Hematuria pasca pemasangan foley kateter urin - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alodokter!Ijin share case, laki-laki 70 tahun mengalami hematuria pasca pemasangan foley kateter. Diagnosis utamanya adalah suspek tumor cerebri. Dikatakan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Hematuria pasca pemasangan foley kateter urin

    Dibalas 08 Januari 2021, 23:56

    Alodokter!

    Ijin share case, laki-laki 70 tahun mengalami hematuria pasca pemasangan foley kateter. Diagnosis utamanya adalah suspek tumor cerebri. Dikatakan tidak ada riwayat penyakit di saluran kencing. Tidak ada keluhan kencing sebelumnya. Kateter kemudian diulang pemasangannya, saat memasukkan kateter yang baru, keluar darah dari meatus uretra externa dan urin yang keluar tetap merah.

    Saat hematuria, dpjp menyarankan injeksi kalnex 1 ampul, namun hematuria masih terjadi ditambah dengan bleeding tersebut. TTV pasien masih stabil. Hanya saja pasien mengeluh nyeri di ujung penis. Semakin nyeri saat disentuh. 

    Dpjp belum dapat dihubungi saat ini. 

    Mohon saran dokter, apa yang harus dikerjakan dan kira-kira apa penyebab bleedingnya. Terimakasih dokter 🙏

08 Januari 2021, 23:56
dr. Wempy Supit Sp.U, FACS
dr. Wempy Supit Sp.U, FACS
Dokter Spesialis Urologi
Alo.Dok! Boleh sharing kateter nomor brp? (Saran urologi untuk umur pasien pria lansia foley catheter >= 18fr, supaya bs melewati prostate enlargement / bladder neck obstruction)


Tips1: Intip USG ya dok, ikuti saran dr. Dian n dr. Karina....cek balon posisi di buli kah?


Tips2: Spooling saline via spuit 20cc, lalu tarik pelan2: Kalau ancar syukur, kalau macet ulangi kembali. Hati2 kalnex bisa mencetuskan clot retensi / hiperkoagulasi. 


Final tips: siapa dpjp nya? Nanti kita bantu hubungi 😉

10 Mei 2019, 09:14
dr. Dian Kartika Rezia, Sp.U
dr. Dian Kartika Rezia, Sp.U
Dokter Spesialis Urologi
Dibuat 10 Mei 2019, 07:45

Alodokter!

Ijin share case, laki-laki 70 tahun mengalami hematuria pasca pemasangan foley kateter. Diagnosis utamanya adalah suspek tumor cerebri. Dikatakan tidak ada riwayat penyakit di saluran kencing. Tidak ada keluhan kencing sebelumnya. Kateter kemudian diulang pemasangannya, saat memasukkan kateter yang baru, keluar darah dari meatus uretra externa dan urin yang keluar tetap merah.

Saat hematuria, dpjp menyarankan injeksi kalnex 1 ampul, namun hematuria masih terjadi ditambah dengan bleeding tersebut. TTV pasien masih stabil. Hanya saja pasien mengeluh nyeri di ujung penis. Semakin nyeri saat disentuh. 

Dpjp belum dapat dihubungi saat ini. 

Mohon saran dokter, apa yang harus dikerjakan dan kira-kira apa penyebab bleedingnya. Terimakasih dokter 🙏

Alo dr. Wulan!

Pada kasus seperti ini sebaiknya segera pastikan balon kateter ada di dalam buli-buli atau tidak. Kalau tidak ada fasilitas USG bisa dilakukan pemeriksaan apakah balon kateter teraba di daerah perineum atau tidak.
Kalau memang balon kateter tidak di dalam buli, sebaiknya jangan mencoba insersi ulang, karena justru akan memperparah trauma uretranya. Jika perdarahan aktif bisa dilakukan tourniquet selain pemberian obat2an untuk menghentikan perdarahan, sambil menunggu hasil konsultasi sejawat urologi.
Jika kecurigaan trauma uretra kecil, perlu digali lebih dalam mengenai riwayat keluhan/penyakit pada traktus urinarius sebelumnya. Selain itu juga perlu ditanyakan apakah pasien ada riwayat konsumsi obat2an trombolitik atau anti trombotik, dan bagaimana faal hemostasisnya karena masih ada kemungkinan penyebabnya adalah suatu medical bleeding.

Semoga bermanfaat 😊
10 Mei 2019, 20:33
Terimakasih sharingnya dokter, 
untuk tourniquet yang dilakukan bagaimana cara yang aman ya dokter agar tidak terjadi nekrosis pada penis dan berapa lama maksimal melakukan tourniquet trrsebut? 
11 Mei 2019, 11:19
Sangat bermanfaat pembahasannya Dok,  terimakasih 🙏
11 Mei 2019, 13:27
dr.Antonius Sarwono Sandi Agus Sp.BTKV, FIHA, MH, FICS.
dr.Antonius Sarwono Sandi Agus Sp.BTKV, FIHA, MH, FICS.
Dokter Spesialis Bedah Thoraks Kardio Vaskuler
Setuju dokter
USG untuk memastikan balon di ruang VU
Terimakasih.
12 Mei 2019, 17:33
terimakasih dok atas sharingnya
10 Mei 2019, 08:44
dr. Melsa Aprima, SpPD
dr. Melsa Aprima, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Alodok, jika terjadi perdarahan pasca pemasangan kateter, apalagi ditambah rasa nyeri, yg pertama kali dipikirkan adalah trauma pada uretra akibat pemasangan kateter tersebut. Jika pasien sgt tidak nyaman, dan pada pasien tidak mutlak harus terpasang kateter, maka biasanya saya akan coba aff kateter terlebih dahulu, kemudian observasi. Jika perdarahan semakin banyak, segera konsul dr bedah/ urologi

