimester 1 krn risiko kelainan kongenital janin.

Postpartum, pasien menjadi risiko tinggi utk postpartum depression hingga psychosis sehingga tetap harus dipantau kondisi mental dan apakah ada kemungkinan harm pada bayi 

15 April 2019, 21:04

Terimakasih banyak dokter atas sharing ilmunya

16 April 2019, 15:25
Terimakasih infonya, dok
16 April 2019, 15:51
Terimakasih atas sharingnya Dok,  sangat bermanfaat ๐Ÿ™
19 April 2019, 08:58
dr. Afinia Permanasari, Sp.KJ
dr. Afinia Permanasari, Sp.KJ
Dokter Specialis Psikiater
terimakasih infonya dok... 
15 April 2019, 21:46
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
Dokter Specialis Psikiater
Alo dok!
Saya sepakat & setuju dengan dr. Darrell, ini special case in special population. Apabila jelas ada riwayat skizofrenia dengan kondisi saat datang mengalami fase akut, dengan rentang GAF scale (current) 20-11 maka perlu dipertimbangkan sebagai kasus emergency psychiatry. 
Pemberian injeksi antipsikotik hanya bila didapatkan risiko perilaku membahayakan, menyakiti diri sendiri atau orang lain. Utk berikutnya ditimbang lagi rasio risiko & manfaatnya. Waspada post partum, jika tidak memungkinkan rawat gabung, maka dihindari saja. Pada beberapa kasus, pasien dengan dominan halusinasi auditorik akan merasa suara tangisan bayi menjadi sumber ancaman, hal ini akan membahayakan & menginduksi gejala aktif yg lain.
16 April 2019, 09:04
dr. Darrell Fernando, SpOG
dr. Darrell Fernando, SpOG
Dokter Spesialis Kandungan
Terima kasih tambahannya dok :)
16 April 2019, 14:11
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
dr. Zuhrotun Ulya, Sp.KJ, M.H
Dokter Specialis Psikiater
Siap dr. Darrell
16 April 2019, 15:52
Terimakasih atas infonya Dok,  sangat membantu ๐Ÿ™
16 April 2019, 18:08
terimakasih atas penjelasannya dok :) 
19 April 2019, 08:57
dr. Afinia Permanasari, Sp.KJ
dr. Afinia Permanasari, Sp.KJ
Dokter Specialis Psikiater
terimakasih penjelasannya dokter ๐Ÿ˜Š
16 April 2019, 05:41
15 April 2019, 16:51
Alodoc!

Pada kehamilan trimester 3 sebetulnya boleh memberikan psikotropika apabila risk dianggap lebih besar dari benefit.
Perlu kerjasama tim antara SpOG, Psikiater, dan Perinatologi karena terkadang bisa ada efek sedasi pada janin setelah lahir sehingga skor APGAR bisa rendah. 

Yang harus dihindari terutama adalah Carbamazepine, Asam Valproate, dan Lithium pd trimester 1 krn risiko kelainan kongenital janin.

Postpartum, pasien menjadi risiko tinggi utk postpartum depression hingga psychosis sehingga tetap harus dipantau kondisi mental dan apakah ada kemungkinan harm pada bayi 

Terima Kasih Dr. Darrel sharingnya, pernah mengalami kasus post partum skizofren akhirnya bayi disepakati keluarga untuk diambil anggota keluarga yang lain. 
16 April 2019, 06:59
Terima kasih dok semua atas sharingnya๐Ÿ™
16 April 2019, 11:33
Bagus sekali ini kasusnya dok
16 April 2019, 14:00
Terima kasih untuk sharing dan masukanya dok, kasusnya menarik sekali ๐Ÿ™๐Ÿ™
19 April 2019, 08:02
15 April 2019, 21:46
Alo dok!
Saya sepakat & setuju dengan dr. Darrell, ini special case in special population. Apabila jelas ada riwayat skizofrenia dengan kondisi saat datang mengalami fase akut, dengan rentang GAF scale (current) 20-11 maka perlu dipertimbangkan sebagai kasus emergency psychiatry. 
Pemberian injeksi antipsikotik hanya bila didapatkan risiko perilaku membahayakan, menyakiti diri sendiri atau orang lain. Utk berikutnya ditimbang lagi rasio risiko & manfaatnya. Waspada post partum, jika tidak memungkinkan rawat gabung, maka dihindari saja. Pada beberapa kasus, pasien dengan dominan halusinasi auditorik akan merasa suara tangisan bayi menjadi sumber ancaman, hal ini akan membahayakan & menginduksi gejala aktif yg lain.