Pencegahan komplikasi pada bedah minor gigi M3 - Diskusi Dokter

general_alomedika

Salam sejawat Alodokter,Pada penaganan kasus pencabutan gigi M3 seringkali muncul komplikasi perdarahan, keadaan kebas (parastesi) pada persarafan di sekitar...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pencegahan komplikasi pada bedah minor gigi M3

    13 Mei 2019, 10:21
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Gigi

    Salam sejawat Alodokter,

    Pada penaganan kasus pencabutan gigi M3 seringkali muncul komplikasi perdarahan, keadaan kebas (parastesi) pada persarafan di sekitar rahang, lidah pada regio yang dilakukan tindakan dan keadaan lain yang berdampak morbiditas pada pasien.

    Hal apa saja yang perlu dipersiapkan bagi dokter gigi untuk dapat mengantisipasi hal tersebut?

    Beberapa kasus yang muncul diatas seringkali pemulihan pada pasien belum dapat mengembalikan pada fungsinya kembali (parastesi parsial/total)

13 Mei 2019, 11:08

Alo Dokter,

Dari yang saya baca keluhan tersebut salah satunya paraestesi bisa ditimbulkan karena kerusakan saraf akibat proses anestesi lokal yang dilakukan, perdarahan intraop dan komplikasi post op (pembengkakan, perdarahan dan inflamasi saraf). 

Jadi selain teknik op dan anestesi yang baik, perlu juga dipastikan pasien tidak ada resiko perdarahan (misalnya ada hipertensi, menggunaan obat-obat antikoagulan).

Jika gejala kebasnya berlanjut mungkin dapat dipertimbangkan pemberian reversal agent seperti phentolamine. 

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21323030

Mungkin rekan dokter gigi lain bisa membantu? :)

 

13 Mei 2019, 21:19
Alo doc
Keadaan parastesi post pencabutan gigi M3 kerapkali terjadi. Namun setiap individu memiliki reaksi yang berbeda2 terhadap suatu agen anestetikum. Beberapa individu bahkan mengeluhkan parestesi hingga hitungan minggu. Dalam pencabutan gigi pada saat melakukan anestesi ada kemungkinan operator secara tidak sengaja mencederai saraf yg besar (mandibula) akibat insersi jarum yg terlalu dalam atau ijeksi anestetikum yang terlalu cepat. Perbaikan saraf juga bervariasi pada tiap individu dan jenis kelamin.
Sebaiknya riwayat pasien yg berhubungan dg anestesi digali lebih dalam kemudian jika ragu dokter boleh mengajukan foto 3D (cbct) untuk memastikan letak foramen mandibula untuk mencegah insersi jarum atau bur tulang terlalu dalam.
Biasakan pasien untuk datang kontrol post pencabutan minimal 1 minggu setelah tindakan.
13 Mei 2019, 21:19
Alo doc
Keadaan parastesi post pencabutan gigi M3 kerapkali terjadi. Namun setiap individu memiliki reaksi yang berbeda2 terhadap suatu agen anestetikum. Beberapa individu bahkan mengeluhkan parestesi hingga hitungan minggu. Dalam pencabutan gigi pada saat melakukan anestesi ada kemungkinan operator secara tidak sengaja mencederai saraf yg besar (mandibula) akibat insersi jarum yg terlalu dalam atau ijeksi anestetikum yang terlalu cepat. Perbaikan saraf juga bervariasi pada tiap individu dan jenis kelamin.
Sebaiknya riwayat pasien yg berhubungan dg anestesi digali lebih dalam kemudian jika ragu dokter boleh mengajukan foto 3D (cbct) untuk memastikan letak foramen mandibula untuk mencegah insersi jarum atau bur tulang terlalu dalam.
Biasakan pasien untuk datang kontrol post pencabutan minimal 1 minggu setelah tindakan.
14 Mei 2019, 12:46
13 Mei 2019, 10:21

Salam sejawat Alodokter,

Pada penaganan kasus pencabutan gigi M3 seringkali muncul komplikasi perdarahan, keadaan kebas (parastesi) pada persarafan di sekitar rahang, lidah pada regio yang dilakukan tindakan dan keadaan lain yang berdampak morbiditas pada pasien.

Hal apa saja yang perlu dipersiapkan bagi dokter gigi untuk dapat mengantisipasi hal tersebut?

Beberapa kasus yang muncul diatas seringkali pemulihan pada pasien belum dapat mengembalikan pada fungsinya kembali (parastesi parsial/total)

Alo dokter

Menarik pembahasannya dok
Ijin urun pendapat bedasarkan pengalaman saya pribadi pada ekstraksi M3
Sepertinya pemeriksaan panoramik cukup mewakili dok.
Ada artikel menarik yang membahas secara lengkap persiapan untuk mengantisipasi parestesia dok

ekstraksi M3
14 Mei 2019, 13:24
Terima kasih sharing artikelnya dok
14 Mei 2019, 13:29
Alo dok, 
Faktor anatomi seperti angulasi lingual molar tiga, retraksi flap lingual atau pemotongan gigi secara vertikal, dan kurangnya pengalaman dokter,  semua dpt meningkatkan resiko cedera saraf lingual, walaupun secara permanen sangat jarang terjadi.

Artikel berikut mungkin dapat membantu. 

https://dokumen.tips/amp/documents/delayed-parastesia-setelah-pencabutan-gigi-m3-rahang-bawah.html

Parestesia Setelah Pencabutan Molar Tiga