Terima kasih
10 Mei 2019, 20:32
Baik dokter, terimakasih sharingnya dok 🙏
11 Mei 2019, 18:26
Setuju Dok.
10 Mei 2019, 08:41

Alo dr. Wulan,

Kalau untuk penyebab hematurianya masih cukup luas ya dok. Jika dilihat dari usianya yang 70 tahun, mungkin bisa saja ada resiko pembesaran kelenjar prostat (BPH) atau kanker prostat, batu pada saluran kemih, hingga perlukaan pada saluran kemih akibat pemasangan kateter itu sendiri. 

IMHO, sementara bisa di observasi dahulu dok untuk TTV pasien dan hematuria nya.

Terima kasih dok, CMIIW.

10 Mei 2019, 20:32
Baik dokter terimakasih sharingnya dok 🙏
10 Mei 2019, 21:27
dr. Dian Kartika Rezia, Sp.U
dr. Dian Kartika Rezia, Sp.U
Dokter Spesialis Urologi
10 Mei 2019, 20:33
Terimakasih sharingnya dokter, 
untuk tourniquet yang dilakukan bagaimana cara yang aman ya dokter agar tidak terjadi nekrosis pada penis dan berapa lama maksimal melakukan tourniquet trrsebut? 
Cukup dibebat secukupnya saja, jangan terlalu ketat. Bisa dievaluasi dari warna glansnya untuk memastikan vaskularisasi aman. Biasanya dalam 10-15menit sudah terbentuk clotting.
11 Mei 2019, 11:08
Baik dokter, terimakasih banyak informasinya 🙏
12 Mei 2019, 09:18
Thanks buat diskusinya yang menarik
12 Mei 2019, 09:40
dr.Hasjim Hasbullah, Sp.JP
dr.Hasjim Hasbullah, Sp.JP
Dokter Spesialis Jantung
10 Mei 2019, 09:14
Alo dr. Wulan!

Pada kasus seperti ini sebaiknya segera pastikan balon kateter ada di dalam buli-buli atau tidak. Kalau tidak ada fasilitas USG bisa dilakukan pemeriksaan apakah balon kateter teraba di daerah perineum atau tidak.
Kalau memang balon kateter tidak di dalam buli, sebaiknya jangan mencoba insersi ulang, karena justru akan memperparah trauma uretranya. Jika perdarahan aktif bisa dilakukan tourniquet selain pemberian obat2an untuk menghentikan perdarahan, sambil menunggu hasil konsultasi sejawat urologi.
Jika kecurigaan trauma uretra kecil, perlu digali lebih dalam mengenai riwayat keluhan/penyakit pada traktus urinarius sebelumnya. Selain itu juga perlu ditanyakan apakah pasien ada riwayat konsumsi obat2an trombolitik atau anti trombotik, dan bagaimana faal hemostasisnya karena masih ada kemungkinan penyebabnya adalah suatu medical bleeding.

Semoga bermanfaat 😊
Thx for the sharing
12 Mei 2019, 14:32
dr. Kana Wulung A.I.P Sp.P
dr. Kana Wulung A.I.P Sp.P
Dokter Spesialis Paru
10 Mei 2019, 09:14
Alo dr. Wulan!

Pada kasus seperti ini sebaiknya segera pastikan balon kateter ada di dalam buli-buli atau tidak. Kalau tidak ada fasilitas USG bisa dilakukan pemeriksaan apakah balon kateter teraba di daerah perineum atau tidak.
Kalau memang balon kateter tidak di dalam buli, sebaiknya jangan mencoba insersi ulang, karena justru akan memperparah trauma uretranya. Jika perdarahan aktif bisa dilakukan tourniquet selain pemberian obat2an untuk menghentikan perdarahan, sambil menunggu hasil konsultasi sejawat urologi.
Jika kecurigaan trauma uretra kecil, perlu digali lebih dalam mengenai riwayat keluhan/penyakit pada traktus urinarius sebelumnya. Selain itu juga perlu ditanyakan apakah pasien ada riwayat konsumsi obat2an trombolitik atau anti trombotik, dan bagaimana faal hemostasisnya karena masih ada kemungkinan penyebabnya adalah suatu medical bleeding.

Semoga bermanfaat 😊
Thanks sharingnya dok
12 Mei 2019, 18:06
dr. Karina Evelyn S, Sp.U
dr. Karina Evelyn S, Sp.U
Dokter Spesialis Urologi
Setuju dengan dr. Dian SpU
08 Januari 2021, 22:08
Klo pemasangan kateter keluar urin berdarah bisa krn infeksi, iritasi selang kateter. Klo nyeri ringan obat analgetik dg anti perdarahan n antibiotik dg minum air putih agak banyak. Evaluasi 3 hr biasanya klo ringan urin akan jernih. Klo tetep darah segar cek urin lengkap nya, USG prostat bila perlu. Kateter cabut dlu, klo gk lancar kencing setelah aff kateter rujuk urologi