Seseorang yang telah vaksin COVID-19 apakah dapat menjadi pendonor plasma konvalesen - Diskusi Dokter

general_alomedika

Mohon berdiskusi sejawat sekalian... secara teori, penerima vaksin 2x akan memproduksi antibodi maksimal pada hari ke 28 setelah vaksin pertama. Apakah...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Seseorang yang telah vaksin COVID-19 apakah dapat menjadi pendonor plasma konvalesen

    02 Februari 2021, 16:33
    dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
    dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
    Dokter Spesialis Penyakit Dalam

    Mohon berdiskusi sejawat sekalian... secara teori, penerima vaksin 2x akan memproduksi antibodi maksimal pada hari ke 28 setelah vaksin pertama. Apakah penerima vaksin ini dapat menjadi pendonor plasma untuk pasien covid yang memerlukan plasma konvalesen?

02 Februari 2021, 17:23

Alo dr. Meldy, izin ikut berdiskusi ya Dok, untuk di Indonesia sendiri sejauh ini belum ada revisi terkait syarat donor plasma covid 19, untuk penerima vaksin juga belum termasuk persyaratan yang diperbolehkan untuk donor plasma. Sedangkan dari rekomendasi FDA juga mengatakan bahwa penerima vaksin tidak diperbolehkan untuk donor plasma, kecuali termasuk dalam kelompok pengecualian, salah satu poin pengecualiannya adalah ada riwayat terkonfirmasi positif Covid 19 dengan gejala, berikut terlampir sumber referensinya Dok, https://www.raps.org/news-and-articles/news-articles/2021/1/fda-explains-convalescent-plasma-donor-eligibility 

Semoga membantu ya Dok. Mohon koreksi jika ada kekurangan. Terima kasih.

02 Februari 2021, 17:51
dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Sip.. tks infonya...
Saya masih mencari dan menggali teori bahwa penerima vaksin memiliki kekebalan yg dapat didonorkan utk penderota covid 19
02 Februari 2021, 19:10
Pertanyaan yang bagus dokter.
Menilik dari kacamata mechanism-based medicine, hal jtu potensial untuk dilakukan. Kita hanya harus mengujinya terlebih dahulu sehingga kita bisa mendapatkan evidence-based medicine.
Sedang dilakukan recruiting sejak pertengahan bulan lalu dengan target 1.500 orang yang diperiksa plasmanya pascainfeksi dan pascaimunisasi. Semoga hasilnya sesuai yang diharapkan sehingga dapat mempercepat penanganan pandemi. Sumber: https://clinicaltrials.gov/ct2/show/NCT04360278
02 Februari 2021, 19:11
dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Terima kasih dok atas jawabannya
02 Februari 2021, 19:12
dr. Aktaruddin A. S, Sp. PD
dr. Aktaruddin A. S, Sp. PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
apa di cek antibody kuantitativnya ya dok
kl secara logika sbnarnya bisa kn dok jika antibodynya uda tinggi titernya
saya juga punya pertanyaan yg sama sperti dokter
02 Februari 2021, 19:13
dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
dr.Meldy Muzada Elfa, Sp. PD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Iya dok.. secara teori harusnya bisa.. tp memang dipetunjuk skrg, orang yg divaksin tidak bisa donor plaskon